Ribuan Rumah Kebanjiran di Tangerang

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 28 Februari 2016 | 10:11 WIB
Ribuan Rumah Kebanjiran di Tangerang
Banjir di Kampung Pulo Jakarta Timur, Senin (16/11). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Banjir di Kabupaten Tangerang, Banten, merendam ribuan rumah warga. Rumah yang terendam ada di 10 desa dengan ketinggian air 40 cm hingga 80 cm akibat hujan turun mengakibatkan sungai setempat meluap.

"Warga yang rumahnya terendam sudah dievakusi ke lokasi aman seperti rumah ibadah dan sekolah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang Teteng Jumara di Tangerang, Minggu (28/2/2016).

Teteng mengatakan banjir juga merendam badan jalan di Desa Gelam, Kecamatan Pasar Kemis dan di perbatasan dengan Kota Tangerang.

Dalam catatan petugas di lapangan bahwa desa yang terendam diantaranya yakni Desa Kadu Agung dan Desa Pasir Nangka, Kecamatan Tigaraksa akibat meluap Sungai Cimanceuri.

Dia mengatakan daerah lain yang terendam adalah Desa Cibadak, Kecamatan Cikupa dan Desa Jengkol, Kecamatan Kresek, Perumahan Permata, Desa Gelam Jaya, Pasar Kemis, Desa Mekar Sari, Kecamatan Rajeg.

Bahkan air menggenangi rumah penduduk di Desa Klebet, Kecamatan Kemiri, Desa Pagedangan Ilir, Kecamatan Kronjo. Namun warga yang banyak mengungsi berada di Desa Gelam Jaya dan Cibadak karena ketinggian air mencapai 80 cm dalam rumah penduduk.

Dia mengatakan banjir akibat hujan yang turun sejak dua hari terakhir ini tanpa henti mengakibatkan sungai tidak mampu menampung debit dan meluap. Demikian pula rumah warga yang terendam letaknya lebih rendah dari kawasan lain sehingga mereka terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.

"Banyak juga warga yang mengungsi ke rumah kerabat dan keluarga mereka menunggu banjir surut," katanya.

Dia menambahkan pihaknya telah mendirikan dapur umum dan posko banjir serta tenda darurat untuk penangganan korban banjir.

Pihaknya mendirikan posko banjir diantaranya di Tigaraksa, Pasar Pemis, Rajeg, Kronjo dan Cikupa untuk memudahkan pemantauan dan koordinasi kerja. Bantuan yang telah diberikan kepada warga yang mengungsi berupa beras, selimut, mi instan, makanan bayi, air mineral dan biskuit.

Menurut dia, para korban yang membutuhkan bantuan untuk segera melaporkan ke aparat pada posko yang sudah ada agar dapat dideteksi dan upaya penanggulangan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bendungan Katulampa Bogor Siaga 4

Bendungan Katulampa Bogor Siaga 4

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 09:33 WIB

Banjir, Puluhan Motor Mogok Dekat Perempatan Kostrad Cipulir

Banjir, Puluhan Motor Mogok Dekat Perempatan Kostrad Cipulir

News | Minggu, 28 Februari 2016 | 06:50 WIB

Prediksi Cuaca Tiga Hari ke Depan, Dimana Saja yang Hujan?

Prediksi Cuaca Tiga Hari ke Depan, Dimana Saja yang Hujan?

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 13:46 WIB

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Waspada Genangan Air di Area Ini

Jakarta Diguyur Hujan Deras, Waspada Genangan Air di Area Ini

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 11:00 WIB

Kawasan Bojonegoro sampai Lamongan Siaga Banjir Bengawan Solo

Kawasan Bojonegoro sampai Lamongan Siaga Banjir Bengawan Solo

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 10:51 WIB

Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi

Banjir Lumpuhkan Jalur Pantura Surabaya-Banyuwangi

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 23:34 WIB

Terkini

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

Dugaan Keracunan MBG, Akademisi: Jangan Berhenti pada Permintaan Maaf

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:39 WIB

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

5 Sepatu 910 Nineten untuk Trail Running Terpopuler, Lengkap Harga dan Spek

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:36 WIB

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Kenapa Pengering Mesin Cuci Tak Berputar dan Cuma Berdengung? Begini Solusinya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 10:35 WIB

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Erick Thohir Konfirmasi Gianni Infantino Hingga Presiden Prabowo Hadiri Final FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 10:30 WIB

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Pantauan Terkini Lapas Cibinong Jelang Kedatangan DPR RI Pascatemuan Fasilitas Mewah

Bogor | Rabu, 30 September 2026 | 10:29 WIB

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

KPK Geledah 3 Rumah di Madiun Terkait Pengembangan Kasus TPPU

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:23 WIB

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Chandra Asri Group Gelar CHASE Volleyball Tournament 2026, Hadirkan Puluhan Tim dan UMKM Lokal

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:18 WIB

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

Kabel Semrawut di Kuningan Barat Bikin Warga Resah, Dinas Bina Marga Janji Beres Oktober

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:16 WIB

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Bocah 8 Tahun Tendang Anggota PKI Solo, Heri Isranto Kenang Suasana Mencekam 1965

Jawa Tengah | Rabu, 30 September 2026 | 10:15 WIB

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

×