Soal Pertemuan di Rumah Ma'ruf, Agus Tak Mau Terganggu

Siswanto, Welly Hidayat

Kamis, 02 Februari 2017 | 20:43 WIB
Soal Pertemuan di Rumah Ma'ruf, Agus Tak Mau Terganggu
Agus Harimurti Yudhoyono [suara.com/Welly Hidayat]

Suara.com - Sikap calon gubernur yang kini menjadi terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan pengacaranya kepada Ketua MUI Ma'ruf Amin di persidangan dua hari lalu menjadi polemik panas.

Setelah Ahok minta maaf kepada Ma'ruf, Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan, dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Teddy Lhaksmana sowan ke rumah Ma'ruf di Koja, Jakarta Utara, Rabu (1/2/2017) malam.

Baik Luhut, Iriawan, dan Teddy membantah pertemuan semalam untuk membicarakan polemik tersebut. Tetapi, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siradj mengonfirmasi bahwa tujuan kedatangan mereka merupakan bagian untuk membantu mendinginkan suasana.

Calon gubernur Jakarta nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono enggan menanggapi kenapa tiga pejabat negara sampai turun tangan.

"Ya, saya tidak di situ. Tidak bisa memberi komentar berlebihan. Saya pikir masyarakat saja yang menilai ya, saya tidak ingin terganggu pikiran saya ya, hal - hal yang tidak ada kaitannya," kata Agus ketika kampanye di Kelurahan Cikini, RT 3, RW 3, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/2017).

Agus mengatakan ingin situasi politik di Jakarta menjelang pilkada aman, walaupun polemik muncul silih berganti.

"Tentu saya sendiri hanya ingin, situasi politik, stabilitas politik di Jakarta khususnya, tetap baik dan semuanya menghormati segala proses yang terjadi saat ini," ujar Agus.

"Harapan ini semua kita lebih bijak lagilah, membahas atau menanggapi suatu isu dimasyarakat," Agus menambahkan.

Dalam persidangan yang berlangsung pada Selasa (31/2/2017), tim pengacara Ahok mencecar Ma'ruf seputar pertemuan Agus-Sylviana Murni di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/10/2017). Pertemuan tersebut, dihadiri oleh Ma'ruf, Ketua PBNU Said Aqil Siradj juga ikut hadir.

Pertemuan tersebut menjadi salah satu pangkal polemik yang sekarang terus bergulir. Dalam sidang, pengacara Ahok juga bertanya kepada Ma'ruf mengenai apakah ada telepon dari Yudhoyono sehari sebelumnya, yang intinya untuk meminta Ma'ruf mengatur pertemuan Agus-Sylviana di kantor PBNU dan meminta segera mengeluarkan fatwa MUI yang menyebutkan Ahok menghina ulama dan Al Quran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

Bukan Menolak Lirboyo, Ini Sebenarnya yang Terjadi Saat Munas di Ploso

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:21 WIB

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

Kasus YTR Tuai Kecaman, Negara Diminta Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Gender

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:08 WIB

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

Pemkab Bangkalan Borong Jajanan PKL Saat Penyambutan Prabowo, Warga Nikmati Pembagian Gratis

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:05 WIB

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

Industri China Lebih Pilih Kasih Beasiswa ke Mahasiswa Vokasi RI daripada Datangkan TKA

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:58 WIB

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

Wacana Gabungkan Pidsus dan Pidum, Burhanuddin Nilai Koordinasi Penanganan Perkara Lebih Efektif

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:57 WIB

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:54 WIB

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

Hutan Tropis Dianggap Penyerap Karbon Utama, Tapi Penelitian Baru Tunjukkan Hal Berbeda

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:30 WIB

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:26 WIB

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

Komisi X DPR Dorong Gaji Guru Minimal Rp 5 Juta, Respons Pernyataan Prabowo soal Kebocoran Anggaran

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:19 WIB

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:13 WIB