PBB Perkirakan 1 Juta Pengungsi Capai Eropa pada 2015

Ririn Indriani

Jum'at, 06 November 2015 | 06:04 WIB
PBB Perkirakan 1 Juta Pengungsi Capai Eropa pada 2015
Seorang pengungsi dan anaknya memakai selimut di rel stasiun Tovarnik, Kroasia. (Reuters/Antonio Bronic)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pengungsi dan migran cenderung untuk terus datang ke Eropa, dengan jumlah hingga 5.000 orang per hari, melalui Turki pada musim dingin ini.

Oleh karena itu, diperkirakan lebih dari satu juta orang akan mencapai Eropa tahun ini.

Sekitar 700 ribu orang telah menyeberangi Mediterania pada tahun 2015, terutama untuk menuju Yunani dan Italia, setelah melarikan diri dari perang di Suriah, Afghanistan dan Irak, serta konflik di Afrika.

"Kami perlu mempersiapkan segala kemungkinan termasuk kedatangan (migran) hingga 5.000 setiap hari dari sekarang sampai Februari tahun depan. Jika itu terjadi, kami memperkirakan 600 ribu pengungsi dan migran tiba di Eropa antara November tahun ini dan Februari tahun depan," kata William Spindler, juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), kepada Reuters Television, Kamis (5/11/2015) waktu setempat.

"Ini akan membuat jumlahnya lebih dari satu juta untuk tahun ini." Pada tahun 2014, 216 ribu orang tiba di Eropa melalui laut untuk mencari suaka, jumlah itu sama dengan jumlah kedatangan untuk bulan Oktober saja pada tahun ini.

"Jika kami tidak mengambil tindakan yang diperlukan, kami takut bahwa lebih banyak orang akan mati karena ... kondisi keras musim dingin di Eropa. Kami telah melihat sejumlah bangkai kapal di pantai Yunani dan kami takut bahwa orang-orang juga akan mati dari paparan (musim dingin) di jalan antara Yunani dan Eropa tengah dan utara," kata Spindler.

Sudah lebih dari 3.400 migran yang tewas saat berusaha untuk mencapai Eropa tahun ini melalui laut. Pada Kamis, satu bocah tenggelam dan seorang yang lain hilang dari Pulau Kos di Yunani setelah kapal yang membawa migran tenggelam, kata penjaga pantai.

Eropa Tidak Mengatasi Krisis UNHCR memberikan bantuan di lebih dari 40 lokasi di Yunani, termasuk 20 pulau dan pulau kecil, di antaranya adalah pulau tujuan utama, Lesbos.

Lembaga itu mencari tambahan bantuan dana senilai 96,15 juta dolar AS ntuk mendukung Kroasia, Yunani, Serbia, Slovenia dan Makedonia, yang menjadikan jumlah total dana yang mereka berusaha kumpulkan untuk krisis pengungsi terbesar Eropa sejak Perang Dunia II menjadi 172,7 juta dolar.

Spindler mengkritik kegagalan negara-negara Uni Eropa menyepakati kebijakan respon yang komprehensif.

"Eropa memiliki sarana untuk menghadapi situasi ini, tetapi tidak mengatasi krisis dengan hal itu," katanya.

"Dan sekarang, lembaga bantuan seperti UNHCR dan lain-lain harus datang ke Eropa untuk mengatasinya." Dana segar akan digunakan untuk meningkatkan kondisi tempat tinggal dan fasilitas penerimaan untuk kondisi musim dingin, dan untuk memasok tenda-tenda keluarga dan unit rumah yang dilengkapi dengan pemanas.

Sanitasi dan sistem penyediaan air akan ditingkatkan untuk memfasilitasi air panas untuk mandi, toilet, dan fasilitas cuci pakaian. Layanan angkutan dapat diberikan jika otoritas nasional tidak dapat melakukannya, untuk menghindari orang harus berjalan dalam dingin untuk mencapai lokasi pendaftaran.

Pakaian musim dingin, selimut panas, sepatu, kaus kaki, jas hujan dan lampu kepala akan didistribusikan, kata pernyataan UNHCR.

Lembaga itu mendesak negara-negara donor untuk mengalokasikan dana "sefleksibel mungkin" mengingat rute yang diambil oleh pengungsi terus berubah. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapal Pengangkut Migran Tenggelam di Pantai Yunani, 7 Anak Tewas

Kapal Pengangkut Migran Tenggelam di Pantai Yunani, 7 Anak Tewas

News | Kamis, 29 Oktober 2015 | 13:18 WIB

Pemimpin Uni Eropa dan Balkan Bahas Krisis Pengungsi

Pemimpin Uni Eropa dan Balkan Bahas Krisis Pengungsi

News | Minggu, 25 Oktober 2015 | 20:12 WIB

Penampungan Pencari Suaka di Swedia Diduga Sengaja Dibakar

Penampungan Pencari Suaka di Swedia Diduga Sengaja Dibakar

News | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 20:28 WIB

Kamerawati Penjegal Pengungsi Akan Gugat Osama dan Facebook

Kamerawati Penjegal Pengungsi Akan Gugat Osama dan Facebook

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 17:37 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×