Sosok Almarhum Dodi di Mata Mantan Kakak Ipar

Rizki Nurmansyah, Ummi Hadyah Saleh

Rabu, 28 Desember 2016 | 22:47 WIB
Sosok Almarhum Dodi di Mata Mantan Kakak Ipar
Pemakaman keluarga Dodi Triono di TPU Tanah Kusir (suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Suara.com - Kematian tragis yang dialami almarhum Dodi Triono yang tewas dibunuh di rumahnya di Jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Pulogadung, Jakarta Timur, mengundang kepiluan Arinza.

Arinza, kakak dari Almyanda Saphirra yang merupakan istri kedua almarhum, menilai Dodi merupakan sosok yang ramah dan memiliki banyak teman.

"Nggak ada beliau orang baik, memiliki banyak teman. Dia sering mengundang orang datang ke rumahnya," ujar Arinza di Rumah Sakit Kartika Pulomas, Jakarta Timur, Rabu (28/12/2016)

Arinza juga tak percaya jika Dodi memiliki musuh di dunia kerjanya. Dodi diketahui berprofesi sebagia arsitek

"Saya rasa dia nggak punya musuh," kata Arinza.

Tak hanya itu, pria yang berprofesi sebagai aktor ini juga menuturkan hubungan adiknya dan mendiang Dodi tetap baik, meski telah bercerai.

"Sangat sering ketemu. Kadang-kadang dua hari sekali. Hubungan kami dengan almarhum sangat dekat seperti tidak terjadi apa-apa," ucapnya.

Selain Dodi, ada lima orang lainnya yang meninggal dalam tragedi ini, antara lain dua anaknya Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amalia Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40).

Sedangkan, kelima korban selamat saat ini masih dalam penanganan medis di Rumah Sakit Kartika Pulomas. Kelimanya antara lain Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy.

baca juga

Sementara, pihak kepolisian berhasil membekuk dua tersangka di rumah kontrakan di Gang Kalong RT. 6 RW. 2 Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat, sekitar jam 15.00 WIB tadi.

Kedua tersangka bernama Ramlan Butarbutar dan Erwin Situmorang. Ramlan dulu dikenal bernama Porkas, yang memimpin komplotan penjahat paling ditakuti dengan sebutan Korea Utara.

Kedua tersangka ditembak polisi karena melawan petugas. Ramlan akhirnya tewas setelah kehabisan darah.

Saat ini, polisi masih mengejar dua orang yang diduga terlibat dalam kejahatan di rumah Dodi Triono.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cerita Ketakutan Zanette Saat Disekap Pelaku di Kamar Mandi

Cerita Ketakutan Zanette Saat Disekap Pelaku di Kamar Mandi

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 22:24 WIB

Bandit Berjuluk Porkas yang Bunuh Keluarga Dodi Lama Jadi Target

Bandit Berjuluk Porkas yang Bunuh Keluarga Dodi Lama Jadi Target

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 21:37 WIB

Kenapa Dodi dan 10 Orang Disekap di Kamar Mandi, Ini Jawabannya

Kenapa Dodi dan 10 Orang Disekap di Kamar Mandi, Ini Jawabannya

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 21:17 WIB

Dua Bandit Sadis Ditangkap, Keluarga Dodi: Alhamdulillah

Dua Bandit Sadis Ditangkap, Keluarga Dodi: Alhamdulillah

News | Rabu, 28 Desember 2016 | 21:02 WIB

Terkini

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:20 WIB

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:16 WIB

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 18:18 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

×