Menanti Kocok Ulang Kabinet Kerja Jilid II

Adhitya Himawan

Rabu, 27 Juli 2016 | 07:51 WIB
Menanti Kocok Ulang Kabinet Kerja Jilid II
Presiden Joko Widodo memimpin Rapat Kabinet membahas Alat Utama Sistim Pertahanan (Alutsista) bersama Menteri Kabinet Kerja di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/7). [Antara]

Isu pergantian komposisi menteri (reshuffle) Kabinet Kerja untuk kedua kalinya semakin menampakkan titik terang. Setelah berminggu-minggu dihantui isu reshuffle, dikabarkan Presiden Joko Widodo akan mengumumkan reshuffle kabinet pada hari ini, Rabu (27/7/2016).

Komposisi Kabinet Kerja diumumkan Jokowi pertama kalinya sejak 26 Oktober 2014. Sejak awal, komposisi Kabinet Kerja dikritik karena dianggap tak sesuai janji kampanye Jokowi saat Pilpres untuk lebih mengutamakan kompetensi/skill daripada bagi-bagi kursi kepada para partai politik pendukung. Nyatanya, sebanyak 14 menteri berasal dari parpol dan 20 menteri berasal dari profesional.

Sayangnya, laju Kabinet Kerja ini ternyata tak sesuai harapan. Jokowi yang memutuskan merubah nomenklatur beberapa Kementerian serta menggabungkan beberapa Kementerian yang semula terpisah, justru banyak disibukkan dengan konsolidasi internal.

Tak hanya itu, kritikan juga menerpa pada sebagian menteri yang dianggap sebagai titipan dari barisan para pendukung Jokowi saat Pilpres namun tak memiliki kualifikasi yang diharapkan. Ditambah lagi ketegangan yang terjadi antara Istana dengan para parpol pendukungnya sendiri di DPR akibat dianggap tak berfungsinya Sekretaris Kabinet untuk menjembatani hubungan.

Kurang 76 hari dari ulang tahun kabinet kerja, tepatnya pada tanggal 12 Agustus 2015, Jokowi untuk pertama kalinya melakukan kocok ulang Kabinet Kerja. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akhirnya melantik enam orang menteri yang diharapkan mampu memperbaiki kinerja Kabinet Kerja yang dianggap belum bertaji.

Enam posisi yang dirombak tersebut antara lain, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian diisi Darmin Nasution yang menggantikan Sofyan Djalil, Menko Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan menggantikan Tedjo Edhi Purdijanto, Menko Kemaritiman Rizal Ramli menggantikan Indroyono Soesilo, Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menggantikan Rahmat Gobel, Menteri Bappenas/PPN Sofyan Djalil menggantikan Andrinof Chaniago, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung menggantikan Andi Widjajanto.

Alih-alih kinerja kabinet mengalami perbaikan, pasca reshuffle kabinet, pemerintahan Jokowi justru seolah mengalami perpecahan internal di dalam. Sejumlah konflik antar menteri mencuat ke permukaan publik. Sebut saja konflik antara Menteri Perhubungan Ignasius Jonan dengan Menteri BUMN Rini Soemarno dalam proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli dengan Menteri ESDM Sudirman Said dalam proyek Blok Masela serta isu pertambangan emas Freeport di Papua Barat.

Bahkan konflik terbuka sempat terjadi antara Rizal Ramli dengan Wapres Jusuf Kalla soal megaproyek listrik 35 ribu MW. Belakangan, konflik terjadi antara Menteri ESDM Sudirman Said dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) juga soal listrik.

Tak cuma konflik, kinerja ekonomi Kabinet Kerja sampai saat ini masih melempem. Hingga kini, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih gagal menembus 5 persen sesuai target dalam APBN. Berbagai paket kebijakan ekonomi yang ditelurkan juga banyak yang tersendat saat implementasi di lapangan akibat lemahnya koordinasi antar instansi pemerintah.

Tak heran Jokowi dikabarkan akan segera mengkocok ulang kabinetnya untuk kedua kali. Semalam, Jokowi memanggil sejumlah menteri ke Istana. Antara lain Menteri PPN atau Kepala Bappenas‎ Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Saleh Husin, dan Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi (PAN RB) Yuddy Chrisnandi.

Sebanyak delapan wajah baru dikabarkan akan masuk ke dalam Kabinet Kerja. Delapan wajah baru tersebut kabarnya merupakan sejumlah tokoh partai politik dan juga tokoh profesional. Bahkan dari jajaran tokoh profesional yang dikabarkan akan masuk Kabinet Kerja, ada nama Sri Mulyani, mantan Menteri Keuangan era Pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono yang dulu sempat tersandung skandal Bank Century.

Jokowi tak boleh kembali salah pilih orang yang justru menimbulkan kegaduhan baru. Dengan sisa waktu hanya tiga tahun, waktu yang ia miliki untuk mewujudkan janji-janji prestisius terutama di bidang pembangunan infrastruktur semakin mepet. Sekaranglah saat yang tepat bagi Kabinet Kerja agar betul-betul melaju dengan kencang.

Akankah Jokowi benar-benar jadi merombak kabinetnya untuk kedua kalinya hari ini? Mampukah reshuffle Kabinet Kerja jilid II ini betul-betul membuat kinerja pemerintahan Jokowi-JK semakin moncer? Waktulah yang kelak akan membuktikannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Respon Ketum Golkar Tanggapi Isu Reshuffle

Ini Respon Ketum Golkar Tanggapi Isu Reshuffle

News | Sabtu, 16 Juli 2016 | 22:28 WIB

Jika Reshuffle, Golkar dan PAN Diusulkan Geser Menteri Nonparpol

Jika Reshuffle, Golkar dan PAN Diusulkan Geser Menteri Nonparpol

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 16:06 WIB

Ketua DPR Berharap Reshuffle Kabinet Dilakukan Secara Hati-hati

Ketua DPR Berharap Reshuffle Kabinet Dilakukan Secara Hati-hati

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 12:56 WIB

Dicecar Soal Reshuffle, Ketua DPR Ogah Komentar

Dicecar Soal Reshuffle, Ketua DPR Ogah Komentar

News | Rabu, 13 Juli 2016 | 11:48 WIB

Menristekdikti Belum Pernah Dengar Isu Reshuffle di Rapat Kabinet

Menristekdikti Belum Pernah Dengar Isu Reshuffle di Rapat Kabinet

News | Selasa, 12 April 2016 | 18:44 WIB

Terkini

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:10 WIB

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

×