Djarot Minta Polisi Tindak Driver Grabbike Pengancam Bunuh Bule

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 23 Agustus 2016 | 13:04 WIB
Djarot Minta Polisi Tindak Driver Grabbike Pengancam Bunuh Bule
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (22/7). [Suara.com/Oke Atmaja]

Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menilai tindakan oknum driver Grabbike yang mengamcam warga negara Australia yang menjadi pelanggannya adalah bentuk tindakan yang sudah mencoreng nama baik perusahaan. Djarot pun meminta pihak perusahaan untuk bisa memberikan sanksi yang tegas terkait adanya upaya ancaman yang dilakukan drivernya.

"Itu betul-betul mempermalukan dia punya perusahaan menurut saya.  Biar perusahan juga ngasih sanksi oleh yang bersangkutan," kata Djarot usai menghadiri Kegiatan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Jabatan Fungsional Polisi Pamong Praja di Gedung Dinas Teknis Jalan Abdul Muis Nomor 66, Jakarta Pusat, Selasa (23/8/2016).

Untuk memberikan efek jera dari ulah oknum driver Grabbike ini, mantan Bupati Blitar itu menyarankan agar pihak perusahaan tidak segan-segan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Pasalnya, Djarot menilai penyebaran video porno dan ancaman pembunuhan yang diduga dilakukan oknum driver GrabBike itu sudah masuk ke dalam ranah tindak pidana.

"Itu biar urusan mereka. biar polisi aja (yang menanganinya), itu urusan polisi," kata Djarot.

Diberitakan sebelumnya, seorang pengemudi Grabbike di Jakarta mengancam akan membunuh penumpangnya yang merupakan warga negara Australia. Dia mengancam demikian karena kelakuan buruknya dilaporkan ke perusahaan Grabbike.

"Kau sudah tembakan peluru siap2 terima peluru dari aku. Tidak sulit mencari WNA di Jakarta. Orang Australia sudah membunuh polisi Indonesia, saat'a kamu mati... terompet perang kau yg tiup," demikian tulisan ancaman driver GrabBike yang dikirimkan kepada penumpangnya.

Menurut informasi yang diterima Suara.com, kasus ini berawal dari sikap kurang ajar driver setelah mengantarkan bule tersebut, beberapa hari yang lalu. Beberapakali dia mencoba menghubungi melalui telepon, tetapi tak pernah direspon. Sampai kemudian, dia mengirimkan video porno ke ponsel konsumen GrabBike melalui aplikasi Whatsapp.

Merasa terganggu dengan kelakuan driver, konsumen kemudian mengadukan permasalahan kepada Grabbike.

Mulailah dia mengeluarkan kata-kata ancaman.

"Sampai aku di telp dari kantor... jgn salahkan saya... Tidak sulit mencari yang bukan pribumi. Dari awal tidak perah ada balasan, apa susah ketik kata tidak...never read word NO/DONT," tulis driver.

"Buat bikin laporan pecat setelah itu last name... Indonesia negara magic, beritahu kawan atau boss kamu aku sdh punya rambutMU. Memang Indonesia negara hukum, tetapi tidak ada satu hukum pun yg bisa menjerat pengguna magic... tidak ada alat bukti," driver menambahkan.

Kemudian driver meminta agar semua pesan, baik video porno dan ancaman, tadi dihapus. "Delete all, i do to."

Setelah menginvestigasi laporan konsumen warga negara Australia yang mendapatkan pelecehan dan ancaman dari oknum driver Grabbike melalui Whatsapp, perusahaan jasa transportasi berbasis layanan aplikasi online itu langsung bertindak tegas dengan memutus kemitraan.

"Karena memang sudah keterlaluan, makanya kami juga langsung putus kemitraan dengan segera setelah yang bersangkutan mengakui," kata Country Head of Marketing Grab Indonesia Kiki Rizki kepada Suara.com, Senin (22/8/2016).

Setelah kasus ini, Grab tidak akan lepas tangan. Mereka akan membantu konsumennya bilamana mau melaporkan teror driver tadi ke polisi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Driver Grabbike Ancam Bunuh Bule, Djarot Marah Minta Tangkap

Driver Grabbike Ancam Bunuh Bule, Djarot Marah Minta Tangkap

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:40 WIB

Ahok Sarankan Bule yang Diancam Dibunuh Driver Grabbike ke Polisi

Ahok Sarankan Bule yang Diancam Dibunuh Driver Grabbike ke Polisi

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 11:15 WIB

Ancaman Sadis Driver Grabbike di DKI, Ingin Santet dan Bunuh Bule

Ancaman Sadis Driver Grabbike di DKI, Ingin Santet dan Bunuh Bule

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 07:30 WIB

Grab Pecat Driver Kurang Ajar, Kirim Video Porno dan Ancam Bule

Grab Pecat Driver Kurang Ajar, Kirim Video Porno dan Ancam Bule

News | Selasa, 23 Agustus 2016 | 07:10 WIB

Grab Tangani Kasus Bule Dikirim Video Porno dan Diancam Driver

Grab Tangani Kasus Bule Dikirim Video Porno dan Diancam Driver

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 13:08 WIB

Kabar Gembira: GrabBike Digratiskan Selama 14-20 Maret!

Kabar Gembira: GrabBike Digratiskan Selama 14-20 Maret!

Press Release | Jum'at, 11 Maret 2016 | 18:56 WIB

Ahok Dukung Perusahaan Ojek Online Diberi Izin

Ahok Dukung Perusahaan Ojek Online Diberi Izin

News | Jum'at, 04 September 2015 | 11:15 WIB

Fadli Zon: Ojek Online Jangan Matikan Ojek di Perkampungan

Fadli Zon: Ojek Online Jangan Matikan Ojek di Perkampungan

News | Kamis, 27 Agustus 2015 | 18:03 WIB

Ahok: Ojek 'Pangkalan' Akan Hilang Sendiri

Ahok: Ojek 'Pangkalan' Akan Hilang Sendiri

News | Selasa, 28 Juli 2015 | 11:18 WIB

Kisah Tukang Ojek Berpenghasilan Rp10 Juta dalam Tiga Minggu

Kisah Tukang Ojek Berpenghasilan Rp10 Juta dalam Tiga Minggu

News | Jum'at, 12 Juni 2015 | 07:13 WIB

Terkini

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

Berbagi Berkah Ramadan, Driver ShopeeFood Kompak Masak untuk Anak-Anak Panti Asuhan

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 10:06 WIB

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

Jangkauan Rudal Iran Kejutkan Dunia, Kota di Israel Luluh Lantak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 08:00 WIB

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

Fasilitas Natanz Diserang Israel dan AS, Iran Waspada Bencana Nuklir

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 06:59 WIB

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB