SAR Hentikan Sementara Pencarian Korban Rafelia 2

Tomi Tresnady | Suara.com

Sabtu, 05 Maret 2016 | 20:08 WIB
SAR Hentikan Sementara Pencarian Korban Rafelia 2
Rafelia. (Youtube)

Suara.com - Tim SAR gabungan menghentikan sementara pencarian satu korban hilang KMP Rafelia 2 yang belum ditemukan karena arus laut cukup deras dan cuaca sudah gelap di perairan Selat Bali, Sabtu (5/3/2016) sore.

"Pencarian korban dengan penyelaman dihentikan sementara karena arus laut sangat deras," kata Komandan TNI Pangkalan Angkatan Laut (DanLanal) Banyuwangi Letkol Laut Wahyu Indriawan.

Menurutnya, penyelaman untuk mencari satu korban KMP Ravelia akan dilanjutkan pada Minggu (6/4) pagi sekitar pukul 09.00 WIB dengan memperhatikan arus laut, sehingga penyelam bisa melakukan manuver penyelaman.

"Saya akan pimpin kembali pencarian korban dengan penyelaman besok pagi yang melibatkan 20 penyelam dari Polair, penyelam Bangsring, Lanal Banyuwangi dan penyelam tradisional binaan Lanal Banyuwangi," katanya.

Ia menjelaskan tim penyelam berhasil memasuki seluruh ruangan bangkai Kapal Ravelia II yang tenggelam hingga menemukan empat jenazah korban dan sudah dievakuasi.

"Satu jenazah korban laki-laki ditemukan di ruang mesin, satu jenazah ditemukan di sekitar dek kapal, kemudian jenazah ibu dan anaknya ditemukan di dalam kamar mandi kapal," tuturnya.

Menurutnya, bangkai kapal yang tenggelam tersebut sudah terbalik dengan anjungan dan dasar kapal berada di atas, serta lokasi tenggelamnya kapal tersebut berjarak sekitar 300 meter dari kabel tegangan tinggi Jawa-Bali, namun pihaknya masih belum bisa memastikan apakah akan ada pengangkatan bangkai kapal atau tidak.

"Tugas kami hanya melakukan pencarian korban kapal tenggelam, sedangkan kewenangan untuk pengangkatan kapal diserahkan sepenuhnya kepada pihak ASDP dan KNKT," ujarnya menambahkan.

Sementara Kepala Kantor Basarnas Denpasar, Didi Hamzar yang ditunjuk sebagai SMC (SAR Mission Coordinator) Kapal Ravelia mengatakan pencarian korban kapal tenggelam dilakukan selama 24 jam.

"Ada dua metode dalam melakukan pencarian korban yakni pada pagi hingga sore hari dilakukan pencarian dengan cara menyelam, penyisiran dengan kapal, dan menggunakan helikopter, sedangkan pada malam hari dilakukan pencarian dengan melakukan pemantauan dan koordinasi dengan sejumlah pihak," tuturnya.

Keempat jenazah korban yang sudah ditemukan yakni mualim kapal Puji Purwono, seorang sopir truk bernama Agustia asal Karawang, Jawa Barat, dan ibu bersama anaknya, Masruroh (25 tahun) dan M. Ramlan (18 bulan). Saat ini, masih ada satu korban yang belum ditemukan, yaitu nakhoda kapal Bambang Adi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Puluhan Korban KMP Rafelia Tenggelam Diselamatkan

Puluhan Korban KMP Rafelia Tenggelam Diselamatkan

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 17:49 WIB

Puluhan Korban KMP Rafelia Tenggelam Diselamatkan

Puluhan Korban KMP Rafelia Tenggelam Diselamatkan

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 17:49 WIB

Terkini

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

Anggota DPRD Fakfak Digerebek Bersama Bidan Berstatus Istri Orang di Kamar Kos, Videonya Viral!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

Satpol PP DKI Jaring 8 PPKS di Mampang Usai Viral Pengemis Padati Trotoar

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:37 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Makarim Dinilai Wajar, MAKI Soroti Kerugian Negara Triliunan Rupiah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:25 WIB

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

96 Persen Penduduk Tinggal di Wilayah Rawan Bencana, Kemendagri Dorong BPBD Lebih Adaptif dan Siaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:22 WIB

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

DPR RI Terima Dubes Thailand, Bahas Dampak Perang hingga Nasib Myanmar yang Di-blacklist ASEAN

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:14 WIB

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

WNA Jepang Diduga Eksploitasi Anak di Blok M, DPR: Seret Pelaku, Jangan Kasih Ampun

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:06 WIB

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

Ketua DPRD Jember: Sekali Lagi Langgar Aturan, Achmad Syahri Otomatis Dipecat

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:31 WIB

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

Sobary Kritik Cara Prabowo Mengagumi Bung Karno: Kagum, tapi Tak Pahami Political Wisdom-nya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:21 WIB

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

KPK Bongkar 3 Perusahaan yang Setor Miliaran ke Oknum Kemnaker demi Urus K3

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:15 WIB

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

Kapal Migran Indonesia Tenggelam di Malaysia: Korban Tewas Kini 11 Orang, 3 Masih Hilang

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:11 WIB