Lagi, Tentara Angkatan Laut Gebuki Bocah Sampai Babak Belur

Siswanto, Welly Hidayat

Rabu, 20 Januari 2016 | 19:53 WIB
Lagi, Tentara Angkatan Laut Gebuki Bocah Sampai Babak Belur
Pengacara LBH Jakarta, Arif Maulana, menceritakan kronologis kasus penganiayaan yang dilakukan kopral AL terhadap dua boca di Cibinong [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Dua anak berinisial H (14) dan S (14) diduga menjadi korban kekerasan oknum anggota TNI AL kopral HR di Cibinong, Kabupten Bogor, Jawa Barat, pada tanggal 13 Desember 2015. Kasus ini sekarang ditangani pengacara Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

Bagaimana kronologis kasus tersebut, pengacara LBH Jakarta, Arif Maulana, menceritakannya dalam konferensi pers yang digelar hari ini di kantor LBH Jakarta, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

Hari itu, H dan S menjemput temannya, R, di Bojong Gede, dengan sepeda motor. Mereka bertiga boncengan dalam satu sepeda motor yang dikemudikan R.

Sesampai di tempat kejadian perkara, tiba-tiba R kehilangan kendali dan botol minuman teh yang dipegang H terlempar dan mengenai tembok rumah kopral HR.

Mendengar benda mengenai tembok rumahnya, Kopral HR keluar dari dalam rumah. Kopral HR langsung naik darah karena temboknya itu baru selesai diperbaiki.

"HR berteriak ke arah H, S, dan R dengar teriakan tersebut banyak warga yang dengar dan mengejar mereka," kata Arif.

Anak-anak tersebut sebenarnya sudah berusaha menjelaskan duduk masalahnya. Tapi, tidak didengar. Mereka malah dibawa kopral HR ke lahan kosong yang berada di samping rumah.

"H dan S disuruh membuka bajunya dan dipukuli, dengan memakai kalung baja yang digunakan oleh S," kata Arif.

R yang lolos dari cengkeraman kopral HR memberitahu orangtuanya mengenai kejadian tadi.

"Orangtua S datang bersama petugas bimas lingkungan untuk meredakan peristiwa tersebut," kata Arif.

Tapi, badan H dan S sudah keburu memar karena dianiaya.

"Di bagian muka lebam, bahu dan perut," kata Arif.

Tidak terima, orangtua anak-anak membawa kasus tersebut ke Polisi Sektor Bojong hari itu juga. Tapi, responnya mengecewakan sekali.

"Hanya diberikan surat permohonan visum et repertum," kata Arif.

Orangtua anak-anak kemudian melaporkan perbuatan kopral HR ke Garnisum Gambir, Jakarta Pusat, pada tanggal 24. Mereka diarahkan untuk melapor ke Polisi Militer Angkatan Laut. Di POM AL, mereka baru diterima.

Untuk mencari keadilan, orangtua anak-anak juga melapor ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Komnas HAM, dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban.

Hingga berita ini diturunkan belum ada penjelasan mengenai peristiwa itu dari versi TNI AL.

Kasus ini menambah daftar panjang keburukan oknum tentara dari Angkatan Laut. Beberapa hari yang lalu di Jakarta Selatan baru saja terjadi kasus tentara AL main hakim sendiri terhadap bocah kelas enam SD karena dianggap mencuri burung.

Berita Menarik Lainnya:
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kekerasan Anggota TNI, Ahok: Saya Sudah Bilang ke Komandannya

Kekerasan Anggota TNI, Ahok: Saya Sudah Bilang ke Komandannya

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 13:20 WIB

Usai Aniaya Bocah, Oknum Marinir Beri Uang Rp100 Ribu

Usai Aniaya Bocah, Oknum Marinir Beri Uang Rp100 Ribu

News | Rabu, 13 Januari 2016 | 12:44 WIB

Terkini

Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Sering Alami Kedutan Kelopak Mata Kiri Atas? Ini Artinya Menurut Medis

Sering Alami Kedutan Kelopak Mata Kiri Atas? Ini Artinya Menurut Medis

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:15 WIB

BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor

BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Rangkuman Kericuhan Demo Karhutla Sumsel: Ormas Berbaju Hitam, 2 Jurnalis Dianiaya, 2 Tersangka

Rangkuman Kericuhan Demo Karhutla Sumsel: Ormas Berbaju Hitam, 2 Jurnalis Dianiaya, 2 Tersangka

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:09 WIB

'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic

'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:07 WIB

Amarah Rakyat Meledak! Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal

Amarah Rakyat Meledak! Demonstrasi Besar Meluas di 4 Negara Eropa Dipicu Biaya Hidup Mahal

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Ter Stegen Main Buruk, Pelatih Ajax Bakal Turunkan Maarten Paes Lawan FC Groningen?

Ter Stegen Main Buruk, Pelatih Ajax Bakal Turunkan Maarten Paes Lawan FC Groningen?

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

Prabowo Sambut Sekjen PBB Antnio Guterres di Hambalang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Tren Baru Wisata MICE, Ketika Agenda Bisnis Dipadukan dengan Pengalaman Liburan

Tren Baru Wisata MICE, Ketika Agenda Bisnis Dipadukan dengan Pengalaman Liburan

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:42 WIB

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:36 WIB

×