Pasukan Dishub Dikerahkan Buat Usir Non Transjakarta di Busway

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 13 Juni 2016 | 10:24 WIB
Pasukan Dishub Dikerahkan Buat Usir Non Transjakarta di Busway
Supir Kopaja tak tau aturan. Nyelonong di jalur busway Bidara Cina Jakarta, Jumat (26/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Sebanyak 180 petugas Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dikerahkan untuk mendukung penerapan sterilisasi jalur Transjakarta, Senin (13/6/2016).

"Dari Dinas Perhubungan DKI 60 orang pagi, 120 orang siang. Kami juga dibantu dari Satpol PP 120 orang dan termasuk anggota Transjakarta," kata Kadishub DKI Jakarta Andri Yansyah.

Langkah dinas juga berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Nggak ada (rapat lagi), langsung eksekusi di lapangan saja," katanya.

Sebelumnya, Kepala Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan polisi mendukung penuh upaya sterilisasi busway yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Busway hanya dipakai untuk bus Transjakarta dan kendaraan evakuasi, seperti mobil ambulans dan mobil pemadam kebakaran.

"Beberapa waktu lalu dirlantas bersama forum lalu lintas lainnya dengan gubernur DKI telah melakukan rapat koordinasi. Pada Intinya akan mengembalikan fungsi jalur busway untuk dilewati Transjakarta," kata Awi di Polda Metro Jaya, Minggu (12/6/2016).

Polisi akan menindak tegas semua jenis kendaraan yang dilarang masuk busway, yang tetap melanggar aturan.

"Tentunya kendaraan umum tidak boleh masuk, karena memang tujuan dari jalur busway ini diharapkan masyarakat, dari kendaraan pribadi beralih menjadi naik angkutan umum yang sudah disediakan seperti busway ini," kata dia.

Awi menambahkan kendaraan Presiden, Wakil Presiden, dan menteri boleh masuk busway, khusus saat ada agenda prioritas seperti akan menghadiri rapat terbatas.

"Mungkin rapat yang membutuhkan kecepatan, diperkenankan. Kemudian plat nomor CD, plat diplomatik kita larang, termasuk TNI dan Polri juga dilarang masuk jalur," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mulai Besok, Selain Kendaraan Ini Dilarang Keras Lewat Busway

Mulai Besok, Selain Kendaraan Ini Dilarang Keras Lewat Busway

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 16:41 WIB

Mulai Senin Besok, Jalur Transjakarta Bisa Jadi Jalur Evakuasi

Mulai Senin Besok, Jalur Transjakarta Bisa Jadi Jalur Evakuasi

News | Minggu, 12 Juni 2016 | 05:03 WIB

"Biar Saja Kena Macet Agar Pengendara Pindah Transportasi Publik"

"Biar Saja Kena Macet Agar Pengendara Pindah Transportasi Publik"

News | Jum'at, 10 Juni 2016 | 18:29 WIB

Bus Transjakarta Terguling

Bus Transjakarta Terguling

Foto | Selasa, 07 Juni 2016 | 11:47 WIB

Tabrakan KA Vs Transjakarta, Dua Penjaga Pintu Jadi TSK

Tabrakan KA Vs Transjakarta, Dua Penjaga Pintu Jadi TSK

News | Rabu, 25 Mei 2016 | 15:21 WIB

Terkini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Apa yang Harus Dilakukan Jika Jadi Korban Penyadapan? Simak Langkah Darurat Ini

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 11:01 WIB

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

Kemudi Kosong Kantor Staf Presiden Setelah Listyo Sigit Ditahan, Siapa yang Menggantikan?

News | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Tak Apa-Apa Tak Sempurna: Belajar Menerima Diri dan Menjalani Hidup dengan Lebih Bahagia

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 11:00 WIB

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

Sadap Prabowo, Listyo Sigit Terancam Hukuman Mati?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

Kenapa Prabowo Disadap? Motif Penyadapan Ilegal oleh Listyo Cs Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:59 WIB

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

×