Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Menhan: Belum Ada Bukti Kuat

Siswanto | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Rabu, 13 April 2016 | 16:12 WIB
Siyono Tewas Usai Dijemput Densus, Menhan: Belum Ada Bukti Kuat

Suara.com - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu belum dapat menyimpulkan sebab kematian terduga teroris Siyono. Kasus dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dilakukan Datasemen Khusus 88 Polri atas kematian Siyono masih diselidiki.

Menhan mengatakan hasil autopsi PP Muhammadiyah yang menunjukkan sebab kematiannya berbeda dengan hasil autopsi Polri, belum bisa disimpulkan sebagai pelanggaran HAM. Harus ada bukti kuat dulu, katanya.

Siyono, merupakan warga Dukuh Brengkungan, Desa Pogung, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang meninggal dunia setelah dibawa anggota Densus 88 Antiteror untuk menunjukkan tempat gudang senjata pada Rabu (9/3/2016).

"Masih diselidiki, belum ada bukti kuat. Jadi nggak boleh sembarangan (menuduh)," ujar Ryamizard di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Sebelumnya, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Siane Indriani menuturkan penyebab kematian akibat hantaman benda tumpul di bagian rongga dada.

"Kematian Siyono akibat dari benda tumpul yang ada di bagian rongga dada. Ada patah tulang di bagian kiri ada lima ke dalam, sebelah luka patah sebelah kanan ada satu ke luar (menonjol)," kata Siane di Gedung Komnas HAM, Jakarta, Senin (11/4/2016).

"Tulang dada dalam kondisi patah, kemudian ke arah jantung. Sehingga itu yang mengakibatkan kematian yang lumayan fatal. Titik kematian ada di situ," Siane menambahkan.

Tak hanya itu, dari hasil autopsi juga ditemukan luka di bagian kepala.

"Memang ada luka di bagian kepala tapi ada semacam ketokan tapi tidak menyebabkan kematian dan tidak terlalu banyak pendarahan," kata Siane.

Pada tubuh Siyono juga ditemukan memar.

"Jadi ada analisis bahwa itu dilakukan dengan menyandar. Ada kerusakan jaringan. Apakah itu tertidur atau menyender di tembok kita tidak tau. Jadi dilakukan di posisi yang ada bantalan jadi menimbulkan semakin kerasnya tekanan ke dalam," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala BNPT: Biasa, Beri Uang ke Keluarga Terduga Teroris

Kepala BNPT: Biasa, Beri Uang ke Keluarga Terduga Teroris

News | Rabu, 13 April 2016 | 15:50 WIB

Saat Ditangkap, Siyono Masih Punya Senjata

Saat Ditangkap, Siyono Masih Punya Senjata

News | Rabu, 13 April 2016 | 15:43 WIB

Komisi III DPR Wacanakan Bentuk Panja Siyono

Komisi III DPR Wacanakan Bentuk Panja Siyono

News | Selasa, 12 April 2016 | 19:18 WIB

Kasus Siyono, Polri Akan Cocokan Penyidikan Propam

Kasus Siyono, Polri Akan Cocokan Penyidikan Propam

News | Selasa, 12 April 2016 | 13:20 WIB

Terkini

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB