Pilkada di 5 Daerah Diundur, Jimli Usul Sistem Peradilan Terpadu

Ardi Mandiri, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 09 Desember 2015 | 15:51 WIB
Pilkada di 5 Daerah Diundur, Jimli Usul Sistem Peradilan Terpadu
Jimly Asshiddiqie

Suara.com - Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Ashiddiqie mengusulkan agar Indonesia membuat sistem peradilan terpadu khusus pemilu. Hal ini perlu setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di lima daerah ditunda.

Menurut Jimly saat ini sistem peradilan pemilu masih terpisah antara proses pemilu di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) dan hasil pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).

"Penundaan Pilkada serentak di beberapa daerah jadi pelajaran buat ke depan untuk membuat sistem peradilan terpadu. Soalnya kan sekarang masih terpisah antara proses dan hasil pemilu," kata Jimly saat meninjau proses pemungutan suara di TPS 14, di Komplek Kujang, Kelurahan Beji Timur, Depok, Jawa Barat. Rabu (9/12/2015).

Untuk diketahui, Pilkada serentak sedianya digelar di 269 kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia, namun ada lima daerah yang tidak jadi menggelar Pilkada.

Kelima daerah itu adalah Provinsi Kalimantan Tengah, Kabupaten Fak-fak, Kabupaten Simalungun, Kota Manado, dan Kota Pematangsiantar.

"Harus ada perbaikan secepatnya, kasihan masyarakat yang sudah siap dengan pilkada," ‎katanya.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini berharap kepada pemerintah bersama dengan DPR RI untuk bisa segera membahas dan mengesahkan sistem peradilan terpadu. ‎

"Mudah-mudahan pemerintah dan DPR segera memikirkan sistem peradilan terpadu agar tidak kacau," jelasnya.

Diberitakan sebekumnya, Kota Manado Pilkadanya diundur karena tengah menunggu proses putusan akhir terkait gugatan pasangan calon Jimy Rimba Rogi dan Bobi Daud.

Pilkada Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah diundur karena PT TUN memutuskan pasangan calon Ujang Iskandar-Jawawi masuk sebagai calon, sehingga ada revisi pencetakan surat suara yang hanya mencantumkan dua pasangan calon.

Sedangkan penundaan Pilkada di Kota Pematangsiantar karena belum pastinya jumlah pasangan calon yang berhak mengikuti pilkada kali ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Total 192 Ribu Polisi Jaga Pilkada Serentak se-Indonesia

Total 192 Ribu Polisi Jaga Pilkada Serentak se-Indonesia

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 15:47 WIB

Kapolri Tinjau Pilkada Serentak 2015

Kapolri Tinjau Pilkada Serentak 2015

Foto | Rabu, 09 Desember 2015 | 15:42 WIB

Bawaslu Minta Kotak Suara Langsung Dikirim ke Kecamatan

Bawaslu Minta Kotak Suara Langsung Dikirim ke Kecamatan

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 15:40 WIB

Polda Metro Klaim Pilkada Tangsel dan Depok Aman Terkendali

Polda Metro Klaim Pilkada Tangsel dan Depok Aman Terkendali

News | Rabu, 09 Desember 2015 | 15:34 WIB

Terkini

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 00:36 WIB

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 23:03 WIB

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:39 WIB

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:31 WIB

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 22:14 WIB

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:54 WIB

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 21:16 WIB

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:35 WIB

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:24 WIB

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa

News | Senin, 22 Juni 2026 | 20:21 WIB