BNPB: Ribuan Personel Dikerahkan Tanggulangi Bencana Gempa Aceh

Rizki Nurmansyah

Sabtu, 10 Desember 2016 | 18:27 WIB
BNPB: Ribuan Personel Dikerahkan Tanggulangi Bencana Gempa Aceh
Suasana ruang kelas yang hancur akibat gempa bumi di SMK Negeri 1 Bandar Baru, Pidie Jaya, Aceh, Sabtu (10/12/2016) [Antara]

Suara.com - Ribuan personel dari unsur pemerintah pusat, pemerintah daerah, relawan, dunia usaha, lembaga nonpemerintah dan masyarakat dikerahkan dalam tanggap darurat pascagempa bumi 6,5 Skala Richter (SR) di Aceh.

"Sebanyak 3.962 personil membantu penanganan korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Pidie dan Bireuen," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, lewat keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu (10/12/2016).

Sutopo mengatakan hingga Sabtu siang, gempa mengakibatkan 101 orang meninggal dunia dengan 92 korban telah terindentifikasi dan sembilan orang masih dalam proses identifikasi.

Korban meninggal, kata dia, berasal dari Kabupaten Pidie Jaya 96 orang, Bireuen dua orang dan Pidie tiga orang. Selain itu terdapat 857 orang luka-luka, yaitu 139 orang luka berat dan 718 orang luka ringan. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan yang roboh.

Sutopo mengatakan jumlah pengungsi terus bertambah karena masuknya laporan dari beberapa pos pengungsian.

Data BNPB mencatat 45.329 orang mengungsi, antara lain 43.613 orang di Pidie Jaya dan 1.716 orang di Bireuen Pengungsi di Pidie Jaya tersebar di enam kecamatan, yaitu di Kecamatan Pante Raja 1.478 orang, Meureudu 9.925 orang, Ulim 7.419 orang, Meurah Dua 7.194 orang, Trienggadeng 9.653 orang, Bandar Baru empat orang, Bandar Dua 1.520 orang dan Jangka Buya 1.474 orang.

Untuk kerusakan bangunan, kata Sutopo, meliputi 157 ruko rusak (108 roboh, 31 rusak berat, tiga rusak sedang, 15 rusak ringan). Sebanyak 11.668 rumah rusak meliputi 2.992 rusak berat, 94 rusak sedang dan 8.582 rusak ringan.

Kemudian, bandua rusak sedang dan 31 rusak ringan. Begitu juga 88 unit mushola rusak, tujuh unit madrasah rusak, lima unit kantor desa, sepanjang 14.800 meter jalan rusak atau retak dan 55 unit jembatan rusak.

"Meskipun ada kerusakan jalan dan jembatan, tidak ada daerah yang terisolasi. Semua masih dapat dilalui kendaraan. Aktivitas masyarakat sudah berjalan normal," jelas Sutopo. (Antara)

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Aceh: Selembar Kasur Selamatkan Nyawa Yusuf Sekeluarga

Gempa Aceh: Selembar Kasur Selamatkan Nyawa Yusuf Sekeluarga

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 14:47 WIB

Satu Lagi Ditemukan, Total Korban Meninggal Gempa Aceh 101 Jiwa

Satu Lagi Ditemukan, Total Korban Meninggal Gempa Aceh 101 Jiwa

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 13:51 WIB

Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Pidie Jaya Butuh Rp901 M

Rehabilitasi Rumah Korban Gempa Pidie Jaya Butuh Rp901 M

News | Sabtu, 10 Desember 2016 | 11:36 WIB

Sharp Dirikan Posko Kesehatan dan Dapur Bagi Korban Gempa Aceh

Sharp Dirikan Posko Kesehatan dan Dapur Bagi Korban Gempa Aceh

Press Release | Sabtu, 10 Desember 2016 | 04:44 WIB

Terkini

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

6 Tempat Romantis di Solo Raya Pas Banget Untuk Ngedate Estetik

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Mengenal 3 Tingkatan GERD, Mulai dari Gejala Ringan hingga Terapi Obat P-CAB

Health | Kamis, 24 September 2026 | 11:03 WIB

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Ulasan Almond: Belajar Memahami Emosi dan Manusia

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 11:00 WIB

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

Titik Aksi Buruh Disepakati di Depan UOB Plaza Dukuh Atas, Setelah Orasi Bakal Langsung Pulang

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:59 WIB

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Red Flag, Green Flag, dan Beige Flag: Bikin Sadar Diri atau Malah Overthinking?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:58 WIB

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

Fasilitas Menyimpang Ditemukan di Lapas Cibinong, Komisi II DPR Turun Tangan

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:56 WIB

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

Polda Metro Dalami Peran Ipda Yayat di Kasus Suap Bekasi, Pengajuan Pensiun Dini Bakal Ditelaah

News | Kamis, 24 September 2026 | 10:55 WIB

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Nilai Tukar Rupiah Nyaris Tembus Rp17.900, Dolar AS Menggila Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 10:54 WIB

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Mau Rakit PC Ryzen 9000? Ini 5 Motherboard yang Wajib Dilirik

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 10:50 WIB

×