Atasi Macet, BPTJ Dukung Transit Oriented Development Jababeka

Adhitya Himawan

Kamis, 04 Agustus 2016 | 02:56 WIB
Atasi Macet, BPTJ Dukung Transit Oriented Development Jababeka
Pembangunan proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) tahap pertama di samping Jalan Tol Jagorawi di kawasan Kebon Pala, Jakarta, Jumat (17/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Dalam rangka mensuport pengembangan kota yang memaksimalkan konsep penggunaan angkutan umum, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah berkoordinasi dengan Kawasan Eko-Industri Modern Pertama di Indonesia yaitu Kawasan Industri Jababeka. 

Menurut Kepala BPTJ Elly Adriani Sinaga sumbangsih kemacetan Cikarang ini sangat besar.

"Cikarang dan sekitarnya itu merupakan salah satu daerah bangkitan yang menyumbang kemacetan terbesar di Jabodetabek, terutama truk yang keluar masuk Jababeka dan Cikarang Dry Port yang berada didalamnya,” ujar Elly dalam keterangan resmi, Rabu (3/8/2016).

Guna mengurai kemacetan tersebut, maka pihak Jababeka mestinya ikut membantu menyelesaikan problem yang ada. "Pemerintah dalam hal ini BPTJ akan sangat welcome dan mendukung apabila dari pihak swasta akan berencana membangun”, tambah Elly dalam pertemuan yang dilaksanakan dengan Jababeka kemarin di Kantor BPTJ. 

Kawasan Industri Jababeka merupakan kawasan yang dikembangkan  bersama-sama dengan ProLH GTZ di bawah program kerjasama teknis yang dibentuk Kementerian Lingkungan Hidup Indonesia dan Republik Jerman. 

Jababeka yang didirikan tahun 1989 memiliki luas lahan 5600 Ha, yang terdiri dari 1700 pabrik dan 7 kawasan industri dengan investor dari 25 negara yaitu Amerika, Jepang, Perancis, Inggris, Belanda, Australia, Korea, Singapura, Taiwan, Malaysia, dan sebagainya.

Di kawasan ini, tidak hanya industri namun juga residensial, sehingga kemungkinan demand yang keluar masuk ke wilayah Jababeka dan pergerakan di dalam wilayah Jababeka  itu sendiri juga besar sehingga perlu dipikirkan penyediaan angkutan umumnya. 

Pihak Jababeka kepada BPTJ menjelaskan bahwa hasil studi menunjukkan bahwa demand untuk jumlah penumpang dari dan ke Cikarang dengan menggunakan LRT pada tahun 2016 diperkirakan akan berjumlah 1,7 juta penumpang dan ini sangat potensial karena akan ada peralihan hampir 80 persen pengguna kendaraan priibadi ke angkutan umum.

BPTJ tentu mendukung rencana pembangunan LRT yang akan ditarik dari Bekasi Timur menuju Cikarang meskipun persaingan dengan moda lainnya seperti jalan tol, double-douoble track dan commuter line tentu akan terjadi. 

“Kami akan sampaikan kepada Menteri mengenai rencana pembangunan ini, Namun sangat tidak memungkinkan untuk membangun Light Rail Transit (LRT) yang 17 Km dengan dana pemerintah", lanjut Elly.

Elly juga menjelaskan pada pelaksanaannya nanti agar diatur di pihak internal Jababeka bagaimana sharingnya dan pembiayaannya untuk mewujudkan konsep Transit Oriented Development (TOD).

BPTJ memastikan bahwa pembangunan LRT ini memang dibutuhkan bukan hanya untuk mensupport industri yang ada disana tapi juga mendukung angkutan umum se-Jabodetabek serta mengurangi kemacetan didalamnya. 

Dalam peretemuan ini juga, pihak yang mewakili Jabababeka menyampaikan kesulitan terkait dukungan transportasi angkutan barang.  Pihak Jababeka telah uji coba dengan menggunakan moda kereta untuk menembus Tj. Priok, namun waktu tempuh bisa mencapai 4-5 jam dengan jarak 40 Km disebabkan jalur yang digunakan sama dengan penumpang dan gerbong yang ditarik pun sangat terbatas. Dengan rencana menarik LRT dari Bekasi Timur ke Cikarang kami optimis dapat digunakan sebagai alternatif solusi angkutan barang dan penumpang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bus Kangkang, Solusi Cerdik Kemacetan ala Cina, Mengaspal

Bus Kangkang, Solusi Cerdik Kemacetan ala Cina, Mengaspal

Otomotif | Rabu, 03 Agustus 2016 | 14:25 WIB

BPTJ Sosialisasi Rencana Induk Transportasi Jabodetabek

BPTJ Sosialisasi Rencana Induk Transportasi Jabodetabek

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 22:05 WIB

Dishub DKI Akui Pembenahan Transportasi Jakarta Belum Optimal

Dishub DKI Akui Pembenahan Transportasi Jakarta Belum Optimal

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 11:32 WIB

Ahok  Merasa Banyak Kekurangan Jakarta di HUT Jakarta ke-489

Ahok Merasa Banyak Kekurangan Jakarta di HUT Jakarta ke-489

News | Rabu, 22 Juni 2016 | 10:00 WIB

Perpaduan Bus Transjakarta dengan KRL Belum Tuntas

Perpaduan Bus Transjakarta dengan KRL Belum Tuntas

News | Rabu, 20 April 2016 | 11:19 WIB

Bandara di Kota Besar Harus Terkoneksi dengan Transportasi Massal

Bandara di Kota Besar Harus Terkoneksi dengan Transportasi Massal

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 12:09 WIB

Jokowi Akui Semua Kota Besar di Indonesia Sudah Macet

Jokowi Akui Semua Kota Besar di Indonesia Sudah Macet

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 19:41 WIB

Kereta Api Bandara Soekarno Hatta Ditargetkan Beroperasi 2017

Kereta Api Bandara Soekarno Hatta Ditargetkan Beroperasi 2017

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 00:26 WIB

Ahok: 2016, Seluruh Bus Harus Terintegrasi dengan Transjakarta

Ahok: 2016, Seluruh Bus Harus Terintegrasi dengan Transjakarta

News | Kamis, 31 Desember 2015 | 13:21 WIB

Pegawainya Tewas Tersengat Listrik, Ini Kata Dirut Transjakarta

Pegawainya Tewas Tersengat Listrik, Ini Kata Dirut Transjakarta

News | Rabu, 30 Desember 2015 | 19:02 WIB

Terkini

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

Syahravi Bantah Langgar Hak Cipta Lagu Fariz RM, Tunjukkan Video Dipuji Sang Musisi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:58 WIB

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

Balita Tewas Terperosok Lubang Proyek di Manggarai, Pramono: Jika Ingin Menuntut, Kami Persilakan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:57 WIB

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

Cegah Stunting Dimulai dari Deteksi Dini Anemia, Puskesmas Didorong Perkuat Skrining Ibu dan Anak

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:53 WIB

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

Balita Tewas Terjatuh ke Lubang Galian di Manggarai, DPRD Desak Standar Pengamanan Diperketat

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:48 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

KPK Perpanjang Masa Penahanan Pejabat BPK Titin Rita Lestari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:44 WIB

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

Demi Jakarta Bebas Polusi, 100 Mikrotrans Listrik Siap Mengaspal 2027

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:39 WIB

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

Pecahkan Mitos 80 Tahun, Bobby Nasution Bangun Sipiongot yang Dulu Jadi Bahan Anekdot Miring

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:38 WIB

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

Target 2027: Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru Demi Evakuasi Warga dari Zona Bencana

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:36 WIB

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

Danantara Minta KPK Kawal Ketat Proyek Hilirisasi, Pastikan BUMN Bersih

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:31 WIB

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

5 Peserta Tewas, Mengapa Latsarmil Tetap Lanjut? Istana: Manajer Koperasi Harus Segera Kerja

News | Senin, 29 Juni 2026 | 17:24 WIB

×