Dalang Teror Paris Nyaris Ledakkan Diri di Stadion Utama Prancis

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 20 Maret 2016 | 07:09 WIB
Dalang Teror Paris Nyaris Ledakkan Diri di Stadion Utama Prancis
Polisi Belgia menangkap seorang tersangka pelaku serangan teroris Paris pada Jumat (18/3) di Molenbeek, dekat Brussels [Reuters].

Suara.com - Salah Abdeslam, salah satu tersangka utama serangan teroris Paris yang masih hidup, berhasil ditangkap oleh polisi Belgia pada Jumat (18/3/2016). Ia ditangkap di dekat ibu kota Brussels bersama seorang rekannya.

Setelah ditangkap dan diinterogasi oleh pihak berwenang Belgia, Abdeslam memberikan pengakuan mengejutkan pada Sabtu (19/3/2016). Abdeslam bercerita, ketika serangan pada 13 November 2015 yang menewaskan lebih dari 120 orang itu berlangsung, dia seharusnya turut meledakan diri di stadion Stade de France.

Akan tetapi Abdeslam berubah pikiran dan memutuskan untuk tak meledakan diri di stadion yang ketika itu sedang menjadi tuan rumah pertandingan persahabatan antara Prancis dan Jerman. Presiden Prancis, Francois Hollande, berada di dalam stadion, ikut menyaksikan laga itu.

"Salah Abdeslam hari ini dalam pemeriksaan oleh penyidiki mengakui bahwa, yang saya kutip 'ia ingin meledakan diri di Stade de France dan bahwa ia memutuskan untuk membatalkannya'," kata jaksa Francois Molins dalam sebuah jumpa pers.

Pada hari nahas itu di sekitar Stade de France, stadion sepak bola terbesar di Prancis, terjadi tiga ledakan bom bunuh diri. Empat orang tewas dalam aksi itu, termasuk tiga pelaku peledakan.

Molins mengatakan bahwa Abdeslam memainkan peran penting dalam mempersiapkan serangakaian serangan bersenjata dan pemboman dalam tragedi yang memakan korban 130 nyawa itu.

Ia mengatakan bahwa Abdeslam melakukan perjalanan keliling Eropa pada bulan Juli, September, Oktober, dan November untuk mengantar para pelaku serangan, membeli detonator, dan air beroksigen yang digunakan dalam perakitan bom.

Meski demikian Molins mewanti-wanti agar pengakuan awal Abdeslam itu tak ditelan mentah-mentah.

"Pernyataan pertamanya ini harus kita respon dengan hati-hati, karena banyak pertanyaan yang harus dijawab Abdeslam, khususnya tentang keberadaannya di distrik 18 Paris pada pukul 10 malam di tanggal 13 November itu," beber Molins.

"Ia juga harus menjelaskan mengapa ia memutuskan membuang sabuk bom bunuh dirinya," imbuh Molins.

Adapun serangan di Paris pada 13 November itu diklaim oleh kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Dalam pengakuannya ISIS menyebut semua lokasi serangan dengan detil, termasuk mencantumkan distrik 18, meski tak ada serangan yang terjadi lokasi itu.

Prancis sendiri telah meminta Belgia untuk segera mengekstradisi Abdeslam. Akan tetapi Molins mengatakan bahwa pemuda 26 tahun berdarah Maroko itu sudah mengajukan penolakan atas permintaan Paris, dan Belgia butuh setidaknya tiga bulan untuk memuluskan proses pengiriman Abdeslam ke Prancis. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenang Teror Paris, "Eagles of Death Metal" Konser di Bataclan

Kenang Teror Paris, "Eagles of Death Metal" Konser di Bataclan

News | Selasa, 16 Februari 2016 | 14:20 WIB

Tertembak di Pinggul, Gadis Korban Teror Paris Tuturkan Kisahnya

Tertembak di Pinggul, Gadis Korban Teror Paris Tuturkan Kisahnya

News | Senin, 23 November 2015 | 06:03 WIB

Kejar Buronan Teroris, Belgia Masih Berlakukan Keadaan Darurat

Kejar Buronan Teroris, Belgia Masih Berlakukan Keadaan Darurat

News | Senin, 23 November 2015 | 03:35 WIB

Pengakuan Vokalis Eagles Selamat dari Serangan Teroris Paris

Pengakuan Vokalis Eagles Selamat dari Serangan Teroris Paris

News | Minggu, 22 November 2015 | 15:32 WIB

Terkini

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:45 WIB