Bantah Kriminalisasi Ulama, Kapolda: Saya Islam dan Bergelar Haji

Reza Gunadha, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 22 Februari 2017 | 09:57 WIB
Bantah Kriminalisasi Ulama, Kapolda: Saya Islam dan Bergelar Haji
Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan meninjau warga korban banjir Bukit Duri, Jakarta, Kamis (16/2/2017). [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan tampak tidak menganggap serius tudingan mengkriminalisasi ulama seiring rentetan kasus yang menjerat pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab.

Termutakhir, tudingan tersebut menjadi isu utama dalam aksi yang digelar Forum Umat Islam (FUI) di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/2/2017).

"Polisi bertindak sesuai laporan masyarakat dan prosedur. Pertama, yang dilaporkan dalam kasus-kasus itu ’nama’ dia sebagai warga negara atau predikatnya sebagai ulama? Nama kan. Lalu, ada penyelidikan terlebih dulu tidak? Ada kan. Bukti-buktinya cukup tidak untuk ditingkatkan ke penyidikan? Seperti itu yang kami lakukan, profesional,” tutur Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (22/2/2017).

Berdasarkan prosedur itu, kata dia, sejumlah kasus yang dituduhkan kepada Rizieq harus dipahami sebagai dugaan tindak pidana yang dilakukan secara personal sebagai warga negara, bukan ulama.

"Saya tidak pernah berniat mengkriminalisasi ulama. Saya sendiri beragama Islam, dan sudah beribadah haji. Saya juga lulusan pesantren. Tapi dalam kasus hukum Rizieq Shihab harus dipahami sebagai individu. Munarman (petinggi FPI) atau Bachtiar Nasir (Ketua GNPF MUI) berperkara sebagai individu, bukan ulama,” tegasnya.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya tengah memproses sedikitnya empat kasus yang melibatkan Rizieq Shihab. Keempat kasus itu antara lain ialah, dugaan penyebaran fitnah logo palu-arit lambang komunis dalam uang kertas baru terbitan Bank Indonesia. Rizieq telah diperiksa terkait kasus ini, dan tingkatnya sudah ditingkatkan dari penyilidikan ke tahap penyidikan.

Kasus lain yang dituduhkan kepasa Rizieq ialah dugaan penodaan agama, dan penghinaan terhadap Kapolda Metro Jaya Irjen Mohammad Iriawan. Dalam kasus yang disebut terakhir ini, Rizieq diduga menghina Iriawan dengan kalimat “pangkat jenderal, otak hansip”.

Selain itu, polisi juga tengah mendalami kasus penyebaran konten pornografi di media sosial yang diduga dilakukan tersangka Firza Husein. Kasus yang telah ditingkatkan ke tahap penyidikan ini juga diduga melibatkan Rizieq.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Metro Jaya: Kami Tidak Kriminalisasi Ulama!

Kapolda Metro Jaya: Kami Tidak Kriminalisasi Ulama!

News | Selasa, 21 Februari 2017 | 15:42 WIB

Kapolda Metro Tinjau Proses Evakuasi Korban Banjir Bukit Duri

Kapolda Metro Tinjau Proses Evakuasi Korban Banjir Bukit Duri

News | Kamis, 16 Februari 2017 | 12:26 WIB

Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Pantau TPS Jokowi-JK

Kapolri dan Kapolda Metro Jaya Pantau TPS Jokowi-JK

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 08:14 WIB

TNI dan Polri Apel Siaga Amankan Ibu Kota Jelang Pilkada Serentak

TNI dan Polri Apel Siaga Amankan Ibu Kota Jelang Pilkada Serentak

News | Sabtu, 11 Februari 2017 | 12:02 WIB

Terkini

Prabowo Kecam Keras Korupsi MBG, Sebut Pelakunya Orang-Orang Biadab

Prabowo Kecam Keras Korupsi MBG, Sebut Pelakunya Orang-Orang Biadab

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:53 WIB

Novel White Wedding: Ketika Warna Putih Menjadi Simbol Luka dan Kebahagiaan

Novel White Wedding: Ketika Warna Putih Menjadi Simbol Luka dan Kebahagiaan

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:50 WIB

Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus, Lengkap dan Mudah Dipraktikkan

Susunan Acara Malam Tirakatan 17 Agustus, Lengkap dan Mudah Dipraktikkan

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:50 WIB

SBY Absen di Sidang Tahunan 2026, AHY Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah di Luar Negeri

SBY Absen di Sidang Tahunan 2026, AHY Ungkap Kondisi Kesehatan Sang Ayah di Luar Negeri

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

Hadapi Demokrasi Mahal dan Krisis Iklim, DPD Usung Gagasan Green Democracy

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Beda Sepeda Frame Alloy dan Hi-Ten Steel: Mana yang Lebih Ringan dan Tangguh?

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Kinerja Mentereng Bawa BBRI Raih Peringkat Tinggi di Fortune 100

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

Nasib Anak Autisme di Gaza, Suara Ledakan Bom Perparah Sistem Pertahanan Saraf

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Nelayan Kecil Merugi, Mengapa Penangkapan Ikan Ilegal Terus Merajalela?

Your Say | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:40 WIB

×