Pihak Jessica Permasalahkan Jaksa Pakai Metode Fisiognomi

Tomi Tresnady, Agung Sandy Lesmana

Senin, 19 September 2016 | 22:49 WIB
Pihak Jessica Permasalahkan Jaksa Pakai Metode Fisiognomi
Sidang lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jakarta, Senin (5/9/2016). [suara.com/Oke Atmaja]

Ketua tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan mempertanyakan kepada ahli Kriminologi Universitas Indonesia Eva Achjani Zulfa soal pendekatan  Fisiognomi apakah saat ini masih dipergunakan untuk mendalami motif kasus tindak pidana.

Fisiognomi diketahui merupakan ilmu yang mempelejari karakter seseorang melalui wajah.

Eva pun menjawab jika dengan perkembangan teknologi saat ini, sangat jarang pendekatan fisiognomi digunakan untuk membantu mengungkap masalah tindak kejahatan.

"Karena dengan (adanya) kecanggihan teknologi seperti alat bukti elektronik, kecanggihan laboratorium lebih bisa terukur, itu bisa jauh lebih optimal ketimbang fisiognomi," kata Eva.

Otto bahkan mengaku sangat heran pendekatan fisiognomi masih digunakan ahli Kriminologi UI Profesor Ronny R Nitibaskara yang menjadi saksi ahli jaksa penuntut umum.

Ronny  menggunakan metode fisiognomi untuk menganalisa gerakan dan ekspresi wajah Jessica yang terekam melalui rekaman kamera pengintai atau CCTV kafe Olivier.

"Saya juga kaget ilmu (fisiognomi) yang sudah terkubur muncul lagi," kata Otto.

Dalam kesaksiannya di sidang ke-22 ini, Eva mengaku belum pernah melihat sejumlah kasus tindak pidana yang ditangani di Indonesia menggunakan pendekatan fisiognomi.

"Pengalaman pribadi saya tidak pernah. Dalam literatur pernah dilakukan di Amerika, tapi tidak valid," kata Eva.

Lebih lanjut, Eva mengatakan sah-sah saja apabila ada ahli yang masih menggunakan pendekatan fisiognomi untuk mencari motif pelaku kejahatan. Namun, kata dia, dalam perkembangan teknologu muktahir ini, pendekatan tersebur tidak lagi menjadi pilihan.

"Ya, memang sah-sah saja. Tidak (menjadi pilihan)," kata Eva.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Jessica Taruh Tas Buat Tutupi Aksi Taburkan Sianida?

Benarkah Jessica Taruh Tas Buat Tutupi Aksi Taburkan Sianida?

News | Senin, 19 September 2016 | 22:47 WIB

Saksi Jessica Tak Mau Sembarangan Membuat Kesimpulan

Saksi Jessica Tak Mau Sembarangan Membuat Kesimpulan

News | Senin, 19 September 2016 | 21:19 WIB

Aliansi Advokat Bantah Adu Domba Jaksa dan Pengacara Jessica

Aliansi Advokat Bantah Adu Domba Jaksa dan Pengacara Jessica

News | Senin, 19 September 2016 | 20:12 WIB

Saksi Jessica Beberkan Ciri Penjahat Paling Kejam di Dunia

Saksi Jessica Beberkan Ciri Penjahat Paling Kejam di Dunia

News | Senin, 19 September 2016 | 19:29 WIB

Kriminolog Tak Mau Jawab Ditanya Soal Kesimpulan Gesture Jessica

Kriminolog Tak Mau Jawab Ditanya Soal Kesimpulan Gesture Jessica

News | Senin, 19 September 2016 | 19:12 WIB

Kriminolog Ini Tak Berani Simpulkan Jessica Pembunuh atau Bukan

Kriminolog Ini Tak Berani Simpulkan Jessica Pembunuh atau Bukan

News | Senin, 19 September 2016 | 17:42 WIB

Otto Tuding Ada Permainan di Balik Pelaporan Hakim ke KY

Otto Tuding Ada Permainan di Balik Pelaporan Hakim ke KY

News | Senin, 19 September 2016 | 17:18 WIB

Hakim Kasus Mirna Dilaporkan ke KY, Pengacara Jessica Cemas

Hakim Kasus Mirna Dilaporkan ke KY, Pengacara Jessica Cemas

News | Senin, 19 September 2016 | 16:41 WIB

Pengacara Jessica: Kita Bukan Dukun, Tak Bisa Main Tebak-tebakan

Pengacara Jessica: Kita Bukan Dukun, Tak Bisa Main Tebak-tebakan

News | Senin, 19 September 2016 | 15:12 WIB

Saksi Ahli Jessica Tak Banyak Jawab Pertanyaan Hakim

Saksi Ahli Jessica Tak Banyak Jawab Pertanyaan Hakim

News | Senin, 19 September 2016 | 13:59 WIB

Terkini

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:25 WIB

Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya

Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:05 WIB

3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres

3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres

Bola | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 18:00 WIB

wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit

Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas

Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas

Jabar | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:42 WIB

Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran

Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran

Bri | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:37 WIB

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 17:23 WIB

×