Joki "3 In 1" Bohong Ngaku Diperkosa WNA, Ternyata Nyambi

Siswanto

Selasa, 22 Desember 2015 | 21:51 WIB
Joki "3 In 1" Bohong Ngaku Diperkosa WNA, Ternyata Nyambi
Kawasan 3 in 1 [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Joki three in one perempuan berinisial SM yang bohong saat membuat laporan di kantor Polres Jakarta Selatan diduga nyambi jadi pelayan seks. SM semula lapor diperkosa dua warga negara asing berkulit hitam di basement Lippo Mal Kemang, tetapi belakangan mengaku tidak diperkosa, tapi berhubungan badan karena suka sama suka.

Profesi sampingan SM di luar menjadi joki three in one diungkapkan rekannya sesama joki di kawasan three in one sekitar mal Senayan City, Jalan Asia-Afrika, Jakarta Selatan, bernama Andri.

Andri bercerita sebelum pengendara mobil itu membawa SM, terjadi tawar menawar harga di luar harga jasa joki.

"Iya jadi si perempuan ini ditawar sama pria hidung belang, pria ini bertanya kepada SM, bisa temenin saya tidak, kemudian SM menjawab berani bayar berapa, SM membuka harga Rp1 juta, tetapi ditolak oleh pria hidung belang dan dia bilang itu kemahalan, SM menjawab ya sudah cari yang lain saja, pria hidung belang ini marah kemudian langsung mengunci pintu mobil dan mulai (membawa sampai terjadi hubungan badan)," kata Andri kepada Suara.com, Selasa (22/12/2015) sore.

 Andri mengatakan SM biasa menjadi joki di daerah Jalan Pakubuwono sampai sekitar gedung DPR.

Menurut Andri kenapa ada joki plus-plus, karena tuntutan kebutuhan ekonomi.

Andri mengungkapkan penghasilan yang didapat sekali menjadi joki three in one bervariasi, antara Rp20 sampai harga Rp50 ribu.

"Tergantung pelanggan yang memakai jasa joki three in one," katanya.

Dengan adanya kasus SM, Andri berharap pemerintah jangan sampai menutup pekerjaan joki.

"Karena hanya pekerjaan ini saja yang bisa dilakukan," katanya.

Hasil visum yang dilakukan dokter Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, semakin membuktikan kalau SM tidak diperkosa oleh dua warga negara asing berkulit hitam.

"Awalnya dia melapor diperkosa, tapi setelah dilakukan visum, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan," kata Kepala Satuan Kriminal Polisi Resor Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Audie Latuheru, kepada wartawan.

"Mungkin dia mau mencari uang dengan seperti itu."

Sayangnya, Audie tidak menjelaskan seperti apa profesi sesungguhnya SM selama ini.

Sebelumnya, polisi sempat heran dengan pengakuan SM yang berubah-ubah.

"Pengakuannya berubah atas dasar suka sama suka, kami pun sempat heran dengan motif korban yang mengaku diperkosa," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Jakarta Selatan Ajun Komisaris Polisi Purwanta.

Kendati demikian, polisi tetap menelusuri kasus tersebut. Polisi ingin tahu apa motif SM berbohong.

SM mengubah keterangan setelah penyidik mendatangkan orangtuanya untuk mendampingi selama proses pemeriksaan. [Rey Reiza Violetta]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hasil Visum, Joki "3 In 1" Memang Tak Diperkosa WNA di Basement

Hasil Visum, Joki "3 In 1" Memang Tak Diperkosa WNA di Basement

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 17:03 WIB

Polisi Heran Joki "3 In 1" Tiba-tiba Ngaku Tak Diperkosa

Polisi Heran Joki "3 In 1" Tiba-tiba Ngaku Tak Diperkosa

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 16:15 WIB

Joki "3 In 1" Ngaku Tak Diperkosa, Tapi Suka Sama Suka

Joki "3 In 1" Ngaku Tak Diperkosa, Tapi Suka Sama Suka

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 16:03 WIB

Polisi Buru Dua Lelaki Berkulit Hitam Pemerkosa Joki "3 In 1"

Polisi Buru Dua Lelaki Berkulit Hitam Pemerkosa Joki "3 In 1"

News | Selasa, 22 Desember 2015 | 12:23 WIB

Jalanan Sepi Selama Lebaran, "Three In One" di DKI Ditiadakan

Jalanan Sepi Selama Lebaran, "Three In One" di DKI Ditiadakan

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 13:11 WIB

Terkini

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan

Sulsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:14 WIB

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT

Jatim | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani

Jabar | Senin, 24 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:46 WIB

×