Memasuki Malam Takbiran, Ribuan Pemudik Masih Terjebak Macet

Esti Utami

Selasa, 05 Juli 2016 | 20:28 WIB
Memasuki Malam Takbiran, Ribuan Pemudik Masih Terjebak Macet
Foto udara antrean kendaraan menuju pertigaan pertemuan antara pintu tol Brebes Timur dan jalur Pantura, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (5/7). (Antara/Rosa Penggabean)

Suara.com - Sehari menjelang Lebaran, ratusan kendaraan terlihat mogok di sepanjang jalur alternatif Ketanggungan-Prupuk, dan jalur utama utama Slawi-Prupuk-Ajibarang karena kehabisan bahan bakar minyak (BBM).

Pantauan Antara di lapangan, Selasa (5/7/2016) sore sejumlah pemudik terpaksa berjalan kaki atau menyewa ojek untuk memburu bahan bakar seperti di SPBU Larangan, SPBU Prupuk dan SPBU Ajibarang. Ini karena kendaraan mereka mogok di tengah jalan.  

Mereka antre dengan membawa botol bekas mineral dan jeriken kecil dan rata-rata rela antre berjam-jam demi 3-5 liter BBM. Ratusan kendaraan juga tampak mengular di setiap SPBU bahkan membentuk dua antrean sampai keluar SPBU seperti terlihat di SPBU Prupuk dan Larangan.

Antrean kendaraan ke SPBU mencapai dua kilometer, dan ini yang menyebabkan arus kendaraan pemudik di jalur alternatif dan jalur utama ke Selatan Jawa tersendat.

Riski, warga Lembah Griya Depok mengaku, antre membeli BBM sejak Senin tengah malam dan baru bisa mengisi kendaraannya di SPBU Larangan pada Selasa pukul 07.00 WIB pagi.

"Sementara pengelola SPBU membatasi pembelian maksimal Rp250 ribu per kendaraan dan banyak calo BBM yang menawarkan bensin dengan harga dua sampai tiga kali lipat," katanya.

Ia mengungkap selepas mengantre di SPBU, kendaraannya masih tersendat dan baru sampai mencapai di titik kemacetan terparah di perempatan Klonengan lima jam kemudian.

Selepas itu pemudik masih menghadapi kemacetan setiap menjelang SPBU karena antrean mengular sampai jalan raya.

Sejumlah pengendara lain dengan terpaksa membeli premiun dan pertamax di sejumlah pedagang eceran dengan harga Rp40 ribu sampai Rp50 ribu per liter.

"Saya terpaksa membeli dua liter saja, supaya cukup untuk antre ke SPBU Prupuk. Mahal amat mas," kata Muhidin yang sudah antre sejak Selasa siang dan diperkirakan tiga jam lagi baru bisa mengisi BBM.

Pedagang pengecer mengungkapkan, mereka menjual mahal karena mengambil BBM dari pengecer di sejumlah desa dengan harga Rp30 per liter.

"Saya menjual 50 ribu karena beli dari pengecer sudah mahal," kata Tonari, warga Kubangsari, Ketanggungan.

Diperkirakan ratusan pemudik pasrah memasuki malam takbiran sampai Lebaran Idul Fitri di jalan, karena masih berupaya mencari BBM dan masih mengantre di sejumlah jalur alternatif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Mewah! Jepang Pakai Kapal Pesiar Untuk Hunian Atlet Asian Games 2026

Foto | Sabtu, 19 September 2026 | 09:00 WIB

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Automechanika Jadi Titik Temu Industri Otomotif Global di Indonesia

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 08:50 WIB

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Komisi HAM Surati Kapolda Riau soal Dugaan Kekerasan Polisi ke Warga di Bengkalis

Riau | Sabtu, 19 September 2026 | 08:47 WIB

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

Prabowo: Saya Dikasih Pesan Dilarang Joget dan Jangan Ngomong Lu-Gue!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:34 WIB

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Daftar Skuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup Disorot Media Asing, Pemanggilan Pemain Ini Dicibir

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 08:32 WIB

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Hamzah bin Abdul Muthalib: Keteguhan Prinsip di Balik Sosok Sang Pemberani

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 08:30 WIB

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Prabowo: Koalisi Pemerintah Sudah Buktikan Kinerja, Kekayaan RI Tak Lagi Dibiarkan Kabur

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 08:25 WIB

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Status Terbaru Anak Purbaya: Emang Salah Kalau Bapak Dengerin Kritik dari Masyarakat?

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 08:23 WIB

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

Intip Spesifikasi Kapal Induk Pertama Indonesia, Armada Usia 41 Tahun Hibah dari Italia

News | Sabtu, 19 September 2026 | 08:15 WIB

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi

Jogja | Sabtu, 19 September 2026 | 08:13 WIB

×