Paku Alam IX , Sosok Bersahaja dan Rendah Hati

Liberty Jemadu

Minggu, 22 November 2015 | 02:12 WIB
Paku Alam IX , Sosok Bersahaja dan Rendah Hati
Sejumlah pelayat berdoa di dekat jenazah Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX, di Ndalem Ageng, Komplek Puro Pakualaman, Sabtu (21/11). Wakil Gubernur DI Yogyakarta ini wafat karena sakit [Antara/Andreas Atmoko].

Suara.com - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta yang juga Penguasa Puri Pakualaman Yogyakarta Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam IX (77) wafat pada pada Sabtu (21/11/2015) pukul 15.10 WIB. Paku Alam IX yang lahir di Yogyakarta pada 7 Mei 1938 itu wafat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta karena menderita sakit.

"Kepergian beliau meninggalkan duka tidak hanya bagi kerabat Puro Pakualaman tetapi juga masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Indonesia," kata Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir.

Menurut Haedar, Paku Alam IX yang terlahir dengan nama BRMH Ambarkusumo adalah sosok pejabat dan pemimpin yang bersahaja dan rendah hati. Beliau sangat baik dan hangat terhadap setiap orang.

Meskipun menjadi pejabat dan pemimpin, Paku Alam IX sangat menghormati dan menghargai orang lain serta memiliki hubungan baik dengan berbagai kalangan, termasuk dengan warga Muhammadiyah.

"Beliau merupakan pejabat dan pemimpin yang mampu memberikan teladan kepada rakyatnya. Beliau merupakan tipe orang yang tidak banyak bicara tetapi banyak kerja dan pengabdi rakyat yang setia," kata Haedar.

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY Eko Suwanto mengatakan Paku Alam IX merupakan tokoh nasional yang memberikan teladan bagi rakyat dalam melaksanakan tugas-tugasnya sebagai Wagub DIY.

"Sebagai Wagub DIY, beliau memberikan keteladanan dengan melaksanakan tugas-tugasnya membantu Gubernur DIY dengan sangat baik. Beliau juga pribadi yang rendah hati dan bersahabat dengan seluruh lapisan masyarakat," katanya.

Menurut dia, masyarakat kehilangan pemimpin yang bersih, baik, sederhana, dan jujur.

"Kita sangat kehilangan sosok pemimpin dan bapak yang mengayomi dan melindungi rakyat," kata Eko.

Paku Alam IX merupakan putera tertua dari KGPAA Paku Alam VIII dengan KBRAy Purnamaningrum. Paku Alam IX menikah dengan Gusti Kanjeng Ratu Ayu Adipati Paku Alam dan dikarunia tiga anak yakni Wijoseno Hariyo Bimo, Hariyo Seno, dan Hariyo Danardono.

Beliau dinobatkan sebagai KGPAA Paku Alam IX menggantikan mendiang ayahnya KGPAA Paku Alam VIII pada 26 Mei 1999. Pada 2003, Paku Alam IX diangkat menjadi Wagub DIY mendampingi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Direktur Utama RSUP Dr Sardjito, Muhammad Safak Hanung, mengatakan Paku Alam IX masuk rumah sakit sejak Minggu (15/11/2015) sore karena gangguan pernapasan akut. Beliau langsung masuk ruang perawatan ICU.

"Beliau dirawat di ruang ICU karena perlu dimonitor secara ketat. Pada Selasa (16/11) siang kondisi beliau semakin kurang baik kemudian dipasang alat bantu pernapasan," katanya.

Meskipun telah dipasangi alat bantu pernapasan, kata dia, kondisi kesehatan Paku Alam IX naik turun. Tim dokter telah berusaha maksimal, tetapi Tuhan berkehendak lain, dan pada Sabtu (21/11) pukul 15.10 WIB Paku Alam IX wafat.

Kepala Bagian Humas Pemerintah DIY Iswanto mengatakan jenazah Paku Alam IX dibawa dari RSUP Dr Sardjito ke Puro Pakualaman untuk disemayamkan. Jenazah tiba di Puro Pakualaman pada Sabtu (21/11) pukul 18.15 WIB.

"Jenazah Paku Alam IX disemayamkan terlebih dahulu di Puro Pakualaman agar keluarga, kerabat, dan masyarakat dapat memberikan penghormatan sebelum dimakamkan," katanya.

Ketua Hudiyono Yogyakarta Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Kusumo Parasto mengatakan jenazah Paku Alam IX akan dimakamkan di Pemakaman Giri Gondo, Kecamatan Temon, Kulon Progo, DIY.

"Sebelum dimakamkan akan dilaksanakan upacara pelepasan jenazah di Puro Pakualaman, tetapi waktu tepatnya saya belum tahu, mungkin besok (Minggu, 22/11)," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kanjeng Gusti Paku Alam IX Meninggal

Kanjeng Gusti Paku Alam IX Meninggal

News | Sabtu, 21 November 2015 | 17:57 WIB

Terkini

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Air Fryer Hemat Listrik Berapa Watt? Ini 7 Rekomendasi Daya Paling Rendah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

Pemprov DKI Sanksi 44 Warga Nekat Bakar Sampah Sembarangan

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:27 WIB

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Sidang MK Soal Ijazah Gibran: Ahli dan Saksi Debat Perbedaan Sertifikat Attendance dan Ijazah

Video | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Phuwin Tangsakyuen Bahagia Gelar Fancon Perdana di Indonesia, Ingin Sering Kembali ke Jakarta

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:25 WIB

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

Kawal Kasus Kematian Siswa SD di Pemalang, Komisi III Buka Peluang Panggil Sekolah dan Polisi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:23 WIB

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Pemkab Kuansing Mediasi Sengketa Lahan 3.000 Hektare Masyarakat vs RAPP

Riau | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:22 WIB

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Menggugat Kekuasaan: Krisis Nalar di Balik Politik dan Otoritas Keagamaan

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

3 Powerbank Wireless untuk iPhone 10000mAh Paling Recommended

Tekno | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:20 WIB

Hampir Semua Kripto Menguat, CFX10 Naik 10% dalam Sebulan

Hampir Semua Kripto Menguat, CFX10 Naik 10% dalam Sebulan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:18 WIB

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Siber: Berita Bohong Pecah Belah Indonesia

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 13:16 WIB

×