Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Seperti Ini Reaksi Kepala Dinkes

Siswanto, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 24 November 2015 | 18:14 WIB
Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Seperti Ini Reaksi Kepala Dinkes
DPRD Kota Bekasi mediasi kasus dugaan malpraktik di Rumah Sakit Awal Bros [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Usai pertemuan di DPRD Kota Bekasi untuk membahas dugaan malpraktik dokter Rumah Sakit Awal Bros terhadap Falya Raafani Blegur (15 bulan), Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Anne Nurchandrani menolak memberikan penjelasan kepada wartawan.

Anne berusaha menghindari wartawan yang mengerumuninya.

Bahkan, Anne sampai meminta pengawalan dari Sekretaris Komisi D DPRD, Dani. Tapi, ia tetap dikejar wartawan untuk mendapatkan penjelasan mengenai apakah Dinas Kesehatan membantu Rumah Sakit Awal Bros dengan menawarkan kompensasi kepada keluarga Falya.

Karena Anne tidak mau memberikan penjelasan, masih timbul tanda tanya mengenai Anne yang dikabarkan praktik di RS Awal Bros sehingga hal itu berpengaruh pada lambannya Dinas Kesehatan merespon kasus Falya.

Keluarga almarhumah Falya melaporkan dokter berinisial YWA yang berpraktik di Rumah Sakit Awal Bros, Kota Bekasi, Jawa Barat, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Metro Jaya. Keluarga menduga Falya menjadi korban malpraktik setelah dirawat di rumah sakit yang terletak di Jalan KH. Noer Ali.

Falya dirawat di rumah sakit mulai Rabu (28/10/2015). Dia meninggal di RS Awal Bros pada Minggu (1/11/2015). Keluarga mengatakan sebelum diberi antibiotik oleh dokter, Falya sudah mulai sehat. Keluarga Falya menduga pemberian antibiotik tersebut tidak sesuai prosedur.

Dokter YWA dilaporkan atas dugaan pelanggaran Pasal 359 KUHP dan UU Kesehatan yang mengakibatkan orang meninggal dunia. Nomor laporan Polda Metro Jaya LP/4829/X/2015/PMJ/Ditreskrimsus.

Pertemuan di DPRD Kota Bekasi tadi agendanya untuk mediasi kasus. Pertemuan tersebut dihadiri Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Ikatan Dokter Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Kota Bekasi, dan Rumah Sakit Awal Bros. Keluarga Falya semula ikut pertemuan, tapi kemudian pergi karena dilarang membawa pengacara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Usai Digeledah, Dokter Diperiksa

Dugaan Malpraktik RS Awal Bros, Usai Digeledah, Dokter Diperiksa

News | Selasa, 24 November 2015 | 17:08 WIB

Besok, Bayi Diduga Korban Malpraktik RS Awal Bros Diautopsi

Besok, Bayi Diduga Korban Malpraktik RS Awal Bros Diautopsi

News | Selasa, 24 November 2015 | 16:25 WIB

Dilarang Bawa Pengacara, Keluarga Bayi Falya Tinggalkan Mediasi

Dilarang Bawa Pengacara, Keluarga Bayi Falya Tinggalkan Mediasi

News | Selasa, 24 November 2015 | 15:56 WIB

DPRD Kota Bekasi Mediasi Dugaan Malpraktik RS Awal Bros Tertutup

DPRD Kota Bekasi Mediasi Dugaan Malpraktik RS Awal Bros Tertutup

News | Selasa, 24 November 2015 | 12:03 WIB

Dugaan Malpraktik Bayi, Polda Sita Dokumen RS Awal Bros

Dugaan Malpraktik Bayi, Polda Sita Dokumen RS Awal Bros

News | Selasa, 24 November 2015 | 11:47 WIB

Terkini

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari

Banten | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Harga Kedelai Makin Mahal, Mendag Pertimbangkan Beri Subsidi ke Petani

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

DPR Resmi Setujui RUU Perampasan Aset Jadi Inisiatif, Puan Tegaskan Komitmen Selesai 15 Desember

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:34 WIB

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

Dugaan Teror ke Pengurus BEM UI di Tebet Sempat Disangka Aksi Begal Jalanan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:32 WIB

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Kasus Kekerasan Terhadap Koordinator BEM UI, JPW Sebut Jadi Uji Nyali Kapolri Baru

Jogja | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Kim Hye Yoon Gabung Hwang Minhyun dalam Diskusi Bintangi Iseop's Romance

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:30 WIB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

KPK Pastikan Panggil Nusron Wahid Pekan Ini Terkait Kasus Suap HGB

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:29 WIB

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

KPK Yakin Surat Panggilan Sudah Diterima, Ingatkan Nusron Wahid Wajib Hadir!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

Ledakan Pakuwon City Surabaya Merusak 42 Bangunan dan 8 Kendaraan

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:22 WIB

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg

Riau | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:21 WIB

×