Tinggalkan Peringatan 9/11, Hillary Sempoyongan dan Hampir Jatuh

Ruben Setiawan

Senin, 12 September 2016 | 04:15 WIB
Tinggalkan Peringatan 9/11, Hillary Sempoyongan dan Hampir Jatuh
Hillary Clinton usai beristirahat di apartemen putrinya di New York, (11/9). (AFP)

Suara.com - Sosok calon presiden Amerika Serikat dari kubu Partai Demokrat Hillary Clinton jadi sorotan publik pada peringatan serangan teror 11 September di New York, Minggu (11/9/2016). Hillary dikabarkan sakit dan terpaksa meninggalkan lokasi peringatan di tengah-tengah acara.

Mantan menlu AS itu sedang menghadiri peringatan di Ground Zero, lokasi yang menjadi bekas berdirinya menara kembar WTC, sebelum hancur lebur dalam insiden serangan 11 September 2001, saat tiba-tiba ia meninggalkan tempat. Hillary sempat berada di lokasi selama 90 menit dan berbicara dengan sejumlah anggota keluarga korban insiden 15 tahun lalu.

"Saat upacara, beliau merasa kepanasan sehingga pergi ke apartemen putrinya, dan kemudian merasa lebih baik," sebut pihak penyelenggara kampanye Hillary dalam pernyataannya.

Seorang jurnalis AFP yang hadir dalam upacara tersebut mengatakan bahwa Hillary yang mengenakan jas berwarna biru dan blus putih menyapa sejumlah orang sesaat sebelum pergi dari lokasi dan tidak terlihat terburu-buru. Ia berjalan dikawal ajudannya.

Dalam sebuah video yang diunggah ke Twitter, Hillary terlihat kehilangan keseimbangan saat hendak masuk ke sebuah mobil. Ia bahkan dibantu oleh dua orang pengawalnya.


Pihak Hillary mengatakan, cuaca panas membuat Hillary tak nyaman. Namun, kenyataannya New York tak sepanas itu. Suhu udara di kota tersebut hanya 28 derajat Celsius.

Beberapa jam kemudian, Hillary kembali muncul, keluar dari apartemen putrinya, Chelsea. Ia menebar senyum kepada media dan menyempatkan diri berpose dengan seorang gadis kecil sebelum akhirnya menaiki mobil menuju kediamannya di Chappaqua.

"Saya merasa sehat, sungguh hari yang indah di New York," kata Hillary.

Kesehatan Hillary terganggu?

Rival Hillary dari kubu Republik, Donald Trump, tidak memberikan komentar apapun, menyusul kejadian tersebut, termasuk lewat Twitter. Namun, sejumlah pendukung Trump dalam beberapa pekan terakhir melontarkan isu yang menyebutkan bahwa Hillary, (68 tahun), punya gangguan kesehatan serius.

Bahkan, ada sejumlah klaim yang menyebut istri mantan presiden AS Bill Clinton itu mengidap kanker otak, Parkinson, atau Dementia.

Sebelumnya, Trump mengatakan bahwa Hillary tak cukup kuat untuk menjadi presiden. Menurutnya, Hillary tak punya mental dan stamina fisik untuk melawan ISIS.

Klaim-klaim miring soal kesehatan Hillary sudah mulai terdengar para tahun 2012, menjelang berakhirnya masa jabatan Hillary sebagai menlu AS. Kala itu, Hillary dilaporkan pingsan akibat virus perut dan dehidrasi yang menyerang tubuhnya.

Mantan ibu negara itu membantah apa yang ia sebut sebagai teori konspirasi soal kesehatannya. Ia menunjukkan laporan rinci dari dokternya yang menyebut ia amat bugar untuk menjadi presiden. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

Hillary Clinton Kritik Dekorasi Gedung Putih Era Donald Trump Mirip Istana Saddam Hussein

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Video Agnez Mo Manggung Bareng Hillary Clinton di Dahsyat RCTI Jadi Sorotan: Gen Z Mana Tahu!

Video Agnez Mo Manggung Bareng Hillary Clinton di Dahsyat RCTI Jadi Sorotan: Gen Z Mana Tahu!

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:03 WIB

Terkini

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:51 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×