KPAI Curiga Motif Ini yang Membuat Keluarga Dodi Dihabisi

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 27 Desember 2016 | 21:58 WIB
KPAI Curiga Motif Ini yang Membuat Keluarga Dodi Dihabisi
Sekjen KPAI Erlinda. [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Erlinda curiga motif pembunuhan di rumah mewah milik Dodi Triono berlatar belakang dendam.  Dia yakin kasus itu bukan bermotif perampokan karena tidak ada barang-barang berharga korban yang dibawa kabur pelaku.
 
"Dalam arti kata, pasti polisi akan membongkar tabir ini. Saya sebagai perempuan ketika melihat TKP tak ada satu pun benda yang hilang, dan kondisi 11 orang dimasukkan ke dalam ruangan sempit, untuk apa?" kata Erlinda usai menjenguk lima korban yang selamat di Rumah Sakit Kartika, Pulomas, Jakarta Timur, Selasa (27/12/2016).
 
Seperti diberitakan sebelumnya, sebelas orang disekap di kamar mandi rumah Dodi sejak Senin (26/12/2016) dan baru ditemukan pagi tadi. Enam orang meninggal dunia dalam peristiwa itu. Keenam korban meninggal yaitu Dodi Triono, Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak Dodi), Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman anak Dodi), Yanto dan Tasrok (40). Yanto dan Tasrok adalah supir. Sementara lima korban lainnya selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy. 
 
"Mengapa saya mengeluarkan kata dendam, karena saya adalah seorang ibu melihat konflik RT, bisnis, sosial, kekhawatiran saya pribadi apakah betul karena dendam atau karena apa. Sampai saya melihat sendiri dengan keterbatasan saya yang bukan seorang polisi, kenapa banyak korban yang tak bersalah harus seperti ini," katanya.
 
Mengenai kenapa pelaku juga menjadikan orang yang bukan anggota keluarga Dodi juga menjadi pertanyaan Erlinda.
 
"Maaf contoh, ada keluarga dari sekuriti, kan punya keluarga besar, keluarga supir, anak dari temen yang sedang main di sana. Jadi kenapa meski banyak korban," kata Erlinda menambahkan.
 
Erlinda mulai curiga motif pembunuhan karena dendam setelah mendengar keterangan Zanette yang sekarang dirawat di Rumah Sakit Kartika, Pulomas.
 
"Saya nggak tahu orang dekat atau bukan, tapi hipotesa saya ada dua, dari siang sampai malam di sini, sejak di TKP dan RS, saya sudah bisa tebak siapa dari pelaku tersebut, tapi biarkan polisi yang mengusut karena saya bukan polisi sehingga saya bantu koordinasi saja," kata dia.
 
Erlinda akan membantu polisi menguak misteri kasus tersebut.
 
"Tapi saya bersyukur ananda bisa cerita dan sudah saya rekam sehingga rekaman itu akan saya berikan ke polisi supaya bisa digali lebih lanjut," kata dia.

Suara.com - Ketua RW 16, Perumahan Pulomas, Ghani, mengungkapkan Dodi memiliki kedekatan dengan Presiden Joko Widodo. Ghani tahu soal itu ketika Jokowi baru menjabat gubernur Jakarta pada tahun 2012 datang ke rumah Dodi untuk menghadiri undangan makan malam.

"Itu, Pak Jokowi baru jadi gubernur satu bulan. Sudah datang makan malam di rumah Pak Dodi diundang, sama saya juga bareng. Itu berarti punya kedekatan. Saya yakin punya kedekatan," kata Ghani di sekitar rumah Dodi.

Mengenai latar belakang pekerjaan Dodi, Ghani tidak tahu banyak. Sepengetahuannya, Dodi arsitek. Dodi juga menjabat ketua RT.

"Pekerjaan mungkin pengusaha. Ya arsitek mungkin. Saya biasa ketemu Pak Dodi cuma hari Sabtu. Dia sering ke luar negeri, seperti ke Hongkong dan Jepang," ujar Ghani.

Dewi, adik Ipar Dodi, menceritakan sekilas tentang latar belakang pekerjaan Dodi.

Dodi merupakan arsitek yang memimpin proyek pembangunan di Senayan, Jakarta Selatan.

Namun, Dwi enggan merinci mengenai proyek apa yang sedang digarap Dodi.

"Pemimpin proyek di Senayan, tapi izinnya belum keluar. Tender sudah dimenangkan (perusahaan)," kata Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×