Ongkos Transportasi Anak SMP Sungai Sembilang Rp70.000 Sehari

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 Januari 2017 | 13:33 WIB
Ongkos Transportasi Anak SMP Sungai Sembilang Rp70.000 Sehari
Sejumlah siswa berbaris. [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Puluhan anak tamatan Sekolah Dasar Negeri di kawasan perairan Sungai Sembilang Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan setiap tahun terancam putus sekolah dan tak bisa menyelesaikan program wajib belajar sembilan tahun. Akses sekolah di sana sangat sulit.

"Anak-anak tamatan Sekolah Dasar yang bermukim di kawasan perairan Dusun IV Sungai Sembilang terhambat melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) disebabkan jauhnya jarak tempuh dengan tempat tinggal mereka membutuhkan waktu dua jam lebih perjalanan," kata Suharmo, warga Sungai Sembilang, Kamis (12/1/2017).

Bukan hanya persoalan jarak tempuh saja, tetapi juga mahalnya biaya transportasi dari Dusun IV Sungai Sembilang ke Pusat Kecamatan Sungsang. Sehingga menjadi beban berat bagi warga perairan.

"Untuk biaya transportasi pulang dan pergi melalui sungai setidaknya membutuhkan Rp50 ribu perhari," kata Suharmo.

"Jika anak-anak setelah lulus SD harus melanjutkan ke SMP di pusat kecamatan di Sungsang harus menggunakan transportasi kendaraan mobil membutuhkan biaya Rp70 ribu/per hari," katanya.

Kondisi ini selalu menjadi ancaman putus sekolah bagi anak-anak yang hidup di wilayah perairan Dusun IV Sembilang Dangku sangat tinggi," ujar Asmawi salah satu pendidik di SDN 17 Dusun Sembilang Dangku.

"Anak-anak tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP sebab di dusun ini hanya ada sekolah dasar saja," katanya.

Masyarakat Dusun IV Sembilang mengharapkan pembangunan SMP dan SMA, karena pada tahun 2013 sempat diajukan pembangunan SMP satu atap, namun tidak terealisasi.

"Disamping bangunan SDN 17 ini sudah dibuat pondasi untuk dibangun lokal SMP satu atap, namun tidak dilanjutkan dengan alasan yang tidak jelas. Sementara total 26 siswa yang lulus per tahunnya dari sekolah dasar hanya dua anak saja meneruskan ke tingkat lanjutan," katanya.

Sementara Mirna, salah satu siswi SDN 17 Dusun Sembilang Dangku berharap kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin bisa segera mendirikan sekolah lanjutan tingkat pertama atau SMP di sini.

"Saya bercita-cita menjadi guru akan kehilangan harapan jika tidak didukung oleh pemerintah dengan mendirikan SMP di sini," kata Mirna. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Memprihatinkan, Ribuan Warga Karawang Putus Sekolah

Memprihatinkan, Ribuan Warga Karawang Putus Sekolah

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 02:17 WIB

Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran

Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:51 WIB

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

News | Kamis, 29 September 2016 | 23:58 WIB

UKS jadi Sarana Pembentukan Pola Hidup Sehat Anak Sekolah

UKS jadi Sarana Pembentukan Pola Hidup Sehat Anak Sekolah

Health | Rabu, 19 Agustus 2015 | 03:46 WIB

Cerita Ahok soal Anak ke Sekolah Seperti Ingin Perang

Cerita Ahok soal Anak ke Sekolah Seperti Ingin Perang

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 11:46 WIB

Mendikbud Minta Orangtua 'Titipkan' Anak pada Sekolah

Mendikbud Minta Orangtua 'Titipkan' Anak pada Sekolah

News | Senin, 27 Juli 2015 | 09:15 WIB

Hari Pertama Masuk, Pemerintah Anjurkan PNS Antar Anak ke Sekolah

Hari Pertama Masuk, Pemerintah Anjurkan PNS Antar Anak ke Sekolah

News | Senin, 27 Juli 2015 | 07:00 WIB

Pengamat: Pakai Kamera Pengawas, Sekolah Belum Tentu Aman

Pengamat: Pakai Kamera Pengawas, Sekolah Belum Tentu Aman

News | Senin, 27 April 2015 | 07:12 WIB

Tragis, Puluhan Anak Tewas Terbakar dalam Kecelakaan Bus Maut

Tragis, Puluhan Anak Tewas Terbakar dalam Kecelakaan Bus Maut

News | Senin, 19 Mei 2014 | 11:33 WIB

Terkini

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

Penyusunan Raperda Perlindungan Tenaga Kerja Informal Jateng Perlu Dipercepat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:27 WIB

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

Pengungsi WNA di Setiabudi, Pramono Anung Akan Tertibkan Fasilitas Publik yang Disalahgunakan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:19 WIB

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

KPK Dalami Keterangan Bupati Kuansing soal Dugaan Amplop untuk Menhut Raja Juli

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:13 WIB

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:07 WIB

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

KPK Sita Uang Rp1,22 Miliar Valas hingga 55 Kg Logam Diduga Platinum

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:53 WIB

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

Hadiri Pelantikan Srikandi Jaga Desa, Hashim Djojohadikusumo Tekankan Pentingnya Peran Perempuan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:43 WIB

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

×