Ahok Janji Beri Kaum Ibu Bantuan Mesin Jahit

Reza Gunadha, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 08 Februari 2017 | 12:27 WIB
Ahok Janji Beri Kaum Ibu Bantuan Mesin Jahit
Calon gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kampanye di Kelurahan Pulau Kelapa. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), berjanji memberdayakan kaum  perempuan ibu kota untuk meningkatkan penghasilan ekonomi dengan cara membagikan mesin jahit.

Janji tersebut diucapkan Ahok untuk merespons permintaan warga ketika berkampanye di Kelurahan Tegal Alur, RT08/RW02, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (8/2/2017).

"Kalau Pak Ahok terpilih menjadi gubernur pada pilkada nanti, apakah Pak Ahok memunyai program untuk perempuan yang belum berpenghasilan seperti saya ini?” tanya seorang ibu bernama Nurniati.

Ia menuturkan, program pemberdayaan perempuan yang dilakukan pemprov selama ini belum terasa bisa meningkatkan penghasilan ekonomi.

Ahok mengakui, pemprov selama ini masih fokus meningkatkan pemerdayaan ekonomi bagi warga yang sudah dipindahkan ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa).

“Masalahnya kan kami belum punya data kaum ibu di luar rusunawa. Jadi, kalau program di rusunawa itu berjalan baik, akan kami lakukan kepada warga secara umum. Nanti, kami kasih mesin jahit agar kaum ibu bisa bekerja di rumah,” ungkap Ahok.

Tapi, Ahok meminta kalau program itu sudah dilakukan, kaum ibu yang menerima mesin jahit harus bisa menjaga mutu barang produksi.

Ahok mengatakan, bantuan berupa mesin jahit itu akan diberikan langsung kepada ibu-ibu yang ingin serius bekerja.

“Jadi, akan diberikan langsung kepada setiap ibu yang mau bekerja. Kami tidak mau membuat koperasi yang untungnya dibagi rata kepada setiap anggota. Lebih baik dikasih langsung kepada orang yang rajin,” terangnya.

baca juga

Nantinya, sambung mantan Bupati Belitung Timur ini, ibu-ibu yang mendapat bantuan mesin jahit otomatis memiliki kerjasama secara profesional dengan pemprov.  

“Kami akan menawarkan sistem kerjasama secara pribadi, antara pemprov dengan orang per orang, bukan koperasi. Kami menawarkan sistem bagi hasil dengan persentase 80/20. Jadi nanti ibu sampaikan rencana usaha kepada saya, dan akan diberi modal," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Kampanye,  Warga Tegal Alur: Pak, Digusurnya Masih Lama?

Ahok Kampanye, Warga Tegal Alur: Pak, Digusurnya Masih Lama?

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 11:37 WIB

Ahok dan Djarot Kembali Pimpin Jakarta Akhir Pekan Ini

Ahok dan Djarot Kembali Pimpin Jakarta Akhir Pekan Ini

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 10:32 WIB

Polemik Istighosah Dihadiri Ahok, Begini Respons Rois Aam PBNU

Polemik Istighosah Dihadiri Ahok, Begini Respons Rois Aam PBNU

News | Rabu, 08 Februari 2017 | 06:05 WIB

Terkait Aksi 11 Februari, Rois Aam PBNU: Itu Bukan Urusan Kita

Terkait Aksi 11 Februari, Rois Aam PBNU: Itu Bukan Urusan Kita

News | Selasa, 07 Februari 2017 | 21:30 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×