Gaji Perangkat Desa, Kabupaten Tangerang Siapkan Rp21 Miliar

Ardi Mandiri

Senin, 30 November 2015 | 05:39 WIB
Gaji Perangkat Desa, Kabupaten Tangerang Siapkan Rp21 Miliar
Ilustrasi rupiah

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, mengucurkan dana yang berasal dari APBD Perubahan 2015 sebesar Rp21 miliar untuk membayar gaji para perangkat desa hingga sampai RT dan RW.

"Tujuan pemberian dana itu agar kinerja perangkat desa lebih baik," kata Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Pemkab Tangerang Banteng Indarto di Tangerang, Minggu.

Banteng mengatakan kucuran dana tersebut telah mendapatkan persetujuan dari DPRD setempat dan siap dibayarkan awal Desember 2015.

Namun pembayaran gaji itu kepada kepala kampung (Jaro), RT dan RW yang merupakan alokasi penghasilan tetap setiap tahun.

Sedangkan gaji itu diberikan setelah masing-masing kepala desa menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (RAPB-Des) Perubahan.

Pihaknya berupaya untuk meningkatkan pendapatan para perangkat desa yang merupakan Alokasi Dana Desa (ADD) supaya mereka lebih sejahtera.

Para kepala desa yang sebelumnya mendapatkan Rp1,175 juta perbulan akhirnya menjadi Rp2,750 juta, sedangkan sekretaris dan bendahara desa masing-masing mendapatkan Rp1,5 juta.

Meski sebelumnya, Pemkab Tangerang mengalokasikan dana sebesar Rp35 miliar APBD 2015 untuk perangkat desa kemudian ditambah Rp21 miliar dari APBD perubahan.

Menurut dia, untuk gaji RT dan RW akan ditentukan karena harus menghitung kembali nominal yang harus diterima setiap bulannya.

Pihaknya sudah mempersiapkan format untuk pencairan dana itu yang dibuat petugas BPM-PPD dan harus diisi oleh masing-masing kepala desa.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan DPRD setempat telah menyetujui Raperda tentang APBD tahun 2016 sebesar Rp4,687 triliun.

Hal itu, katanya menambahkan, telah sesuai dengan amanat Permendagri No. 52 tahun 2015 tentang Pedoman Penyusunan APBD.

Ahmed mengatakan anggaran belanja daerah berupa belanja tidak langsung sebesar Rp1,878 triliun, belanja pegawai Rp1,545 triliun, belanja bantuan sosial Rp26,5 miliar.

Demikian pula belanja hibah sebesar Rp55 miliar, bantuan bagi hasil kepada Pemprov Banten Rp69,76 miliar, belanja tak terduga Rp12,3 miliar, bantuan keuangan ke Pemprov Banten Rp164,76 miliar dan defisit APBD sebesar Rp409,795 miliar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Survei: Airin-Benyamin Davnie Masih Merajai Tangsel

Survei: Airin-Benyamin Davnie Masih Merajai Tangsel

News | Selasa, 24 November 2015 | 17:16 WIB

Honda Serahkan Engine Simulator ke SMKN 2 Tangerang

Honda Serahkan Engine Simulator ke SMKN 2 Tangerang

Otomotif | Rabu, 11 November 2015 | 15:52 WIB

221 Pabrik Pembuang Limbang di Tangerang Dapat Teguran Pemda

221 Pabrik Pembuang Limbang di Tangerang Dapat Teguran Pemda

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 10:35 WIB

Kekeringan, Bupati Minta Warga Tangerang Salat Minta Hujan

Kekeringan, Bupati Minta Warga Tangerang Salat Minta Hujan

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 17:31 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×