GP Anshor: Kalau Negeri ini Mau Makmur, Makmurkan Dulu GP Anshor

Dythia Novianty, Bagus Santosa

Minggu, 24 April 2016 | 21:11 WIB
GP Anshor: Kalau Negeri ini Mau Makmur, Makmurkan Dulu GP Anshor
Acara Ulang Tahun ke-82 GP Anshor di Jakarta, Minggu (24/4/2016). (Suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Yaqut Ckholil Caumas mengatakan, negara harus mensejahterahkan GP Anshor bila negara ini mau makmur. Hal itu dikatakan Yaqut, sebelum acara Ulang Tahun ke-82 GP Anshor di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (24/4/2016) malam.

Sebab, dia mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, anggota GP Anshor mencapai 1,7 juta orang. Angka ini merupakan jumlah anggota kepemudaan terbesar ‎di dunia.

"‎Kita punya asumsi, kalau negeri ini mau makmur, tidak ada jalan lain selain harus memakmurkan GP Anshor dulu," kata Yaqut sebelum acara.

Selain perayaan ulang tahun GP Anshor, acara kali ini sekaligus pengukuhan kepengurusan GP Anshor periode 2015-2020. Wakil Ketua Umumnya, Dhohir Al Farisi, Benny Ramdhani dan Aam Haerul Amril. Sedangkan Sekjennya adalah Adung Abdul Rahman.

‎Acara bertema 'Mewujudkan Kemandirian Organisasi untuk Kemakmuran Negeri' ini juga akan menegaskan sikap GP Anshor. Anshor, kata Yaqut, tetap dalam barisan penjaga NKRI, menjadi benteng utama terhadap Pancasila dan UUD 1945 dan tentu menjaga keragaman yang ada di negeri ini.

"Posisinya tegas dan jelas dan tidak bisa ditawar-tawar.‎ Dan, untuk kelompok intoleran kita akan berada di baris terdepan," kata dia.

Selain itu, malam ini Anshor juga memperkenalkan anggota barunya. Ketua Umum Suporter Persija Jak Mania Richard, kini menjadi bagian dari GP Anshor. Dia pun dipakaikan pakaian GP Anshor‎ oleh Yaqut pada kesempatan ini. Selain itu, dia juga mengajak seluruh suporter sepak bola untuk bergabung dengan GP Anshor.

"Malam ini kita juga bahagia karena banyak anggota baru yang bergabung bersama GP Anshor. Salah satunya Richard, Ketua Jakmania. Nanti, kita akan ajak gabung suporter Persebaya, Persib, Arema dan semuanya kita ajak gabung dengan GP Anshor untuk sama-sama menjadi pembela negara kita, NKRI, pancasila dan UUD 1945," paparnya.

GP Anshor: Kalau Negeri ini Mau Makmur, Makmurkan Dulu GP Anshor


Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Yaqut Ckholil Caumas mengatakan, negara harus mensejahterahkan GP Anshor bila negara ini mau makmur. Hal itu dikatakan Yaqut, sebelum acara Ulang Tahun ke-82 GP Anshor di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (24/4/2016) malam.

Sebab, dia mengatakan, berdasarkan data yang dimilikinya, anggota GP Anshor mencapai 1,7 juta orang. Angka ini merupakan jumlah anggota kepemudaan terbesar ‎di dunia.

"‎Kita punya asumsi, kalau negeri ini mau makmur, tidak ada jalan lain selain harus memakmurkan GP Anshor dulu," kata Yaqut sebelum acara.

Selain perayaan ulang tahun GP Anshor, acara kali ini sekaligus pengukuhan kepengurusan GP Anshor periode 2015-2020. Wakil Ketua Umumnya, Dhohir Al Farisi, Benny Ramdhani dan Aam Haerul Amril. Sedangkan Sekjennya adalah Adung Abdul Rahman.

‎Acara bertema 'Mewujudkan Kemandirian Organisasi untuk Kemakmuran Negeri' ini juga akan menegaskan sikap GP Anshor. Anshor, kata Yaqut, tetap dalam barisan penjaga NKRI, menjadi benteng utama terhadap Pancasila dan UUD 1945 dan tentu menjaga keragaman yang ada di negeri ini.

"Posisinya tegas dan jelas dan tidak bisa ditawar-tawar.‎ Dan, untuk kelompok intoleran kita akan berada di baris terdepan," kata dia.

Selain itu, malam ini Anshor juga memperkenalkan anggota barunya. Ketua Umum Suporter Persija Jak Mania Richard, kini menjadi bagian dari GP Anshor. Dia pun dipakaikan pakaian GP Anshor‎ oleh Yaqut pada kesempatan ini. Selain itu, dia juga mengajak seluruh suporter sepak bola untuk bergabung dengan GP Anshor.

"Malam ini kita juga bahagia karena banyak anggota baru yang bergabung bersama GP Anshor. Salah satunya Richard, Ketua Jakmania. Nanti, kita akan ajak gabung suporter Persebaya, Persib, Arema dan semuanya kita ajak gabung dengan GP Anshor untuk sama-sama menjadi pembela negara kita, NKRI, pancasila dan UUD 1945," paparnya.








Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ansor Ikut Tolak Monumen Jayandaru, NU Dinilai Kecolongan

Ansor Ikut Tolak Monumen Jayandaru, NU Dinilai Kecolongan

News | Jum'at, 27 Februari 2015 | 17:11 WIB

GP Ansor Minta Polisi Tangkap Pimred Obor Rakyat

GP Ansor Minta Polisi Tangkap Pimred Obor Rakyat

News | Rabu, 18 Juni 2014 | 15:37 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×