Polisi Selidiki Dugaan Teror Pembakaran Tujuh Rumah

Arsito Hidayatullah

Senin, 06 Februari 2017 | 10:40 WIB
Polisi Selidiki Dugaan Teror Pembakaran Tujuh Rumah
Ilustrasi kebakaran rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Kepolisian Resor (Polres) Sleman bersama dengan Polda Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta melakukan penyelidikan dugaan aksi teror pembakaran tujuh rumah di sejumlah titik di Kabupaten Sleman, yang terjadi pada Minggu, 5 Februari 2017.

"Kami akan melakukan penyelidikan terkait dugaan kesengajaan dalam kebakaran tujuh rumah warga ini," kata Kapolres Sleman, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Burkan Rudy Satria, Senin (6/2/2017).

Menurut Burkan, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di beberapa rumah yang diduga sengaja dibakar oleh sekelompok orang tersebut pada Minggu (5/2) malam.

"Hari ini kami akan lanjutkan olah TKP lanjutan, untuk memperkuat bukti-bukti dan keterangan terkait dugaan kesengajaan pembvakaran," katanya.

Burkan mengatakan, tujuh rumah warga yang diduga sengaja dibakar orang tak dikenal tersebut berada di Kampung Rewulu, Godean, Minggu (5/2), sekitar pukul 11.30 WIB. Kemudian ada lagi pada pukul 12.30 WIB dan 14.00 WIB.

"Selanjutnya di Kampung Mejing, Kecamatan Gamping, terdapat empat titik yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB hingga jam 17.30 WIB," katanya.

Burkan mengatakan, saat ini pihaknya belum dapat memastikan motif dari aksi teror pembakaran rumah warga tersebut, karena masih menunggu olah TKP lanjutan dan penyelidikan di lapangan.

"Namun jika melihat dari tujuh kebakaran tersebut ada beberapa kesamaan, yakni yang terbakar ada di bagian depan rumah," katanya.

Ia mengatakan, ada saksi mata yang sempat melihat salah seorang yang diduga pelaku pembakaran mengendarai sepeda motor berboncengan.

"Kami sudah memiliki ciri-ciri awal dugaan pelaku. Kami akan intensifkan penyelidikan yang dapat mengarah kepada pelaku," katanya.

Sementara itu, salah satu korban yang rumahnya diduga dibakar Putut Wiryawan mengatakan kebakaran tersebut menimpa gudang di rumahnya yang berisi tumpukan kertas dan barang tidak terpakai.

"Api tidak sampai membakar rumah, kami sekeluarga selamat dan dalam keadaan sehat," katanya.

Ia mengatakan, kebakaran tidak sampai membesar karena petugas pemadam kebakaran datang dengan cepat dan dapat memadamkan api sehingga tidak membesar.

"Ada saksi yang mencium bau petasan saat kebakaran," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran Terjadi di Malam Imlek Kota Pontianak

Kebakaran Terjadi di Malam Imlek Kota Pontianak

News | Sabtu, 28 Januari 2017 | 06:24 WIB

Cari Sebab Terjadinya Kebakaran, Polisi Olah TKP di Pasar Senen

Cari Sebab Terjadinya Kebakaran, Polisi Olah TKP di Pasar Senen

News | Rabu, 25 Januari 2017 | 12:19 WIB

Sebuah Rumah Dua Lantai Terbakar di Tebet Pagi Ini

Sebuah Rumah Dua Lantai Terbakar di Tebet Pagi Ini

News | Minggu, 15 Mei 2016 | 08:25 WIB

Kebakaran di Kramat Pulo

Kebakaran di Kramat Pulo

Foto | Selasa, 03 November 2015 | 16:24 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×