Diduga Ada Dokter Lain RS Harapan Bunda Terlibat Vaksin Palsu

Adhitya Himawan, Welly Hidayat

Senin, 18 Juli 2016 | 15:14 WIB
Diduga Ada Dokter Lain RS Harapan Bunda Terlibat Vaksin Palsu
Ratusan orangtua geruduk Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur, setelah khawatir anak mereka jadi korban vaksin palsu, Jumat (15/7/2016). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Bareskrim Mabes Polri telah mengamankan tiga dokter yang diduga terlibat kasus vaksin palsu. Salah satunya Dokter berinisial I, merupakan salah satu Dokter di Rumah Sakit Harapan Bunda, Jakarta Timur.

Kuasa Hukum Fahmi M. Rajab mengatakan pihaknya mengatakan bukan hanya Dokter I saja yang menggunakan vaksin palsu tersebut di RS Harapan Bunda. Menurutnya diduga ada keterlibatan dokter lainnya.

"Ya hampir semua karena sales kan ketemu dokter. Ada juga yang gunakan, cuma masalahnya kenapa dokter I,"kata Fahmi di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin ,(18/7/2016).

Fahmi menambahkan, proses penyidikan ia serahkan semuanya kepada Peyidik Bareskrim Polri. Menurutnya untuk keterlibatan dokter lain dilihat dari perkembangan pemeriksaan lanjut kliennya tersebut.

"Kita, lihat nanti perkembangannya. Kita juga akan koordinasi juga dengan pihak terkait (Rs. Harapan Bunda,). Barang barang itu ke mana saja,  nggak mungkin ke satu orang," ujar Fahmi.

"Gak mungkin hanya dipasok ke satu dokter aja, pasti juga ke dokter lain. Dari satu pabrik, yang dipakai hanya dokter I. Logikanya seperti itu, pasti ada dokter lain yang gunakan," tambah Fahmi.

Sementara itu Dokter I sudah menjadi Dokter anak sudah hampir 20 sampai 30 tahun. Menurut Fahmi, ini semua terjadi karena adanya kelalaian dari Manajemen Rumah Sakit harapan Bunda.

"Pengawasannya kurang di Rumah Sakit tersebut,"ujar Fahmi.

Sebelumnya, Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menetapkan tiga dokter sebagai tersangka atas kasus dugaan pemalsuan vaksin. Mereka adalah dokter AR, H, dan I.

Total tersangka atas kasus ini berjumlah menjadi 23 orang. 23 tersangka itu terdiri dari enam produsen, sembilan distributor, dua pengumpul botol bekas, satu pemalsu label, dua bidan, dan tiga dokter.

"Kami sudah tetapkan 23 tersangka. Ada penambahan kemarin 3. Terdiri dari beberapa peran," kata Agung di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (15/7/2016).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Duga Anaknya Divaksin Palsu, Tapi Dokter Bilang Alergi Susu

Ibu Duga Anaknya Divaksin Palsu, Tapi Dokter Bilang Alergi Susu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 15:10 WIB

Ahok Minta Masyarakat Tak Resah Soal Peredaran Vaksin Palsu

Ahok Minta Masyarakat Tak Resah Soal Peredaran Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 14:46 WIB

IDI Desak Bareskrim Tangkap Aktor Dibalik Drama Vaksin Palsu

IDI Desak Bareskrim Tangkap Aktor Dibalik Drama Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 14:43 WIB

Vaksin Palsu, IDI Tuding Ada Upaya Menyudutkan Profesi Dokter

Vaksin Palsu, IDI Tuding Ada Upaya Menyudutkan Profesi Dokter

News | Senin, 18 Juli 2016 | 14:15 WIB

Tak Tahu Vaksinnya Abal-abal, Dokter I Imunisasi Anak dan Cucunya

Tak Tahu Vaksinnya Abal-abal, Dokter I Imunisasi Anak dan Cucunya

News | Senin, 18 Juli 2016 | 13:52 WIB

Dokter I Gunakan Vaksin Palsu Sejak Febuari 2016

Dokter I Gunakan Vaksin Palsu Sejak Febuari 2016

News | Senin, 18 Juli 2016 | 13:51 WIB

Bareskrim Dalami Peran Tenaga Medis RS Dalam Kasus Vaksin Palsu

Bareskrim Dalami Peran Tenaga Medis RS Dalam Kasus Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 13:46 WIB

DPR Minta Satgas Terjun ke RS Pengguna Vaksin Palsu

DPR Minta Satgas Terjun ke RS Pengguna Vaksin Palsu

News | Senin, 18 Juli 2016 | 12:21 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×