3.420 Jadi Korban Banjir di Solok

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Senin, 08 Februari 2016 | 17:32 WIB
3.420 Jadi Korban Banjir di Solok
Ilustrasi banjir. (Shutterstock)

Suara.com - Sebanyak 3.420 jiwa warga Kota Solok, Sumatera Barat menjadi korban banjir. Banjir itu merendam rumah mereka.

Bajir di Solok diakibatkan hujan deras yang mengguyur daerah itu sejak Minggu (7/2/2016) kemarin hingga Senin dini hari. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Solok, Ori Afillo menyebutkan lokasi terparah akibat banjir adalah di Kelurahan Kampai Tabu Karambia (KTK), Koto Panjang dan Tanah Garam.

Banjir tersebut tak sampai merenggut korban jiwa dan hingga Senin siang tak ada warga yang harus dievakuasi dari rumah mereka.

Hanya saja, warga lebih memilih bertahan di dalam rumah masing-masing, kendati luapan air menggenangi rumah mereka dengan ketinggian bervariasi antara setinggi tumit hingga lutu orang dewasa. Warga mengemasi dan mengamankan barang-barang elektronik dan barang berharga lainnya, ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah atau ke lokasi yang dirasa aman.

Terkait musibah banjir tersebut, warga diimbau tetap hati-hati. Selain itu waspada mengantisipasi dampak terburuk dari luapan air Sungai Batang Lembang tersebut, yang telah menyebabkan banjir didaerah kota beras itu.

Petugas BPBD, katanya dibantu petugas terkait lainnya terus memantau ke sejumlah titik lokasi banjir, guna memberi bantuan seperlunya kepada masyarakat korban banjir dengan sedemikian rupa.

Selain menyebabkan ribuan jiwa menjadi korban banjir, akibat rumah mereka tergenang air luapan sungai Batang Lembang tersebut, banjir juga menyebabkan 10 hektare areal persawahan penduduk di daerah Gawan Kota Solok, rusak diterjang air bah dan terendam banjir.

Warga Koto Panjang yang lokasi perumahannya terendam banjir, Oki mengatakan banjir itu karena memang letak daearah yang berada persis di tepian aliran Sungai Batang Lembang itu, berharap pemerintah Kota Solok bisa secepatnya mencarikan solusi terbaik.

Sementara itu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat mentaksir kerugian akibat bencana alam yang melanda daerah itu pada Senin mencapai Rp60 miliar.

"Hujan yang melanda Solok Selatan pada Minggu (7/2/2016) hingga Senin menyebabkan banjir yang merendam 2.000 rumah warga, longsor, sejumlah jalan terban dan rusak, irigasi rusak akibat banjir, sawah terendam banjir. Kisaran kerugian mencapai Rp60 miliar," kata Kepala BPBD Solok Selatan, Editorial.

Banjir akibat luapan sejumlah sungai di Solok Selatan merendam sekitar 2.000 rumah warga di Kecamatan Sungai Pagu dan Sangir. Warga tidak bisa menyelamatkan barang-barang milik mereka karena banjir bandang tersebut datang dengan tiba-tiba. Banjir tersebut juga merendam sekitar 500 hektare sawah di lima kecamatan, yakni Sungai Pagu, Pauh Duo, Sangir, Sangir Jujuan dan Sangir Batanghari.

Bukan itu saja, katanya, air bah itu juga merusak tujuh jembatan yang diantaranya berada di Janjang Kambiang, Kiambang, Koto Rambah, Ranah Pantai Cermin dan Bulu Kasok. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sumbar Banjir karena Hujan Tak Henti Jelang Imlek

Sumbar Banjir karena Hujan Tak Henti Jelang Imlek

News | Senin, 08 Februari 2016 | 12:16 WIB

Kampung Pulo Masih Banjir, Ahok: Nggak Heran

Kampung Pulo Masih Banjir, Ahok: Nggak Heran

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 11:55 WIB

Ahok Desak Bank Dunia Mempercepat Proyek JEDI

Ahok Desak Bank Dunia Mempercepat Proyek JEDI

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 10:40 WIB

Daftar 20 RW di Jakarta yang Terendam Banjir

Daftar 20 RW di Jakarta yang Terendam Banjir

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 17:05 WIB

Kumpulan Penyebab Banjir di Tangerang Selatan

Kumpulan Penyebab Banjir di Tangerang Selatan

News | Rabu, 03 Februari 2016 | 13:06 WIB

Ternyata Pompa Penyedot Air Milik Pemprov DKI 10 Persennya Rusak

Ternyata Pompa Penyedot Air Milik Pemprov DKI 10 Persennya Rusak

News | Senin, 01 Februari 2016 | 21:42 WIB

Ahok: Saya Menyesal Jakarta Terlambat Pecat PNS

Ahok: Saya Menyesal Jakarta Terlambat Pecat PNS

News | Senin, 01 Februari 2016 | 16:02 WIB

Persiapan Hadapi Banjir di Jakarta Terkendala Pompa

Persiapan Hadapi Banjir di Jakarta Terkendala Pompa

News | Senin, 01 Februari 2016 | 10:25 WIB

Ratusan Rumah di Situbondo Rusak Akibat Banjir Bandang

Ratusan Rumah di Situbondo Rusak Akibat Banjir Bandang

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 14:33 WIB

Hujan Lebat, Meulaboh Terendam Banjir

Hujan Lebat, Meulaboh Terendam Banjir

News | Minggu, 31 Januari 2016 | 14:31 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB