Jerman Serukan Penyelesaian Konflik Nagorno-Karabakh Secara Damai

Adhitya Himawan Suara.Com
Kamis, 07 April 2016 | 11:51 WIB
Jerman Serukan Penyelesaian Konflik Nagorno-Karabakh Secara Damai
Kanselir Jerman Angela Merkel. (Shutterstocks)

Suara.com - Kanselir Jerman Angela Merkel, mengeluarkan pernyataan setelah melakukan pertemuan dengan Presiden Armenia Serzh Sargsyan yang sedang berkunjung di Berlin pada Rabu (6/4/2016). Ia menyerukan penyelesaian konflik di Nagorno-Karabakh secara damai.

Kanselir Jerman tersebut mengatakan perkembangan belakangan ini di wilayah Azerbaijan yang memisahkan diri itu dengan kebanyakan warga adalah orang Armenia menimbulkan keprihatinan sangat besar.

Berbagai upaya untuk mencapai "gencatan senjata yang dapat diterima baik dan permanen" di wilayah itu, kata Kanselir tersebut, "sangat mendesak".

Merkel mengatakan Jerman menyarankan penyelesaian konflik antara Armenia dan Azerbaijan secara damai dan ingin "membantu secara konstruktif".

Permusuhan belakangan ini antara Armenia dan Azerbaijan di Jalur Kontak di Nagorno-Karabakh meletus pada Sabtu malam, dan kedua negara tersebut saling menyalahkan mengenai pemicu peningkatan itu.

Bentrokan mematikan antara pasukan Azerbaijan dan Armenia di Wilayah Nagorno-Karabakh pada Senin (4/4) memasuki hari ketiga tanpa tanda mereda.

Sementara itu masyarakat internasional menyerukan dihentikannya pertempurang mengenai wilayah sengketa tersebut.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan dalam satu pernyataan yang disiarkan pada Senin bahwa militernya melancarkan serangan terhadap Khankendi, Ibu Kota Wilayah Nagorno-Karabakh --yang menjadi sengketa.

"Kementerian Pertahanan Azerbaijan telah menugaskan semua jenis Angkatan Bersenjata, termasuk pasukan roket dan artileri, agar siap melancarkan serangan yang menghancurkan dengan menggunakan segala macam senjata tempur berat terhadap Kota Khankendi dan permukiman lain yang diduduki, jika tentara Armenia tidak berhenti membom permukiman orang Azerbaijan dalam waktu dekat," kata pernyataan itu.

Azerbaijan menyatakan telah menetralkan 170 prajurit Armenia dan menghancurkan 12 kendaraan lapis baja Armenia dalam serangan balasan pada Senin (4/4/2016). Sementara itu, tiga tentara Azerbaijan dilaporkan tewas dalam pertempuran.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan menyatakan 12 prajurit Azerbaijan telah tewas dalam pertempuran sedangkan pihak Armenia mengkonfirmasi 18 tentaranya tewas dalam konflik tersebut.

Armenia dan Azerbaijan telah terlibat pertikaian sengit mengenai wilayah pegunungan Nagorno-Karabakh. Konflik antara Armenia dan Azerbaijan mengenai Nagorno-Karabakh pertama kali meletus pada 1988, ketika wilayah itu memproklamasikan kemerdekaan dari Azerbaijan untuk bergabung dengan Armenia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI