Kudus Dihebohkan Remaja Tewas Misterius di Pinggir Lapangan

Pebriansyah Ariefana

Senin, 30 Mei 2016 | 10:50 WIB
Kudus Dihebohkan Remaja Tewas Misterius di Pinggir Lapangan
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Warga Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kudus dihebohkan dengan penemuan mayat lelaki di pinggir lapangan Gebog. Remaja itu tewas dengan luka mengenaskan.

Saat ini kasus itu tengah diselidiki Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah. Remaja itu diduga sebagai korban pembunuhan.

"Saat ini kami memang masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan sejumlah informasi terkait meninggalnya korban bernama Umam asal Desa Getasrabi," kata Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Hepy Pria Ambara di Kudus, Senin (30/5/2016).

Ada luka pada kepala di mayat itu juga belum bisa dipastikan karena faktor apa.

"Korban diperkirakan telah meninggal pada Minggu malam," ujarnya.

Korban bernama Miftahul Umam (18), warga Desa Getasrabi, Kecamatan Gebog, Kudus. Dia ditemukan meninggal dunia di lapangan Desa Getasrabi oleh warga desa setempat sekitar pukul 05.00 WIB pagi tadi. Salah seorang warga desa setempat, Jeki Perindo, mengungkapkan korban memang ditemukan warga sekitar dalam kondisi meninggal.

Pada saat itu, kata dia, warga yang sedang berolahraga melihat ada seseorang dalam kondisi terlentang di tepi lapangan, kemudian didekati dan dilihat untuk memastikan apa yang sedang dilakukan.

Setelah didekati, kata dia, ternyata orang tersebut sudah meninggal dunia dengan mulut dalam keadaan mengeluarkan darah dan terdapat luka sabetan senjata tajam pada kepala bagian belakang.

Selanjutnya, temuan mayat tersebut dilaporkan kepada warga sekitar kemudian dilanjutkan ke aparat kepolisian.

Selang beberapa saat kemudian, Tim Unit Identifikasi Polres Kudus mendatangi lokasi kejadian.

Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas Gribig dan Unit Identifikasi Polres Kudus, ditemukan adanya luka pada tulang belakang bagian bawah sedalam lima centimeter dan bagian atas dua centimeter, luka pada tangan kanan, dada sebelah kiri, serta dagu.

Hingga saat ini, jenazah korban berada di Rumah Sakit Umum Daerah Loekmonohadi Kudus. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Karyawati Pabrik Nina Ditemukan Tewas Hanya Pakai Celana Dalam

Karyawati Pabrik Nina Ditemukan Tewas Hanya Pakai Celana Dalam

News | Minggu, 29 Mei 2016 | 15:01 WIB

Besok, Polisi Periksa Kejiwaan Satu Tersangka Pembunuh Enno

Besok, Polisi Periksa Kejiwaan Satu Tersangka Pembunuh Enno

News | Minggu, 22 Mei 2016 | 18:58 WIB

Isu Tersangka Pembunuh Enno Tewas dalam Sel, Ini Kata Polisi

Isu Tersangka Pembunuh Enno Tewas dalam Sel, Ini Kata Polisi

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 18:20 WIB

Begini Kondisi Tersangka Pembunuh Enno di Dalam Tahanan Polisi

Begini Kondisi Tersangka Pembunuh Enno di Dalam Tahanan Polisi

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 15:59 WIB

Penanganan Kasus Pembunuhan Enno Diperpanjang Delapan Hari

Penanganan Kasus Pembunuhan Enno Diperpanjang Delapan Hari

News | Jum'at, 20 Mei 2016 | 15:25 WIB

Tersangka di Bawah Umur, Berkas Kasus Enno Dipercepat

Tersangka di Bawah Umur, Berkas Kasus Enno Dipercepat

News | Kamis, 19 Mei 2016 | 15:05 WIB

Eno Dibunuh Secara Biadab karena Menolak Jadi Teman Mesra

Eno Dibunuh Secara Biadab karena Menolak Jadi Teman Mesra

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 18:01 WIB

Pembunuhan Sadis Eno, 90 Persen Gagang Cangkul Masuk Lewat Vagina

Pembunuhan Sadis Eno, 90 Persen Gagang Cangkul Masuk Lewat Vagina

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 16:44 WIB

Sore Ini, Pembunuhan Biadab Eno Diperagakan Ulang Pelakunya

Sore Ini, Pembunuhan Biadab Eno Diperagakan Ulang Pelakunya

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 16:13 WIB

Tiga Tersangka Pembunuhan Enno Farihah

Tiga Tersangka Pembunuhan Enno Farihah

Foto | Selasa, 17 Mei 2016 | 16:08 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×