Polisi Masih Belum Tahu Sumber Teror 'Pesan Sang Komandan'

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Kamis, 26 November 2015 | 17:41 WIB
Polisi Masih Belum Tahu Sumber Teror 'Pesan Sang Komandan'
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian (kiri) bersama Steering Committee Piala Presiden Maruarar Sirait (kanan) saat jumpa pers terkait final Piala Presiden 2015 di Jakarta, Rabu (14/10). Antara Foto/Wahyu Putro

Suara.com - Kepolisian Republik Indonesia belum memeriksa secara forensik di laboratorium video teror berjudul 'Pesan Sang Komandan' yang menyiarkan seruan menghancurkan Polda Metro Jaya dan Istana Negara‎. Polisi belum bisa memastikan rekaman suara di video yang beredar di media sosial itu milik kelompok Santoso, gembong teroris Mujahidin Indonesia Timur atau tidak.

"Kami belum teliti secara laboratoris," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti saat dikonfirmasi, Kamis (26/11/2015).

‎Meski belum bisa dipastikan kebenaran rekaman video itu milik Santoso. Pihaknya menjadikan hal itu sebagai bentuk ancaman.

"Tetapi benar atau tidak itu jadi peringatan bagi kami untuk kewaspadaan," ujarnya.

‎Diduga acaman melalui rekaman suara dalam video yang beredar itu dari gerakan ekstrem Santoso yang diduga anggota ISIS Indonesia. Tapi sampai sekarang belum terverifikasi.

"Oh itu kami belum tahu, memang ada suara video ya kita belum tahu, konfirmasi masih saya lacak apakah betul itu dari kelompok-kelompok itu (Santoso)," kata Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (25/11).

Setelah adanya teror tersebut, membuat Polda Metro meningkatkan pengamanan di tempat-tempat rawan dan Mapolda Metro Jaya serta area Istana Negara yang menjadi pusat sasaran.

Tak hanya itu menurut Tito, pihaknya bersama dengan TNI akan meningkatkan pengamanan di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.

Lebih jauh, Tito juga telah menginstrusikan jajaranya dari tingkat Polsek dan Polres untuk terus meningkatkan pengamanan. Termasuk di pusat perbelanjaan dan mal yang ada di Jakarta.

Kelompok gerakan ekstrem diduga anggota ISIS Indonesia merilis ancaman teror terhadap Pemerintah. Teror menggunakan media audio atau rekaman suara atas nama Santoso Abu Wardah itu disampaikan melalui media sosial dari akun Facebook Muhammad Bahrunnaim Anggih Tamtomo, Senin (23/11) dinihari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolri: Ada 60-70 WNI Anggota ISIS Kembali dari Suriah

Kapolri: Ada 60-70 WNI Anggota ISIS Kembali dari Suriah

News | Kamis, 26 November 2015 | 17:15 WIB

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

Diserang ISIS, Tunisia Tutup Perbatasan Libya Selama 15 Hari

News | Kamis, 26 November 2015 | 11:08 WIB

Kapolda Menduga Simpatisan ISIS Tersebar di Jakarta

Kapolda Menduga Simpatisan ISIS Tersebar di Jakarta

News | Rabu, 25 November 2015 | 19:22 WIB

Istana dan Polda Diancam ISIS, Panglima TNI Sebar Perintah Siaga

Istana dan Polda Diancam ISIS, Panglima TNI Sebar Perintah Siaga

News | Rabu, 25 November 2015 | 17:05 WIB

Kapolda Belum Pastikan Teror 'Pesan Sang Komandan' dari Santoso

Kapolda Belum Pastikan Teror 'Pesan Sang Komandan' dari Santoso

News | Rabu, 25 November 2015 | 14:09 WIB

Kemampuan Kelompok Santoso Sama Persis dengan Kelompok ISIS

Kemampuan Kelompok Santoso Sama Persis dengan Kelompok ISIS

News | Rabu, 25 November 2015 | 13:50 WIB

Coba Kabur dari ISIS, Remaja Putri Austria Dipukuli Sampai Tewas

Coba Kabur dari ISIS, Remaja Putri Austria Dipukuli Sampai Tewas

News | Rabu, 25 November 2015 | 06:31 WIB

Kemlu AS Yakin Serangan Teror Bakal Berlanjut

Kemlu AS Yakin Serangan Teror Bakal Berlanjut

News | Selasa, 24 November 2015 | 16:45 WIB

Australia Minta Pemberian Ruang Intelejen Lebih Besar di Asia

Australia Minta Pemberian Ruang Intelejen Lebih Besar di Asia

News | Selasa, 24 November 2015 | 12:57 WIB

Untuk Pertama Kalinya, Jet Prancis Gempur ISIS dari Kapal Induk

Untuk Pertama Kalinya, Jet Prancis Gempur ISIS dari Kapal Induk

News | Selasa, 24 November 2015 | 06:02 WIB

Terkini

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Sebut Hotspot Karhutla Kalbar Turun, Raja Juli: Kondisi Kalbar Tidak Sedang Baik-baik Saja

Kalbar | Kamis, 03 September 2026 | 22:30 WIB

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Sherina Rasakan Langsung Tantangan Padamkan Karhutla Kalimantan

Video | Kamis, 03 September 2026 | 22:20 WIB

×