Bandit Pimpinan Ramlan Urunan Rp1 Juta Buat Modal Rampok Dodi

Siswanto, Agung Sandy Lesmana

Senin, 02 Januari 2017 | 12:30 WIB
Bandit Pimpinan Ramlan Urunan Rp1 Juta Buat Modal Rampok Dodi
Rumah Dodi, korban perampokan disertai pembunuhan di jalan Pulomas Utara Nomor 7A, Kayuputih, Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (2/1/2017) [suara.com/Dian Rosmala]
Empat bandit yang merampok dan membunuh enam orang di rumah pengusaha Dodi Triono di Pulomas Utara, nomor 7A, Jakarta Timur, patungan uang sebelum beraksi. Masing-masing bandit menyetor Rp1 juta untuk modal.
 
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan uang tersebut mereka pakai buat menyewa mobil dan biaya makan.

Mereka menyewa mobil jenis Suzuki Ertiga untuk berangkat ke rumah mewah Dodi pada pagi hari.

"Jadi empat orang ini kumpul di Bekasi, urunan terkumpul Rp4 juta kemudian pagi-pagi berangkat dari Bekasi kemudian jalan ke Pulomas," kata Argo.

Sebelum beraksi, mereka observasi lokasi terlebih dahulu. Mereka juga sempat makan di sekitar Sekolah Tinggi Ilmu Maritim, Pulomas.

Para perampok ini menentukan lokasi korban dengan random. Mereka mengincar rumah mewah yang pintu gerbangnya tak terkunci sehingga dapat leluasa masuk.

Sesampai di depan rumah Dodi, orang yang pertamakali turun dari mobil dan memeriksa pintu gerbang rumah Dodi adalah Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane.

"Tersangka Ius Pane masuk duluan mengecek pintu pagar hanya digerendel tidak dikunci bisa masuk. Akhirnya masuk ke rumah korban," kata Argo.

Komplotan yang sudah berkali-kali merampok di berbagai daerah ini, kata Argo, hanya mengincar barang-barang berharga yang mudah dibawa kabur.

"Jadi keempat tersangka ini adalah komplotan yang sudah tiga kali kemarin yang tadi saya sampaikan merampok dan dia sebenarnya dia adalah spesialis rumah-rumah seperti ini banyak barang berharga. Jadi bukan spesialis mobil, motor maupun yang lain," kata dia.

Sampai akhirnya, Dodi ditemukan tak bernyawa bersama lima orang lainnya di kamar mandi rumah. Selain Dodi, kelima jenazah lainnya ialah Diona Arika Andra Putri (16 tahun, anak Dodi), Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, anak ketiga Dodi), Amalia Calista Putri Pahlevi‎ atau Amel (10 tahun, teman Dianita), Sugiyanto, dan Tasrok (40). Sugiyanto dan Tasrok adalah supir.
Kemudian, lima korban selamat yaitu Emi (41), Zanette Kalila Azaria (13 tahun, anak ketiga Dodi), Santi (22), Fitriani (23), dan Windy. Sebelas orang ini disekap di dalam kamar mandi sempit sejak Senin (26/12/2016) dan baru ditemukan pada Selasa (27/12/2016).

Komplotan rampok yang terdiri dari Ramlan Butarbutar alias Porkas, Erwin Situmorang, Alfins Bernius Sinaga, dan Ius Pane akhirnya dibekuk. Ramlan tewas ditembak polisi karena melawan petugas ketika hendak dibekuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Throwback Crime Story: Aksi Brutal Ramlan Cs Pencabut Nyawa di Pulomas

Video | Selasa, 03 Januari 2023 | 14:00 WIB

Terkini

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Trend Renting Generation: Gaya Hidup Serba Nyewa, Solusi atau Jebakan?

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:15 WIB

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

4 Lip Balm Rasa Cokelat untuk Bibir Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:10 WIB

×