Korban Gempa di Tanjung Raya, Sumbar Tuntut Ganti Rugi

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 17 Desember 2015 | 21:05 WIB
Korban Gempa di Tanjung Raya, Sumbar Tuntut Ganti Rugi
Ilustrasi gempa bumi (Shutterstock).

Suara.com - Ratusan orang korban gempa dari Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menuntut ganti rugi. Mereka datang ke kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Ratusan orang itu meminta bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi atas rumah mereka yang rusak akibat gempa 2009 lalu. Mereka datang ke kantor BPBD setempat menggunakan mobil dan puluhan sepeda motor Kamis (17/12/2015) siang.

"Kami atas nama masyarakat yang berada di Jorong Pandan, Jorong Galapung, Jorong Batu Nanggai dan Jorong Muko Jalan, belum mendapat bantuan padahal rumah kami juga mengalami kerusakan yang sama dengan warga di kecamatan lainnya," kata koordinator aksi, Syafril di Lubuk Basung.

Sesampai di kantor BPBD, mereka melakukan orasi di bawah pengawalan ketat anggota polisi dan setelah itu mereka diterima Sekretaris BPBD, Maizul Hendri. Kedatangan mereka sebagai korban gempa 30 September 2009, untuk meminta BPBD membayarkan dana rehabilitasi dan rekonstruksi yang seharusnya sudah dibayarkan kepada masyarakat di empat kejorongan tersebut.

"Kami menuntut memperoleh dana rehab rekon seperti yang diterima warga di kecamatan lainnya," katanya.

Tuntutan ini sebelumnya sudah disepakati sesuai berita acara pada rapat 20 Februari 2015 di Masjid Istiqfar Galapung, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya.

"Namun sampai sekarang belum ada realisasinya, jadi kami datang untuk meminta hak kami," katanya.

Sementara itu Sekretaris BPBD Kabupaten Agam, Maizul Hendri mengatakan, masyarakat berhak menanyakan berkaitan dengan hak mereka. Dalam pertemuan itu didapat kesepakatan, antara lain masyarakat yang tidak memiliki tanah di luar empat jorong dan tidak mau direlokasi ke Dama Gadang, maka pemerintah akan membangun infrastruktur umum dan sarana evakuasi bagi masyarakat.

Kemudian bantuan langsung bagi masyarakat akan dilaksanakan secepat mungkin dalam kurun waktu empat bulan ke depan terhitung Januari 2016. Sementara, Kapolres Agam AKBP Eko Budhi Purwono menambahkan, pihaknya mengerahkan ratusan personel dan mobil water canon untuk mengamankan unjuk rasa.

"Aksi yang dilakukan warga ini secara damai dan tidak ada tindakan anarkis. Setelah hasil diperoleh, massa membubarkan diri dan pulang ke rumah mereka," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa 5,1 SR Guncang Sumba Barat Daya

Gempa 5,1 SR Guncang Sumba Barat Daya

News | Senin, 07 Desember 2015 | 07:32 WIB

Gempa Gunung Bromo Masih Tak Terprediksi

Gempa Gunung Bromo Masih Tak Terprediksi

News | Minggu, 29 November 2015 | 12:11 WIB

Gempa Pandeglang, Warga Pondok Kacang Berhamburan Keluar Rumah

Gempa Pandeglang, Warga Pondok Kacang Berhamburan Keluar Rumah

News | Sabtu, 28 November 2015 | 23:59 WIB

Gempa 5,6 SR di Pandeglang Terasa Hingga ke Tangerang

Gempa 5,6 SR di Pandeglang Terasa Hingga ke Tangerang

News | Sabtu, 28 November 2015 | 22:21 WIB

Rumah Bali Zaman Dulu Tahan Gempa

Rumah Bali Zaman Dulu Tahan Gempa

Bisnis | Sabtu, 28 November 2015 | 10:44 WIB

Gempa 7,5 SR Guncang Peru

Gempa 7,5 SR Guncang Peru

News | Rabu, 25 November 2015 | 07:33 WIB

Gempa Berkekuatan 6,2 SR Guncang Wilayah Barat Laut Pakistan

Gempa Berkekuatan 6,2 SR Guncang Wilayah Barat Laut Pakistan

News | Senin, 23 November 2015 | 12:12 WIB

Gempa Rusak 370 Rumah di Halmahera

Gempa Rusak 370 Rumah di Halmahera

News | Minggu, 22 November 2015 | 22:59 WIB

Banjarnegara Diguncang Gempa, 1 Orang Dilaporkan Meninggal

Banjarnegara Diguncang Gempa, 1 Orang Dilaporkan Meninggal

News | Sabtu, 21 November 2015 | 13:50 WIB

Gempa 5,9 SR Guncang Jepang

Gempa 5,9 SR Guncang Jepang

News | Minggu, 15 November 2015 | 04:03 WIB

Terkini

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

Harga BBM Non Subsidi Malaysia Turun, Segini Jadinya

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:25 WIB

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

Kenapa Malaysia Terapkan 2 Hari WFH untuk PNS Mulai Agustus 2026?

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:05 WIB

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

Ada Pihak Bantu Bupati Kuansing Saat OTT, KPK Sempat Kehilangan Jejak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:54 WIB

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

Wamensos Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kulon Progo, Progres Capai 91 Persen

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:46 WIB

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

Polri Diminta Kuasai KUHP-KUHAP Baru, Kepastian Hukum Jadi Taruhan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 21:13 WIB

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:56 WIB

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

Diduga Didiskriminasi Sekolah, Pendidikan Siswa Disabilitas Psikososial Ini Terancam

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:47 WIB

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 20:15 WIB

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:50 WIB

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 19:49 WIB

×