Lelaki Bertopeng Sekap dan Siksa Ayu di Kamar

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 16 Februari 2016 | 10:29 WIB
Lelaki Bertopeng Sekap dan Siksa Ayu di Kamar
Ilustrasi penyekapan dan penyiksaan. (Shutterstock)

Suara.com - Polresta Palembang mengusut kasus penyekapan dan penganiayaan seorang gadis oleh lelaki bertopeng. Akibatnya korban harus dirawat di rumah sakit.

Kasus ini tengah diusut unit SPK Polresta Palembang. Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede mengatakan korban itu bernama Lindra Ayu (20). Ayu tinggal di Perumahan Bogenvil, Palembang.

Ayu bercerita disekap dikediamannya sendiri sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (15/2/2016) kemarin. Saat itu Ayu sedang asyik mendengarkan musik di kamarnya. Tiba-tiba dihampiri pelaku yang menggunakan topeng.

Ayu pun langsung diikat dan kepalanya dibenturkan ke dinding hingga nyaris pingsan. Lelaki bertopeng itu mengancam akan membunuh Ayu dan pacarnya jika memberikan perlawanan.

Korban menduga bahwa pelaku bertindak keji karena dilatari motif asmara karena mengirimkan pesan Blackberry Massanger (BBM) kepada Risky pacar korban untuk tak mendekati lagi Ayu.

"Apalagi dalam BBM itu isinya, Risky harus jauhi saya, kalau tidak aku akan dibunuh dan di perkosanya. Setelah bbm pelaku langsung membantingkan HP saya dan kabur," kata Ayu ketika melapor ke SPK Polresta itu, Selasa (16/2/2016).

 Tak lama berselang, Risky pacar korban datang ke rumah Ayu. Kemudian membawanya ke rumah sakit karena menderita luka lebam di sekujur muka dan luka sayat di lengan tangan.

Emi (35), ibu korban ketika ditemui mengatakan, dirinya terkejut mendapati kabar anaknya disekap dan dianiaya saat ia tidak berada di rumah.

"Saya dapat kabar dari Risky jika Lindra dibawa ke rumah sakit,"ujarnya.

Disinggung mengenai mantan pacar anaknya, Emi mengaku sejauh ini hubungannya masih baik."Semua mantan pacar anak saya baik-baik saja hubungannya, apalagi dengan kami orangtua. Sejauh ini tidak ada masalah," terangnya.

Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede mengatakan bahwa polisi sudah mendatangi tempat kejadian perkara untuk menemukan motif pelaku.

"Jika ada laporan tentu ditindaklanjuti, saat ini kasusnya sedang diusut," kata Pardede. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Warga Malaysia Diculik dan Dibunuh di Filipina

Warga Malaysia Diculik dan Dibunuh di Filipina

News | Senin, 21 Desember 2015 | 09:52 WIB

Aktivis HAM Asia Serukan Hentikan Segala Penyiksaan & Kekerasan

Aktivis HAM Asia Serukan Hentikan Segala Penyiksaan & Kekerasan

News | Selasa, 15 Desember 2015 | 19:45 WIB

Sebulan Hilang, WNI di Riyadh Diduga Diculik Intelijen

Sebulan Hilang, WNI di Riyadh Diduga Diculik Intelijen

News | Jum'at, 09 Oktober 2015 | 06:31 WIB

Biadab, Selain Disekap, Ibu-Anak Ini Dipaksa Makan Makanan Anjing

Biadab, Selain Disekap, Ibu-Anak Ini Dipaksa Makan Makanan Anjing

News | Selasa, 08 September 2015 | 08:10 WIB

Terkini

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:44 WIB

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

Kami Lapar! Suara Marinir AS di Tengah Perang Iran: Makanan Minim, Moral Prajurit Anjlok

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:22 WIB

Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia

Kunjungi Lembah Tidar, Prabowo Bakal Beri Pengarahan Langsung ke 478 Ketua DPRD se-Indonesia

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:06 WIB

Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang

Intip Rutinitas Sabtu Pagi Prabowo: Berenang di Hambalang Lalu Terbang ke Magelang

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:06 WIB

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

Lebih Enak MBG? Penampakan Makanan Tak Layak Prajurit AS Saat Perang Lawan Iran

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:03 WIB

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

Gencatan Senjata Rapuh? Hizbullah Ngotot Israel Harus Angkat Kaki dari Lebanon Selatan

News | Sabtu, 18 April 2026 | 10:52 WIB