Menag Ingin Muslim Indonesia Lawan Islamophobia

Adhitya Himawan

Kamis, 15 September 2016 | 06:25 WIB
Menag Ingin Muslim Indonesia Lawan Islamophobia
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Jumat (26/8/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat Islam Indonesia, termasuk jamaah hajinya, berdiri di garda depan melawan Islamophobia dengan menunjukkan citra Islam sebagai agama yang cinta damai.

"PR terbesar umat Islam dunia, termasuk Indonesia yang harus berdiri di depan adalah bagaimana memberikan gambaran bahwa Islam itu damai, Islam itu mendorong kepada kerukunan dan seterusnya," kata Menag di Kawasan Jamarat, Mina, Rabu waktu Arab Saudi (14/9/2016).

Ia mengakui bahwa ada pihak-pihak yang melihat Islam dengan cara yang tidak sepenuhnya benar sehingga menimbulkan Islamophobia, karena itu umat Islam harus mawas diri dan melakukan refleksi diri.

"Maka yang dituntut dari kita umat Islam adalah bagaimana memberikan penjelasan dan citra yang baik dengan contoh yang baik. Bukan sebaliknya, menggambarkan Islam sebagai sesuatu yang menakutkan," katanya.

Ia juga meminta pihak luar agar melihat Islam secara komprehensif. "Jangan melihat satu dua kasus lalu digeneralisir seakan begitulah Islam secara keseluruhan," katanya.

Setelah dalam beberapa bulan terakhir isu Islamophobia kembali bergema di negara-negara Barat dengan aliran migran ke Eropa, insiden penyerangan di Prancis, konflik tak berujung di Suriah dan Yaman serta pernyataan salah satu kandidat Presiden AS, sedikitnya 1,5 juta umat Islam menggelar prosesi haji yang disebut sebagai salah satu prosesi yang menyatukan seluruh umat Islam dengan beragam latar budaya.

Setelah tahun lalu penyelenggaraan ibadah haji menjadi sorotan dunia terkait ketidakterbukaan Pemerintah Arab Saudi pada dua insiden besar yang merenggut nyawa ratusan jamaah, pelaksanaan ibadah haji kali ini dilakukan dalam bayang keterlibatan Arab Saudi di Yaman dan perseteruannya dengan Iran.

Namun, hingga berakhirnya puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina, Pemerintah Indonesia memberikan catatan yang positif.

Tidak terdapat kendala yang cukup berarti yang memerlukan penanganan khusus.

Menag bahkan menyebutkan bahwa pelaksanaan ibadah haji tahun ini terbilang lancar.

Hal yang sama juga dikemukakan oleh Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz saat pertemuan dengan para pemimpin haji atau Amirul haj di Istana Negara.

Sebagaimana dikutip dari keterangan yang dikeluarkan Kementerian Agama RI, Raja Salman menyampaikan bahwa Pemerintah Arab Saudi telah mencurahkan segala daya dan upaya untuk terciptanya keamanan dan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji sehingga dapat berlangsung aman dan tertib.

Ia menolak keras upaya yang menjadikan ibadah haji sebagai isu politik atau persoalan madzhab, karena ibadah haji diperuntukan kepada semua umat Islam tanpa ada diskriminasi atas dasar apapun.

Dalam kesempatan itu, ia mengajak negara-negara Muslim untuk bersatu padu menolak radikalisme dan ekstrimisme karena menurutnya, kedua hal itu merupakan faham yang tercela, baik secara syariat maupun logika.

Jika telah merasuk dalam diri umat Islam, lanjutnya, maka faham itu akan menghancurkan kemuliaan dan masa depan umat Islam di mata dunia internasional.

"Tidak ada jalan lain untuk keluar dari kubangan persoalan ini, kecuali dengan kembali kepada spirit ajaran Islam dan memperkuat persatuan dan kesatuan Umat Islam," katanya.

Dalam pertemuan itu ia mengaku prihatin dengan konflik, perpecahan, dan peperangan yang terjadi di negara-negara Islam. Padahal Islam adalah agama perdamaian dan keadilan yang menjunjung tinggi persaudaraan, kasih sayang, dan kebajikan.

Untuk itu, Raja menyeru pimpinan umat Islam untuk merapatkan barisan demi terciptanya persatuan, serta mencari solusi bersama atas konflik berkepanjangan di antara umat Islam.

"Pemerintah Saudi sangat menaruh perhatian dengan segala upayanya untuk terciptanya kedamaian dan kebaikan bagi negara-negara Islam dan dunai secara keseluruhan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kloter Terakhir Diberangkatkan, 99% Jamaah Haji Sudah di Mekah

Kloter Terakhir Diberangkatkan, 99% Jamaah Haji Sudah di Mekah

News | Senin, 05 September 2016 | 19:33 WIB

168 WNI Paspor Haji Filipina Dipulangkan ke Tanah Air

168 WNI Paspor Haji Filipina Dipulangkan ke Tanah Air

News | Minggu, 04 September 2016 | 11:58 WIB

Seorang Waria Lumajang Berangkat Haji

Seorang Waria Lumajang Berangkat Haji

News | Kamis, 01 September 2016 | 08:36 WIB

Katering Haji Alami Kecelakaan, Terpaksa Sajikan Menu Arab

Katering Haji Alami Kecelakaan, Terpaksa Sajikan Menu Arab

News | Rabu, 31 Agustus 2016 | 08:04 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×