Bos Campos: Rio Bukan Pebalap yang Membayar untuk Turun di F1

Rizki Nurmansyah

Rabu, 13 April 2016 | 13:29 WIB
Bos Campos: Rio Bukan Pebalap yang Membayar untuk Turun di F1
Pebalap Manor Racing, Rio Haryanto (kiri), dan pebalap cadangan McLaren, Stoffel Vandoorne [manorracing.photos/shutterstock]

Suara.com - Tudingan miring yang dialamatkan kepada pebalap Indonesia yang tergabung di tim Manor Racing, Rio Haryanto, terkait kiprahnya di Formula 1 yang dinilai lebih karena adanya dukungan finansial dibantah keras Adrian Campos.

Mantan bos Rio di tim Campos Racing saat turun di GP2 Series itu mengungkapkan eks pebalapnya tersebut memang punya kualitas dan talenta besar yang terpendam. Untuk itu, mantan pebalap F1 itu menilai Rio memang pantas turun di kancah jet darat tersebut.

Bahkan, Campos tak ragu membandingkan Rio dengan Stoffel Vandoorne, pebalap pengganti McLaren yang menyumbang satu poin perdana bagi McLaren saat seri kedua F1 di GP Bahrain, 3 April lalu. Campos membeberkan secara statistik Rio lebih unggul dari Vandoorne.

Data ini diambil saat keduanya sama-sama masih turun di GP2 Series musim lalu. "Rio pebalap yang lebih terukur jika dibandingkan dengan Vanndorne dan telah mengalahkan Vandoorne dua kali," kata Campos.

"Vandoorne memang salah satu pebalap yang punya talenta; dan semua orang di F1 mengakui itu. Tapi, Rio satu-satunya pebalap yang bisa mengalahkan Vandoorne itu jika dilihat dari head to head-nya," sambung Campos yang turun di kancah F1 pada tahun 1987 dan 1988.

Untuk itu, menurut Campos, adanya anggapan kehadiran Rio di F1 karena dukungan kuat dana dari pemerintah Indonesia adalah salah besar.

"Rio memang datang ke F1 karena adanya dukungan sponsor, tapi dia bukan pebalap yang membayar sejumlah uang untuk turun di F1, tidak seperti (Pastor) Maldonado--mantan pebalap F1," tegas Campos.

Vandoorne, yang musim jadi juara di GP2 Series dimana Rio menempati peringkat empat secara keseluruhan, menggantikan Fernando Alonso pada GP Bahrain lalu. Di seri pertamanya di F1 Vandoorne langsung memberi satu poin bagi McLaren yang juga poin perdana bagi tim asal Inggris itu di F1 musim ini, setelah finis di urutan ke-10. (Grand Prix)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Turun di GP Cina, Ini Pesan Ibunda kepada Rio Haryanto

Turun di GP Cina, Ini Pesan Ibunda kepada Rio Haryanto

News | Selasa, 12 April 2016 | 20:35 WIB

Bos Manor Racing: Akhirnya Kami Bisa Bersaing di F1

Bos Manor Racing: Akhirnya Kami Bisa Bersaing di F1

News | Selasa, 12 April 2016 | 19:30 WIB

Belum Ada Tanda-tanda Perpanjangan Kontrak, Rosberg "Galau"?

Belum Ada Tanda-tanda Perpanjangan Kontrak, Rosberg "Galau"?

News | Selasa, 12 April 2016 | 16:45 WIB

Format Kualifikasi 2015 Akan Diterapkan di GP Cina

Format Kualifikasi 2015 Akan Diterapkan di GP Cina

News | Selasa, 12 April 2016 | 05:51 WIB

Terkini

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

BRI InFrame 2026 Soroti UMKM, Inklusi Keuangan Hingga Ekonomi Pesisir

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 17:56 WIB

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Pakar Hukum Bongkar Bahaya Tersembunyi di Balik Perpres Tata Kelola Timah Babel

Video | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Lagi-lagi Antre Solar Makan Korban, Petugas SPBU di Mamuju Dibacok Sopir Truk

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 17:55 WIB

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Dari 'Bantuin' Jadi 'Kerjain': Bahaya Ketergantungan AI bagi Berpikir Kritis

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 17:53 WIB

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

Usul Jadwal Pemilu Dipisah, Golkar: Biar Hasil Pileg Jadi 'Tiket' Pilpres

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:51 WIB

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Hyundai Hibahkan Sembilan Mobil Pelatihan untuk Fasilitas Praktik SMK Dukung Pendidikan Vokasi

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 17:50 WIB

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Viral Video Ustad Dasad Latif Sindir Keras Buku Islam Ala Prabowo: Penjilat Muka Tikus

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

BRI InFrame 2026 Jadi Ruang Dokumentasi Wajah Ekonomi Kerakyatan

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 17:49 WIB

×