Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran

Arsito Hidayatullah

Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:51 WIB
Siswa Bakal Wajib Menyanyikan "Indonesia Raya" di Awal Pelajaran
Ilustrasi siswa SMA. [Antara/Herman Dewantoro]

Suara.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mempersiapkan aturan berupa peraturan menteri (permen) untuk mengharuskan setiap siswa di seluruh sekolah di Tanah Air menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya saat memulai pelajaran sebagai bentuk pendidikan karakter bangsa.

"Ada sekolah yang (murid-muridnya) tidak pernah menyanyikan (Indonesia Raya) lagi. Padahal dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 1958 disebutkan bahwa lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pernyataan perasaan nasional," kata Dirjen Kebudayaan Kemdikbud Hilmar Farid di Jakarta, Jumat.

Bentuk aturan tersebut, menurut Hilmar, adalah permen, dan desainnya sudah disusun. Yang dibutuhkan selanjutnya dalam proses pembuatan aturan adalah sosialisasi, dan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kebudayaan ingin langsung mempraktikkannya sebagai bentuk sosialisasi sambil menunggu aturan tersebut selesai dibuat dan dikeluarkan.

"Kapan (aturan) itu keluar? Tidak tahu kapan waktunya, tergantung Menteri (Muhadjir Effendy)," ujar Hilmar saat ditanya kapan permen itu akan dikeluarkan.

Alasan dari adanya sekolah yang tidak lagi mengajak muridnya menyanyikan lagu Indonesia Raya, menurut dia, kombinasi dari banyak faktor yang salah satunya adalah karena kebijakan sebelumnya yang tidak sampai.

"Kalaupun nanti aturan baru tersebut dijalankan harapannya itu dijalankan karena arti penting dari lagu Indonesia Raya itu sendiri bukan karena paksaan".

Dengan aturan baru tersebut nantinya, menurut Hilmar, tidak terpikirkan untuk menerapkan sanksi jika tidak dijalankan, mengingat ada lebih dari 2.000 sekolah yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu, sebagai bagian dari pendidikan karakter tentu pendekatannya bukan melalui sanksi.

"Harapannya nanti semua murid menyanyikan lagu Indonesia Raya saat hendak memulai pelajaran, dan menyanyikan lagu wajib nasional atau lagu daerah saat menutup pelajaran," ujar dia.

Ia berharap dengan bantuan dari 1800 alumni Gita Bahana Nusantara yang tersebar di 34 provinsi, maka pendidikan karakter bangsa melalui lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan secara benar oleh seluruh murid sekolah dapat berjalan optimal.

Dengan bantuan Gita Bahan Nusantara, ia juga berharap lagu kebangsaan Indonesia Raya yang sebenarnya terdiri atas tiga stanza atau kuplet tersebut dapat dinyanyikan dengan dinamika dan ketukan yang benar.

"Bukan ingin agar tiga stanza lagu Indonesia Raya dinyanyikan semuanya, kami hanya ingin memperkenalkan keseluruhannya saja dan bagaimana menyanyikannya dengan baik". [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ibu Negara Iriana Minta Kualitas Guru PAUD Ditingkatkan

Ibu Negara Iriana Minta Kualitas Guru PAUD Ditingkatkan

News | Jum'at, 30 September 2016 | 03:04 WIB

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

Distribusi Kartu Indonesia Pintar Hampir Tuntas

News | Kamis, 29 September 2016 | 23:58 WIB

Puluhan Pelajar Merokok Kocar-kacir Dihampiri Dedi Mulyadi

Puluhan Pelajar Merokok Kocar-kacir Dihampiri Dedi Mulyadi

News | Jum'at, 16 September 2016 | 23:05 WIB

Purwakarta Bikin Kelas Khusus untuk Pelajar Nakal

Purwakarta Bikin Kelas Khusus untuk Pelajar Nakal

News | Jum'at, 16 September 2016 | 22:22 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×