Golkar Sepakat Dengan Pemerintah soal Presidential Threshold

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Senin, 16 Januari 2017 | 18:01 WIB
Golkar Sepakat Dengan Pemerintah soal Presidential Threshold
Anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Zainudin Amali [suara.com/Dian Rosmala]

Partai Golkar sepakat dengan usulan pemerintah soal Presidential Threshold dan Parliamentary Threshold yang akan dibahas dalam rancangan undang-undang Pemilu.

Koordinator Bidang Dewan Pimpinan Pusat Partai Golongan Karya Zainudin Amali mengatakan, Partai Golkar mendukung Presidential Threshold ‎usulan pemerintah di angka 20 - 25 persen.

"Golkar tetap harus ada threshold ya. Cuma soal berapa seperti usulan Pemerintah," kata Amali di DPR, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Dia menambahkan, Golkar juga setuju dengan adanya peningkatan Parliamentary Th‎reshold. Bahkan, Golkar mengusulkan Parliamentary Threshold di atas 7 persen.

"Yang ‎jelas (Golkar menginginkan) lebih tinggi dari yang kemarin. Saya enggak berani ngasih tahu yang jelas itu usulan Golkar di atas 7 itu usulan Golkar. Tapi rinciannya sudah berapa dari fraksi saya nggak tahu," katanya.‎

Namun, Ketua Komisi II DPR ini menegaskan, usulan Partai Golkar ini tidak dituangkan dalam Daftar Inventaris Masalah yang diajukan dalam pembahasan rancangan undang-undang Pemilu.

"‎Nggak (masuk DIM). Kalau di dim itu ada usulan lain ada alasannya kalau enggak tetap itu. Artinya setuju dengan yang diusulkan Pemerintah," kata Zainudin.‎

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PKS Ingin Presidential Threshold di Angka 20-25 Persen

PKS Ingin Presidential Threshold di Angka 20-25 Persen

News | Senin, 16 Januari 2017 | 17:57 WIB

Demokrat Tolak Usulan Presidential Threshold Nol Persen

Demokrat Tolak Usulan Presidential Threshold Nol Persen

News | Senin, 16 Januari 2017 | 16:55 WIB

PAN Minta Presiden Threshold Sebesar 0 Persen

PAN Minta Presiden Threshold Sebesar 0 Persen

News | Senin, 16 Januari 2017 | 16:20 WIB

Presidential Treshold Mau Dihapus, Ini Respon Presiden Jokowi

Presidential Treshold Mau Dihapus, Ini Respon Presiden Jokowi

News | Senin, 16 Januari 2017 | 16:02 WIB

Prabowo Ingin Nyapres Kembali 2019, Ini Reaksi Jokowi

Prabowo Ingin Nyapres Kembali 2019, Ini Reaksi Jokowi

News | Jum'at, 13 Januari 2017 | 11:20 WIB

Mendagri Masih Bahas Wacana Presidential Threshold 0 Persen

Mendagri Masih Bahas Wacana Presidential Threshold 0 Persen

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 17:41 WIB

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

Hanura Isyaratkan Dukung Kembali Jokowi di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 13:16 WIB

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

Ini Respon Gerindra Soal Wacana Jokowi-Prabowo di Pilpres 2019

News | Rabu, 11 Januari 2017 | 07:40 WIB

Mungkinkah Jokowi dan Prabowo Berpasangan di Pilpres 2019?

Mungkinkah Jokowi dan Prabowo Berpasangan di Pilpres 2019?

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 14:23 WIB

Terkini

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

Jadi Otak Penyekapan, Bos Percetakan di Senen Perintahkan Anak Buah Pasung Kaki Korban

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:22 WIB

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

Bertemu Dony Oskaria, KPK Minta Pejabat BUMN Bandel Tak Lapor LHKPN Disanksi

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:43 WIB

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

Gelar Budaya Jokowi Disorot, Dinilai Jadi 'Senjata' Politik Incar Masyarakat Paternalistik

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

Satu Tahun Menuju 5 Abad, Apakah Jakarta Sudah Layak Kota Global?

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:24 WIB

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

Sekjen Golkar: Pasar Tak akan Goyang Hanya Karena Gaya Pidato Prabowo

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:10 WIB

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

Rp1,1 Triliun Anggaran Pendidikan Jakarta Tak Terserap, DPRD: Harusnya Bisa untuk Sekolah Gratis

News | Senin, 29 Juni 2026 | 19:04 WIB

×