Rusia Prediksi Sanksi Negara Barat Tetap Diterapkan

Dythia Novianty

Sabtu, 12 November 2016 | 04:52 WIB
Rusia Prediksi Sanksi Negara Barat Tetap Diterapkan
Perdana Menteri Rusia, Dmitri Medvedev. [Reuters]

Suara.com - Rusia memperkirakan berbagai sanksi terkait konflik Ukraina akan tetap diterapkan oleh negara-negara Barat, kendati Donald Trump muncul sebagai pemenang pemilihan Presiden AS. Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Dmitry Medvedev.

"Menurut kami, tidak akan ada perubahan pada sanksi-sanksi tersebut," kata Medvedev dalam jumpa pers di Jericho, Tepi Barat, setelah ia bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Jumat (11/11/2016) waktu setempat.

"Terlepas dari hasil pemilihan di negara mana pun, termasuk pemilihan yang penting di Amerika Serikat, perkiraan kami masih belum berubah," katanya.

Trump membuat dunia terperangah dengan mengalahkan saingan beratnya, Hillary Clinton, dalam pemilihan presiden AS pada Selasa.

Kemenangan itu memunculkan spekulasi bahwa sanksi-sanksi terhadap Rusia kemungkinan akan dikurangi karena kalangan luas melihat Trump tampak bersahabat terhadap Kremlin. Seorang diplomat senior juga mengatakan bahwa pemerintah Rusia menjalin kontak dengan para anggota tim politik Trump pada masa kampanye presiden AS. [Reuters]

Trump Jadi Presiden AS, Sanksi ke Rusia Tetap Diterapkan

Rusia memperkirakan berbagai sanksi terkait konflik Ukraina akan tetap diterapkan oleh negara-negara Barat, kendati Donald Trump muncul sebagai pemenang pemilihan Presiden AS. Hal tersebut disampaikan Perdana Menteri Dmitry Medvedev.

"Menurut kami, tidak akan ada perubahan pada sanksi-sanksi tersebut," kata Medvedev dalam jumpa pers di Jericho, Tepi Barat, setelah ia bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Jumat (11/11/2016).

"Terlepas dari hasil pemilihan di negara mana pun, termasuk pemilihan yang penting di Amerika Serikat, perkiraan kami masih belum berubah," katanya.

Trump membuat dunia terperangah dengan mengalahkan saingan beratnya, Hillary Clinton, dalam pemilihan presiden AS pada Selasa.

Kemenangan itu memunculkan spekulasi bahwa sanksi-sanksi terhadap Rusia kemungkinan akan dikurangi karena kalangan luas melihat Trump tampak bersahabat terhadap Kremlin. Seorang diplomat senior juga mengatakan bahwa pemerintah Rusia menjalin kontak dengan para anggota tim politik Trump pada masa kampanye presiden AS. [Reuters]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menang Pilpres AS, Madame Tussauds Buat Patung Lilin Donald Trump

Menang Pilpres AS, Madame Tussauds Buat Patung Lilin Donald Trump

News | Jum'at, 11 November 2016 | 19:02 WIB

Trump Temui Obama di Gedung Putih

Trump Temui Obama di Gedung Putih

Foto | Jum'at, 11 November 2016 | 11:16 WIB

Perdana Menteri Rusia Mengundurkan Diri Lewat Twitter?

Perdana Menteri Rusia Mengundurkan Diri Lewat Twitter?

News | Jum'at, 15 Agustus 2014 | 14:04 WIB

Rusia Siap Perang

Rusia Siap Perang

News | Senin, 03 Maret 2014 | 23:26 WIB

Semakin Panas, Rusia Bakal Bangun Jembatan di Perbatasan Ukraina

Semakin Panas, Rusia Bakal Bangun Jembatan di Perbatasan Ukraina

News | Senin, 03 Maret 2014 | 23:13 WIB

Terkini

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV

Batam | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

Mahasiswa UI Ingin Jadi Presiden, Sahroni Berkelakar: Jangan Sampai Ada Ijazah Palsu

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Menteri ESDM Sebut Pemangkasan Ekspor Gas ke Singapura Sesuai Batas Kontrak

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bulog Jamin Kesiapan Beras Jelang Nataru, Stok 4,5 Juta Ton: Pasokan Nasional Aman 10 Bulan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Redam Inflasi, Mendagri Usul Ada Subsidi Tiket Pesawat Hingga Listrik Jelang Nataru

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:58 WIB

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

121 Laga, 141 Gol! Catatan Gila Mitchell Baker Sebelum Tembus MLS SuperDraft

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:56 WIB

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

Jakarta Targetkan Defisit Sampah pada 2029

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

Eks Pimpinan KPK Dukung Revisi UU Tipikor, Asal Adopsi Instrumen UNCAC

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Pejabat BUMN Tak Bisa Lagi Minta Perlakuan Istimewa, Nggak Lagi Pakai Patwal

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:53 WIB

×