Pakar: Jangan Terpancing Komentar Trump Soal Islam

Suwarjono

Sabtu, 21 Januari 2017 | 17:58 WIB
Pakar: Jangan Terpancing Komentar Trump Soal Islam
Donald Trump saat dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat. (AFP)

Suara.com - Pakar Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Teuku Rezasyah mengimbau agar masyarakat Indonesia jangan merasa tersudut dengan komentar dan penilaian Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengenai Islam.

Saat ditemui LKBN Antara dalam sebuah agenda diskusi politik di Jakarta, Sabtu, Reza menyoroti pernyataan Trump yang cenderung menyudutkan Islam dan mengaitkannya dengan gerakan radikal atau terorisme.

"Pada pidato sambutannya jelas sekali dia fokus pada Islam radikal, padahal dalam kajian sosiologi radikalisme itu ada di semua agama. Tapi kenapa yang dia sebut hanya Islam," tutur Reza memaparkan.

Oleh sebab itu, sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, dia meminta masyarakat Indonesia agar tidak terpancing emosinya.

Justru dengan pandangan Trump yang dinilai sangat sempit itu, Reza menyarankan baik warga dan pemerintah Indonesia menjadikan penilaian tersebut untuk menyerang balik melalui jalur diplomatis.

"Kita bisa mengenalkan dunia bahwa Islam, khususnya di Indonesia, jauh berbeda dengan seperti apa yang diberitakan media dunia, tidak buruk seperti yang digambarkan Gedung Putih," kata Reza menegaskan.

Lebih lanjut dia menjelaskan, cara pengenalan yang dimaksud bisa dilakukan dengan cara menjalin pemahaman dengan sesama negara berkembang, ajak mereka untuk mengenal Islam secara luas.

"Jika sudah ada pemahaman yang baik di kalangan negara-negara berkembang, Amerika pasti akan melihat ini dan justru akan tertekan kalau masih bertahan dengan pandangan lamanya itu," tutur Reza menambahkan.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mulai menjabat pada 20 Januari menggantikan Barack Obama setelah menjabat selama delapan tahun sejak 2009.

Trump, yang berlatar belakang seorang pengusaha, mengeluarkan sejumlah pernyataan yang kontroversial baik di bidang ekonomi, keamanan, hingga sosial pada masa kampanyenya.

Keinginannya untuk mengusir imigran asing, penarikan pasukan dan bayaran dari negara-negara sekutu, kampanye anti-Islam, hingga melepas keanggotaannya dari kesepakatan Trans-Pacific Partnership (TPP) dikhawatirkan banyak kalangan akan menghadirkan gejolak baru di dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Foto Massa saat Pelantikan Trump dengan Obama, Siapa Terbanyak?

Foto Massa saat Pelantikan Trump dengan Obama, Siapa Terbanyak?

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 14:51 WIB

Trump Dilantik Jadi Presiden AS, Kurs Dolar AS Melemah

Trump Dilantik Jadi Presiden AS, Kurs Dolar AS Melemah

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 08:20 WIB

Resmi Jadi Presiden AS, Trump Tukar Smartphone

Resmi Jadi Presiden AS, Trump Tukar Smartphone

Tekno | Sabtu, 21 Januari 2017 | 04:21 WIB

90 Orang Lebih Ditangkap Setelah Trump Dilantik Jadi Presiden AS

90 Orang Lebih Ditangkap Setelah Trump Dilantik Jadi Presiden AS

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 03:54 WIB

Paus Fransiskus Minta Donald Trump Peduli dengan Orang Miskin

Paus Fransiskus Minta Donald Trump Peduli dengan Orang Miskin

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 06:04 WIB

Donald Trump: Kami Akan Basmi Islam Radikal dari Muka Bumi

Donald Trump: Kami Akan Basmi Islam Radikal dari Muka Bumi

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 01:12 WIB

Donald Trump Sah Jadi Presiden ke-45 Amerika Serikat

Donald Trump Sah Jadi Presiden ke-45 Amerika Serikat

News | Sabtu, 21 Januari 2017 | 00:12 WIB

Terkini

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan

Video | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×