Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba

Yazir Farouk

Selasa, 23 Agustus 2016 | 15:16 WIB
Presiden Jokowi Apresiasi Karnaval Danau Toba
Jokowi Hadiri Pelepasan Karnaval Pesona Danau Toba

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi pelaksanaan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba (KKPDT) 2016 di Balige dan Parapat, Sumatera Utara (Sumut), yang digelar pada akhir pekan lalu.

"Jangan berhenti sampai di sini, tahun depan harus dilanjutkan karnaval lagi," kata Jokowi sebelum menabuh gondang, tanda dimulainya pawai budaya dari Soposurung menuju Simpang Sibulele, Balige, Tobasa, Minggu (21/8/ 2016).

Pernyataan ini seakan menjadi sebuah kesimpulan bahwa presiden ingin agar kawasan danau supervolcano terbesar di dunia ini rutin mengadakan acara serupa karena berpotensi dikembangkan menjadi destinasi kelas dunia. Apresiasi tersebut diungkapkan berkali-kali.

Danau Toba memiliki atraksi alam yang sangat kuat. Levelnya dinilai sudah mendunia dan tidak perlu diragukan lagi. Danau yang terbentuk dari ledakan gunung api itu termasuk dalam 10 besar danau terdalam dan terbesar di dunia, yang terjadi akibat aktivitas vulkanik atau erupsi sekitar 75.000 tahun silam.

Dato, sebutan lain dari Danau Toba, juga merupakan danau terluas nomor 2 di dunia, setelah Victoria Lake di Afrika.

Jokowi menilai, satu hal yang akan membuat kawasan Dato lebih cantik adalah penanaman pohon di bukit-bukit seputar danau. Ia berpesan agar jangan ada pembalakan liar, pengerusakan, dan penebangan hutan lagi.

"Menanam satu juta pohon, harus hidup satu juta pohon juga," kata mantan Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Solo ini.

Jokowi mengatakan, ketika pohon semakin lebat dan semakin hijau, maka akan lebih banyak area penangkap air hujan, yang akhirnya masuk ke danau juga untuk menambah debit air.

Dalam salah satu acara di Samosir, yaitu penanaman pohon, Jokowi menanam pohon manggis, sementara ibu negara menanam mangga. Di Samosir sendiri, saat ini sudah ada empat tersangka yang ditahan atas kasus pembalakan liar. Tidak menutup kemungkinan, di tujuh wilayah lain, masih ada masyarakat yang melakukan penebangan hutan.

Menyeberang dengan Kapal Wisatawan

Pada hari yang sama, Jokowi sempat menyeberang ke Tomok, Pulau Samosir, yang luasnya setara dengan luas negera tetangga, Singapura.

Jokowi didampingi Gubernur Sumut, Erry Nuradi dan beberapa Menteri Kabinet Kerja, seperti Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Menteri LHK), Siti Nurbaya, anggota DPR RI, Maruarar Sirait, dan anggota DPD RI, Parlindungan Purba.

Mereka ke Tomok menggunakan kapal motor wisata, Dosroha 2, selama 30 menit. Kapal jenis ini biasa dinaiki wisatawan dari dermaga Inna Hotel Parapat ke Tomok.

Sampai di Tomok, rombongan disambut oleh Bupati Samosir, Rapidin Simbolon. Sang Bupati sudah lama menanti kedatangan presiden ke Pulau Samosir. Menurut dia, sejak 71 tahun, baru kali ini ada presiden yang sudi menginjakkan kaki di Pulau Samosir.

Jokowi bersama rombongan pun menyempatkan diri ke Kampung Adat "Sigale-gale", Desa Wisata Tomok Pasaoran, Kecamatan Simanindo, dengan berjalan kaki sekitar 200 meter (m). Sepanjang perjalanan, rombongan melewati pasar seni, tempat penjualan suvenir, dan cinderamata.

Sesampainya di kampung adat, rombongan mendapatkan patung Sigale-gale dan beberapa rumah kayu adat dengan desain khas Batak. Presiden disambut tarian Sigale-gale dan Tortor Pangurason, yang dilanjutkan dengan pemakaian seperangkat pakaian adat Batak, dipandu oleh empat tokoh adat.

Pakaian adat Batak yang disematkan kepada presiden dan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo adalah Hoba-hoba atau Hohop, atau Ulos Sibolang beserta tali pengikat sarung. Ada juga Ampe-ampe atau Ulos yang diselempangkan pada pundak sebelah kanan, lalu Tahuluk (topi adat) dan Sortali (ikat kepala untuk ibu negara). Presiden juga diberi Piso Halasan (pedang) dan Hajut (tas tempat sirih) untuk ibu negara. Terakhir, presiden diberikan Tunggal Panaluan atau tongkat raja.

Jokowi menyebut, keunikan budaya masing-masing suku sangat indah dan menarik bagi wisatawan. Perbedaan suku, adat istiadat, dan budaya, justru menguatkan karakter masing-masing, yang tidak perlu dipertentangkan.

"Bangsa ini dibangun dalam fondasi perbedaan," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Rapidin menyampaikan terima kasihnya, karena sejak Maret 2016, presiden memutuskan untuk membangun ring road Samosir dan jembatan di salah satu daerah di Samosir. Saat ini, pembangunannya masih berproses.

"Kami juga berterima kasih atas suplai energi listrik, dari yang tadinya 5 megawatt akan menjadi 30 megawatt," lanjutnya.

Pariwisata dinilai sangat identik dengan konservasi, demi menjaganya tetap lestari dan berkelanjutan. Hal ini diamini Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

"Semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan, dan itu sudah banyak contohnya dalam pariwisata," ujar Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Menpar: Festival Erau Beri Dampak Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Selasa, 23 Agustus 2016 | 12:40 WIB

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

Yuk, Segera Bikin e-KTP Sebelum 30 September!

News | Senin, 22 Agustus 2016 | 13:15 WIB

Keren, Danau Toba dan Prambanan Jadi "Trending Topic"

Keren, Danau Toba dan Prambanan Jadi "Trending Topic"

Lifestyle | Minggu, 21 Agustus 2016 | 18:02 WIB

Lampung Selenggarakan Festival Krakatau

Lampung Selenggarakan Festival Krakatau

Lifestyle | Minggu, 21 Agustus 2016 | 17:06 WIB

300 Polisi dan Tentara Tampil di Karnaval Danau Toba

300 Polisi dan Tentara Tampil di Karnaval Danau Toba

Lifestyle | Minggu, 21 Agustus 2016 | 16:02 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×