JK: Negara Non Blok Perkuat Solidarias

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 18 September 2016 | 06:15 WIB
JK: Negara Non Blok Perkuat Solidarias
Wakil Presiden Jusuf Kalla memberi paparan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (9/9/2016). [Antara/Widodo S Jusuf]

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menegaskan negara-negara anggota Gerakan Non Blok (GNB) harus tetap memiliki tujuan yang sama seperti sejak awal berdirinya yakni memajukan kebersamaaan, solidaritas antara negara-negara.

"Kita selalu mengharapkan anggota gerakan nonblok tetap pada tujuan awalnya yakni; memajukan kebersamaan, solidaritas antara negara-negara nonblok," kata Wapres M. Jusuf Kalla di sela-sela menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non Blok ke-17 di pulau Margarita, Venezuela Sabtu (18/9/2016) waktu setepat.

Wapres menjelaskan bahwa berdirinya GNB karena situasi saat itu terjadi perang dingin antara blok Barat dan Timur. Lebih lanjut Wapres mengatakan tentu saat ini persoalan berbeda. Abad 21 ini topiknya tentu disamping politik ekonomi berbeda antara Timur-Barat tak lagi seperti itu.

"Karena itu kepentingn-kepentingan kita bersama yang harus kita satukan karena kenyataannya justru di antara negara-negara nonblok banyak konflik internal, banyak konflik antarnegara berbeda. Yang diperlukan yakni; mempersatukan, setidaknya menghindari konflik agar tujuan awal tetap terjaga," kata Wapres.

Wapres mengatakan berdasarkan laporan�menteri luar negeri pembahasan pada tingkat menteri sangat ketat sekali dengan kepentingan berbeda-beda yang sulit untuk dipertemukan.

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan Indonesia mengusulkan Gerakan Non Blok harus sesuai dengan tantangan abad 21 yakni bisa memberikan kontribusi nyata dalam perdamaian dunia.

"Kalau dulu tujuannya untuk mencapai kemerdekaan sekarang tantangannya berbeda, Gerakan Non Blok harus memberikan konrtibusi nyata dalam perdamaian dunia,", kata Menlu Retno Marsudi.

Lebih lanjut Menlu menjelaskan bahwa Indonesia sebagai pendiri dan juga tuan rumah terselenggaranya Konferensi Asia Afrika Bandung mendorong terus agar GNB memiliki kontribusi yang nyata.

Menurut dia, usulan Indonesia ini mendapat sambutan baik dari negara-negara GNB yang hadir. Bahkan, tambahnya, Menlu Mesir secara khusus menemuinya untuk mendukung gagasan yang dilontarkan Indonesia tersebut.

Menlu menegaskan untuk itu GNB juga harus menjalin kerja sama dengan pihak-pihak lain di luar GNB dalam rangka menciptakan perdamaian dunia tersebut.

"Kita harus terus membuka diri bekerja sama dengan negara-negara lain di luar GNB untuk mencapai perdamaian dunia tersebut," kata Menlu.

Menurut Menlu Retno, KTT GNB harus bisa memainkan peran strategis, menjadi mitra global dan memberi manfaat bagi perdamaian dunia. Menlu menegaskan bahwa seluruh negara anggota GNB juga perlu mendorong setidaknya tiga langkah nyata.

Pertama, GNB perlu memperkuat semangat multilateralisme di mana seluruh negara memiliki suara yang sama. Kedua, GNB juga harus memberikan kontribusi terhadap upaya penanganan tantangan ekonomi global melalui kemitraan global yang melibatkan seluruh pihak, termasuk kerja sama antarnegara maju dan berkembang.

Ketiga, negara-negara GNB juga perlu segera membenahi diri internal terkait cara kerja GNB agar tidak terjebak menjadi "talk shop organization". Benah diri sangat diperlukan agar GNB menjadi organisasi yang memiliki kredibilitas tinggi, relevan, dan efektif dalam penanganan masalah global. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Kunjungi Indonesia Bussiness and Development Expo 2016

JK Kunjungi Indonesia Bussiness and Development Expo 2016

Foto | Kamis, 08 September 2016 | 16:14 WIB

Jusuf Kalla Tegaskan BUMN Harus Efisien Supaya Menang Persaingan

Jusuf Kalla Tegaskan BUMN Harus Efisien Supaya Menang Persaingan

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 13:22 WIB

Sumatera Barat Siaga Longsor Jelang Kunjungan Wapres JK

Sumatera Barat Siaga Longsor Jelang Kunjungan Wapres JK

News | Jum'at, 02 September 2016 | 21:04 WIB

Bertemu Archandra, Jusuf Kalla Bicara Soal Materi Kultum

Bertemu Archandra, Jusuf Kalla Bicara Soal Materi Kultum

News | Sabtu, 27 Agustus 2016 | 02:04 WIB

Ini Syarat Kalau Arcandra Mau Jadi Menteri ESDM Lagi

Ini Syarat Kalau Arcandra Mau Jadi Menteri ESDM Lagi

News | Kamis, 18 Agustus 2016 | 13:02 WIB

Buka GIIAS 2016, Jusuf Kalla Sentil Industri Otomotif Bayar Pajak

Buka GIIAS 2016, Jusuf Kalla Sentil Industri Otomotif Bayar Pajak

Otomotif | Kamis, 11 Agustus 2016 | 10:51 WIB

Di Tengah Isu Reshuffle, Jokowi Mendadak Panggil JK ke Istana

Di Tengah Isu Reshuffle, Jokowi Mendadak Panggil JK ke Istana

News | Selasa, 26 Juli 2016 | 15:44 WIB

Ini Pantun Bikinan Jusuf Kalla Buat Para Pejuang Lingkungan

Ini Pantun Bikinan Jusuf Kalla Buat Para Pejuang Lingkungan

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 14:31 WIB

Wapres JK Tak Ambil Pusing Singapura Mau Jegal Tax Amnesty

Wapres JK Tak Ambil Pusing Singapura Mau Jegal Tax Amnesty

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 15:43 WIB

JK Sarankan Pengusaha Ikut Tax Amnesty Jika Mau Hidup Tenang

JK Sarankan Pengusaha Ikut Tax Amnesty Jika Mau Hidup Tenang

Bisnis | Kamis, 21 Juli 2016 | 14:42 WIB

Terkini

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Anggota Polda Sulsel Ditemukan Tewas di Lokasi Tambang Masmindo Luwu

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:56 WIB

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

Tanpa Dipanggil, Nusron Wahid Tiba-tiba Sambangi KPK: 'Inisiatif Datang Sendiri'

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

Trump Disebut Siapkan Serangan Nuklir ke Iran Karena Permintaan PM Israel

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:53 WIB

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Notifikasi SISCAMLING Telkomsel Muncul Terus? Begini Cara Mematikannya

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 10:51 WIB

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

Kasus Penyadapan Presiden, ISESS: Ungkap User Data Penting untuk Telusuri Dugaan Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

Nayeon TWICE Ungkap Judul Lagu Utama dan Jadwal Teaser Single Baru, NA-sty

Nayeon TWICE Ungkap Judul Lagu Utama dan Jadwal Teaser Single Baru, NA-sty

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 10:50 WIB

Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP

Kasus Korupsi Bibit Nanas: Kubu Eks Pj Gubernur Sulsel Serang Balik Perhitungan BPKP

Sulsel | Rabu, 04 November 2026 | 10:48 WIB

Megawati Ditelepon: Halo...Halo...Sudah Mulai Sadapnya?

Megawati Ditelepon: Halo...Halo...Sudah Mulai Sadapnya?

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:45 WIB

Penyadapan Presiden Disebut sebagai Pengkhianatan Negara, Gerindra Desak Otak Pelaku Dibongkar

Penyadapan Presiden Disebut sebagai Pengkhianatan Negara, Gerindra Desak Otak Pelaku Dibongkar

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:43 WIB

Curiga Bukan Inisiatif Pribadi, Gerindra Desak Bongkar Otak Penyuruh Listyo Sadap Prabowo

Curiga Bukan Inisiatif Pribadi, Gerindra Desak Bongkar Otak Penyuruh Listyo Sadap Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 10:43 WIB

×