Tersangka Pembunuh Litvinenko Masuk Daftar Hitam AS

Dythia Novianty

Selasa, 10 Januari 2017 | 08:36 WIB
Tersangka Pembunuh Litvinenko Masuk Daftar Hitam AS
Andrei Lugovoi dan Dmitry Kovtun tersangka pembunuh Litvinenko masuk daftar hitam AS. [AFP]

Suara.com - Pemerintahan Obama telah memasukkan lima orang Rusia yang menonjol dalam daftar hitam Amerika Serikat (AS). Aksi ini dilakukan hanya 11 hari sebelum ia meninggalkan kantor.

Kepala penyelidik federal Alexander Bastrykin dan dua lelaki di Inggris diketahui sebagai pembunuhan pembangkang Rusia, Alexander Litvinenko, masuk ke daftar tersebut. Sanksi datang di tengah hubungan yang memburuk, termasuk dugaan campur tangan Rusia untuk mempengaruhi pemilu AS.

Para pejabat AS mengatakan, sanksi tidak berhubungan dengan dugaan peretasan tetapi berada di bawah hukum 2012 yang dirancang untuk menghukum pelanggar hak asasi manusia.

Pertikaian diplomatik kedua negara terus memanas. Langkah ini bisa menjadi tindakan terakhir melawan Rusia sebelum pemerintahan Obama usai.

Kelima orang yang akan masuk daftar hitam adalah:

1. Alexander Bastrykin, seorang pembantu dekat Presiden Vladimir Putin dan kepala lembaga investigasi federal, yang telah memimpin kampanye melawan pembangkang dalam negeri dan LSM asing yang bekerja di Rusia. Para pejabat AS mengatakan bahwa dia terlibat dalam kasus Magnitsky

2. Gennady Plaksin, mantan kepala Universal Bank Tabungan dan Stanislav Gordiyevsky, mantan pejabat badan investigasi. Keduanya dikatakan terlibat dalam menutupi kematian Magnitsky.

3. Andrei Lugovoi dan Dmitry Kovtun, tersangka utama dalam aksi pembunuhan mantan agen KGB dan London pengasingan Alexander Litvinenko pada tahun 2006
Litvinenko di sebuah hotel di London. Keduanya menyangkal terlibat dalam pembunuhan itu dan upaya untuk mengekstradisi orang ke Inggris telah gagal.

Bulan lalu, Washington mengusir 35 diplomat Rusia menyusul tuduhan oleh intelijen AS bahwa Rusia telah memerintahkan peretasan email Partai Demokrat untuk merusak saingan Trump, Hillary Clinton.

baca juga

Rusia membantah tuduhan tersebut dan sejauh ini belum menanggapi pengusiran. [BBC]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putin Tak Balas Obama, Begini Trump Ungkap Kegirangannya

Putin Tak Balas Obama, Begini Trump Ungkap Kegirangannya

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 05:01 WIB

Obama Usir 35 Diplomat Rusia, Putin Beri Reaksi Mengejutkan

Obama Usir 35 Diplomat Rusia, Putin Beri Reaksi Mengejutkan

News | Sabtu, 31 Desember 2016 | 04:01 WIB

AS Jatuhkan Sanksi Lebih Berat Pada Rusia

AS Jatuhkan Sanksi Lebih Berat Pada Rusia

News | Kamis, 17 Juli 2014 | 15:02 WIB

AS Jatuhkan Sanksi Bagi Para Pemicu Krisis Rusia-Ukraina

AS Jatuhkan Sanksi Bagi Para Pemicu Krisis Rusia-Ukraina

News | Jum'at, 07 Maret 2014 | 07:48 WIB

Terkini

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 15:10 WIB

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:15 WIB

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:29 WIB

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:21 WIB

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 13:15 WIB

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:45 WIB

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:34 WIB

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:24 WIB

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB