Kecelakaan Kereta Tewaskan 100 Orang Lebih, PM India Ucapkan Duka

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Minggu, 20 November 2016 | 17:41 WIB
Kecelakaan Kereta Tewaskan 100 Orang Lebih, PM India Ucapkan Duka
Tim penyelamat berusaha mencari dan menyelamatkan korban kecelakaan kereta yang terbalik keluar rel dekat Pukhrayan, Distrik Kanpur, India, Minggu (20/11/2016). [AFP]

Suara.com - Setidaknya 107 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan kereta di wilayah Kanpur, kawasan utara India, Minggu (20/11/2016) dini hari. Seperti disampaikan Wakil Inspektur Jenderal Kepolisian Kanpur, Rajesh Modak, kereta nahas yang terbalik keluar rel itu adalah salah satu kereta Patna-Indore Express.

Sebagaimana dikutip CNN, juru bicara Kementerian Perkeretaapian India, Anil Saxena, menyatakan bahwa jumlah korban tewas bisa jadi terus bertambah. Pasalnya, selain mereka yang tewas, terdapat lebih dari 150 penumpang kereta itu yang mengalami luka-luka.

Menurut petugas humas Kepolisian Uttar Pradesh, Rahul Srivastav pula, lebih dari 40 orang terluka dalam kondisi serius. Sementara menurut Direktur Jenderal Kepolisian Uttar Pradesh, Javeed Ahmed, tak kurang dari 70 orang diyakini masih terjebak di dalam gerbong-gerbong kereta.

"Kami telah mengeluarkan lebih dari 30 jenazah sejauh ini. Masih ada sejumlah orang yang terjebak di dalam gerbong-gerbong itu," ungkap Ahmed.

Modak melaporkan, sebanyak 14 dari 23 gerbong kereta itu terjatuh keluar jalur pada sekitar pukul 03.00 dini hari. Sementara, Ahmed menambahkan bahwa sejauh ini belum bisa dipastikan apa yang menyebabkan kereta tersebut mengalami kecelakaan, maupun berapa jumlah penumpang sebenarnya.

Yang jelas, berita kecelakaan itu segera menjadi headline di sejumlah media massa. Tak kurang dari Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi, pun segera menyampaikan ungkapan dukacitanya, yang antara lain ia tuliskan melalui Twitter.

"Kesedihan yang tak terlukiskan kata-kata atas hilangnya nyawa dalam kecelakaan Patna-Indore Express. Doa dan ucapan belasungkawa saya untuk keluarga para korban," ungkapnya, Minggu (20/11) pagi waktu setempat.

Sementara itu, Menteri Perkeretaapian India, Suresh Prabhu, menyatakan bahwa para pejabat senior kementeriannya segera berdatangan ke lokasi. Dia sendiri mengaku juga telah menuju lokasi, serta menambahkan bahwa Satgas Respon Bencana Nasional telah langsung bertugas.

Jaringan jalur kereta api di India yang terbentang luas dan digunakan ratusan ribu orang setiap harinya, diketahui masih banyak bermasalah. Kendati moda transportasi itu tergolong populer terutama untuk perjalanan jarak jauh, beberapa kecelakaan selalu terjadi setiap tahunnya. [CNN]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jutawan India Hadiahi Karyawan 1.206 Mobil dan 400 Apartemen

Jutawan India Hadiahi Karyawan 1.206 Mobil dan 400 Apartemen

News | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 19:41 WIB

Kereta di Long Island Tergelincir, Lukai Puluhan Orang

Kereta di Long Island Tergelincir, Lukai Puluhan Orang

News | Minggu, 09 Oktober 2016 | 12:05 WIB

Puasa 68 Hari Demi Kekayaan Keluarga, Gadis 13 Tahun Meninggal

Puasa 68 Hari Demi Kekayaan Keluarga, Gadis 13 Tahun Meninggal

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 20:05 WIB

Polisi India Tahan Merpati Pembawa Ancaman Mati untuk PM Modi

Polisi India Tahan Merpati Pembawa Ancaman Mati untuk PM Modi

News | Selasa, 04 Oktober 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

Apa Hasil Lawatan Trump ke China? Isu Taiwan Menggantung, Beijing Tetap Dukung Iran

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:59 WIB

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

Mengenal 'Ambo', Sapi Raksasa 1,15 Ton Asal Tangerang yang Dipilih Prabowo untuk Idul Adha 2026

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:50 WIB

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

Skenario AS Jika Trump Diracun di China, Isi Surat Wasiat untuk JD Vance Terungkap

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:49 WIB

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

Niat Lerai Cekcok Berujung Maut, Dico Tewas Dikeroyok dan Dilempar dari Lantai 2 Weston Billiard

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:14 WIB

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:25 WIB

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua

News | Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:22 WIB

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB