Angela Merkel: Pengungsi Bukan Pembawa Terorisme Ke Jerman

Dythia Novianty

Sabtu, 20 Agustus 2016 | 00:10 WIB
Angela Merkel: Pengungsi Bukan Pembawa Terorisme Ke Jerman
Germany's Chancellor Angela Merkel reviews an honour guard during a welcoming ceremony outside the Great Hall of the People in Beijing

Suara.com - Kanselir Jerman, Angela Merkel, sedang berupaya keras meyakinkan penduduk negerinya bahwa pengungsi bukanlah pembawa terorisme ke Jerman.

"Fenomena terorisme (atas nama) Islam, Negara Islam, bukanlah fenomena yang datang dibawa oleh pengungsi," ujar Merkel dalam kampanye politik untuk partainya.

Lebih dari setengah juta pengungsi perang dan kemiskinan di Timur Tengah, Eropa Timur, dan Afrika masuk ke Jerman sejak tahun lalu. Penduduk Jerman sebagian mulai bersikap "kecut" terhadap para pengungsi akibat merebaknya serangan dilakukan warga sipil bulan lalu.

Tiga kekerasan melibatkan imigran dan dua di antaranya diklaim dilakukan oleh kelompok garis keras ISIS.

Namun Merkel membedakan Islam versi ISIS dengan Islam yang ia yakini diamalkan oleh mayoritas pengungsi. Menurut dia, Islam yang bisa diterima baik di Jerman adalah Islam yang mengindahkan konstitusi negeri itu, termasuk nilai-nilai menghargai perempuan.

"Kami telah tegaskan bahwa Islam yang sejalan dengan konstitusi...patut berada di Jerman," kata dia seperti dikutip The Guardian, Jumat (19/8/2016).

Pada Juni lalu, Menteri Dalam Negeri, Thomas de Maiziere, menyebut ada lebih dari 800 warga Jerman yang telah pergi ke Suriah dan Irak.

"Kelompok ini yang membuat kami khawatir selama bertahun-tahun lamanya," kata politisi perempuan itu di Neustrelitz, sekitar 60 mil arah utara Kota Berlin.

Materi kampanye Merkel memang pantas bila menyoal isu pengungsi sebab popularitas Merkel sebagai kepala pemerintahan dan partainya sedang anjlok akibat kebijakan "buka pintu" kepada pengungsi.

Pada 4 September mendatang Jerman akan menggelar Pemilu lokal di bagian timur, dimulai dengan Mecklenburg-Vorpommern.

Sebanyak 52 persen penduduk Jerman yang disurvei pekan lalu mengaku tidak setuju dengan kebijakan imigrasi Merkel, dan pengungsi yang mayoritas Muslim seolah menjadi "senjata" kampanye partai anti-imigran Alternative for Germany (AfD) yang diprakirakan mendulang banyak suara di pemilu di Mecklenburg-Vorpommern dan Berlin. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angela Merkel Perempuan Paling Perkasa Versi Forbes

Angela Merkel Perempuan Paling Perkasa Versi Forbes

News | Selasa, 07 Juni 2016 | 18:42 WIB

Jerman Serukan Penyelesaian Konflik Nagorno-Karabakh Secara Damai

Jerman Serukan Penyelesaian Konflik Nagorno-Karabakh Secara Damai

News | Kamis, 07 April 2016 | 11:51 WIB

Terkini

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:33 WIB

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:20 WIB

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

Buntut Tragedi 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Materi Militer dan Senjata di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:19 WIB

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

Usai Serahkan Diri, Bupati dan Sekda Kuansing Resmi Pakai Rompi Tahanan KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:12 WIB

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

Buntut 5 Peserta Meninggal, Kemenhan Hapus Latihan Militer di Program SPPI

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 16:10 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kenapa Harga Pertamax Masih Rp16 Ribu?

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:59 WIB

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

Kapolri Anugerahkan Medali Kehormatan kepada Prabowo

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:53 WIB

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

Mendagri Tito Hadiri Upacara Peringatan ke-80 Hari Bhayangkara di Bogor

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:42 WIB

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

Kemhan Usut Kematian 5 Calon Manajer Kopdes

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:40 WIB

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

Mediasi Buntu, Keluarga Adik Keisya Levronka Ungkap Alasan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:37 WIB

×