Trotoar di Surabaya Bagus, Ahok Mau Belajar dengan Risma

Adhitya Himawan, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:14 WIB
Trotoar di Surabaya Bagus, Ahok Mau Belajar dengan Risma
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang melakukan perbaikan dan pembangunan trotoar di 48 lokasi yang tersebar di 42 kecamatan se-Jakarta dengan realisasi anggaran sebebsar Rp 250 miliar. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bahkan berencana belajar dari Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini soal keberhasilannya memembuat trotoar yang bagus.

"Makanya kita mau belajar dari Bu Risma," kata Ahok di Bali Kota DKI Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Menurut Ahok, keberhasilan Risma membuat trotoar di Surabaya bagaus seperti saat ini memerlukan waktu belasan tahun.

"Bu Risma menata itu butuh tahun yang lama. Bu Risma kebetulan dulu jadi Dinas Taman, lalu Bappeda, lalu wakil wali kota, lalu wali kota 5 tahun, itu udah di atas 10 tahun itu," kata Ahok.

Ahok menjelaskan, agar Jakarta tidak kalah dengan Surabaya dari segi infrastruktur trotoar, pembangunan trotoar di Ibu Kota harus dikerjakan dengan cepat.

"Ada 2700 kilometer trotoar yang harus kita bangun. Kasih saya waktu. Saya beresin. Sekarang berapa prototipe sudah kita punya," katanya.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengaku tidak butuh dua periode menjabat sebagai gubernur DKI hanya untuk melihat kondisi trotoar bagus.

"Saya nggak usah 2 periodre. Satu tahun ini juga kelihatan sampai Oktober. Minimal prototipe jalan utama kamu sudah lihat ada perbedaan," ujar Ahok.

Masih dikatakan Ahok, permasalahan trotoar di Jakarta saat ini adalah tidak memiliki ducting, atau tempat khusus jalur kabel-kabel, sehingga setiap ada pekerjaan proyek PLN selalu dibongkar.

"Sekarang saya wajibkan bikin model ada trotoar, semen saja. Saya nggak mau keramik. Nggak mau batu alam, tapi ada juga beberapa daerah yang musti ada resapannya," katanya.

Ahok menegaskan, trotoar yang akan dikerjakan di Jakarta jaraknya lebih dari dua kali lipat trotoar yang ada di Surabaya.

"Kita total mau beresin itu 20.700 kilometer, itu dua kali jalan Jakarta - Surabaya. Surabaya - Jakarta kira-kira 1300 kilometer kan. Memang masalah trotoar kita. Tinggal kita bereskan," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

Prabowo Beri Kenaikan Pangkat Kehormatan untuk Purnawirawan Polisi, Termasuk Mantan Ajudan Soekarno

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:21 WIB

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:04 WIB

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT ke-80 Bhayangkara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

Viral Mahasiswa Unisa Yogya Diduga Kenakan Busana Perempuan dan Masuk Toilet Mahasiswi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

LPDB Koperasi Terapkan Zero Tolerance Pungli dan Penipuan, Pelanggaran Diproses Tegas Secara Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:20 WIB

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

×