Sanksi Doping Sharapova Bisa Dicabut Lebih Awal

Syaiful Rachman | Suara.com

Selasa, 16 Agustus 2016 | 02:47 WIB
Sanksi Doping Sharapova Bisa Dicabut Lebih Awal
Petenis cantik asal Rusia, Maria Sharapova, kini diskors sementara oleh ITF akibat positif gunakan meldonium [Reuters/Mario Anzuoni]

Suara.com - Federasi Tenis Rusia menyebut sanksi selama dua tahun karena kasus doping yang dijatuhkan pada Maria Sharapova sejak Juni 2016 lalu, kemungkinan bisa dicabut pada Januari 2017 mendatang.

"Segalanya akan diputuskan pada September. Memang mustahil untuk berkata dengan pasti (pencabutan hukuman Sharapova). Tapi saya pikir, ia akan bisa bermain kembali pada Januari tahun depan," kata Ketua Federasi Tenis Rusia Shamil Tarpishchev, Senin.

Sharapova yang pernah menjadi petenis wanita nomor satu itu, dihukum dengan larangan tidak bisa bertanding selama dua tahun, karena terbukti positif menggunakan meldonium dalam turnamen Australia Open pada Januari.

Petenis berusia 29 tahun itu juga, sesungguhnya masuk dalam daftar petenis Rusia yang akan berlaga di Olimpade Rio de Janeiro, akan tetapi Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), menunda keputusan banding Sarapova untuk melawan sanksinya hingga September 2019 mendatang.

Karena penundaan itu, Sharapova kemudian mencari cara agar hukuman yang dijatuhkan oleh Federasi Tenis Internasional (ITF), untuk bisa dihilangkan atau dikurangi.

Sementara itu pihak CAS menyatakan penundaan putusan tersebut karena Sharapova dan ITF membutuhkan lebih banyak waktu untuk melengkapi dan menanggapi pembuktian yang diajukan masing-masing pihak.

Sebelumnya, Maria Sharapova dianggap lalai terkait penggunaan meldonium yang dipakainya dalam satu dekade terakhir. Sharapova sendiri punya alasan menggunakan zat tersebut, yaitu untuk mengobati diabetes dan kekurangan magnesium.

Namun, sejak Desember 2015, meldonium sudah dimasukkan ke dalam zat terlarang bagi atlet karena terbukti meningkatkan aliran darah dan memompa kinerja atletik seseorang. Pemberitahuan bahwa meldonium terlarang, sudah disampaikan oleh WADA (World Anti-Doping Agency) melalui surat elektronik, namun Maria Sharapova mengaku tidak membaca surat tersebut.

Barulah pada tes di Australia Terbuka pada awal tahun ini, Maria Sharapova menyadari kesalahannya, yaitu setelah terbukti menggunakan doping karena adanya meldonium dalam tubuhnya.

Sanksi selama dua tahun yang dijatuhkan ITF tersebut membuat Sharapova kehilangan peluang untuk menambah lima grand slam yang sudah dikoleksinya. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa Kabar Mykhailo Mudryk? Menghilang Gegara Kasus Doping Ternyata Sudah Alih Profesi

Apa Kabar Mykhailo Mudryk? Menghilang Gegara Kasus Doping Ternyata Sudah Alih Profesi

Bola | Rabu, 12 November 2025 | 20:18 WIB

Jalan Panjang Paul Pogba: dari Sanksi Doping sampai Kembali Memiliki Klub

Jalan Panjang Paul Pogba: dari Sanksi Doping sampai Kembali Memiliki Klub

Bola | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:59 WIB

Antisipasi Kecelakaan, Sopir Angkutan Mudik Wajib Jalani Tes Bebas Doping hingga Alkohol

Antisipasi Kecelakaan, Sopir Angkutan Mudik Wajib Jalani Tes Bebas Doping hingga Alkohol

News | Jum'at, 22 Maret 2024 | 14:15 WIB

Timnas Prancis Belum Tutup Pintu untuk Paul Pogba

Timnas Prancis Belum Tutup Pintu untuk Paul Pogba

Bola | Sabtu, 16 Maret 2024 | 03:05 WIB

Resmi! Paul Pogba Disanksi Empat Tahun Larangan Bermain Buntut Kasus Doping

Resmi! Paul Pogba Disanksi Empat Tahun Larangan Bermain Buntut Kasus Doping

Bola | Kamis, 29 Februari 2024 | 19:26 WIB

Pemain Argentina Papu Gomez Bantah Gunakan Doping, Sebut Tak Sengaja Minum Obat Batuk Anaknya

Pemain Argentina Papu Gomez Bantah Gunakan Doping, Sebut Tak Sengaja Minum Obat Batuk Anaknya

Bola | Senin, 23 Oktober 2023 | 14:46 WIB

Rekan Lionel Messi di Timnas Argentina Kena Doping, Dihukum Larangan Bermain 2 Tahun

Rekan Lionel Messi di Timnas Argentina Kena Doping, Dihukum Larangan Bermain 2 Tahun

Bola | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 21:50 WIB

Mengenal 7 Jenis Doping dan Efek Sampingnya bagi Tubuh

Mengenal 7 Jenis Doping dan Efek Sampingnya bagi Tubuh

Your Say | Selasa, 10 Oktober 2023 | 12:19 WIB

Efek Domino Paul Pogba Doping, Arsenal Bisa Kehilangan Satu Gelandang

Efek Domino Paul Pogba Doping, Arsenal Bisa Kehilangan Satu Gelandang

Bola | Kamis, 14 September 2023 | 16:00 WIB

SADIS! Juventus Umumkan Hukuman untuk Paul Pogba Gagal Lolos Tes Doping

SADIS! Juventus Umumkan Hukuman untuk Paul Pogba Gagal Lolos Tes Doping

Bola | Selasa, 12 September 2023 | 14:38 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB