Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 14 Agustus 2026 | 11:45 WIB
Prabowo: Indonesia Anggota G20, Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar
Presiden Prabowo Subianto sebut Indonesia Tak Pantas Masih Ada Rakyat yang Lapar. [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyampaikan dalam Sidang Tahunan MPR RI di Jakarta bahwa pertumbuhan ekonomi harus menciptakan kesejahteraan rakyat.
  • Pemerintahan menegaskan investasi masuk wajib membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat golongan ekonomi terbawah.
  • Negara anggota G-20 ini harus mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri tanpa membiarkan adanya masalah kelaparan.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pertumbuhan ekonomi dan investasi bukan tujuan akhir pemerintahannya. Menurut dia, pertumbuhan ekonomi harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok paling bawah.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Di hadapan majelis ini Bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir, tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita pertumbuhan tinggi tidak bisa dinikmati oleh rakyat kita kebanyakan tdk bermanfaat bagi kita. Setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan, kualitas hidup rakyat kita terutama rakyat kita yang paling bawah," jelas Prabowo.

Prabowo mengatakan, pemerintah tidak ingin pertumbuhan ekonomi hanya tercermin dalam angka, tetapi tidak dirasakan masyarakat. Karena itu, investasi yang masuk ke Indonesia harus memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kualitas hidup.

"Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin, kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita TDK boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia, Republik Indonesia, anggota G-20 tidak pantas masih ada rakyat kita yang lapar," ujarnya.

Menurut Prabowo, kemampuan negara memenuhi kebutuhan pangan rakyat menjadi salah satu ukuran kekuatan sebuah bangsa. Dia menilai, Indonesia sebagai salah satu anggota G20 seharusnya mampu memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami kelaparan.

"Bangsa yang kuat adalah negara yang mampu memberikan makan rakyatnya sendiri," kata Prabowo.

Prabowo kemudian menyinggung kondisi petani ketika dirinya menerima mandat sebagai Presiden. Dia mengatakan, petani masih menghadapi sejumlah persoalan, mulai dari sulitnya mendapatkan pupuk hingga harga gabah yang jatuh ketika musim panen.

"Ketika kami menerima mandat petani masih menghadapi pupuk yang sulit diperoleh, harga gabah yang jatuh setiap panen aturan yang berbelit2 kita harus berani menghadapi kesulitan dan masalah ini," ucapnya.

baca juga

Menurut Prabowo, pemerintah memilih mencari solusi atas berbagai persoalan tersebut tanpa menyalahkan pihak tertentu. Menurut dia, penyelesaian masalah membutuhkan keberanian untuk mengambil keputusan.

"Walaupun. Kita tidak menyalahkan siapapun kita melangkah dengan mencari solusi. Birokrasi tak boleh mengahmabat keputsusn yang baik," katanya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pesan Prabowo soal arah pembangunan ekonomi Indonesia. Dia menekankan pertumbuhan ekonomi harus diikuti pemerataan manfaat, penciptaan lapangan kerja, perlindungan masyarakat rentan, serta kemampuan negara memenuhi kebutuhan dasar rakyat.

Dengan demikian, bagi Prabowo, keberhasilan pembangunan tidak cukup diukur dari tingginya pertumbuhan ekonomi maupun besarnya investasi yang masuk. 

Pemerintah juga harus memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat, terutama kelompok yang berada di lapisan ekonomi terbawah.

Sekadar informasi, G20 atau Group of Twenty merupakan forum kerja sama ekonomi internasional yang beranggotakan 19 negara dan Uni Eropa. 

Forum ini mempertemukan negara-negara dengan perekonomian besar dunia untuk membahas berbagai isu ekonomi dan keuangan global.

Ilustrasi masyarakat miskin. [Antara/Novrian Arbi/foc]
Ilustrasi masyarakat miskin. [Antara/Novrian Arbi/foc]

Indonesia menjadi anggota G20 dan merupakan satu-satunya negara dari Asia Tenggara yang tergabung dalam forum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun, Target 4 Tahun Dipangkas

Prabowo Klaim Swasembada Pangan Tercapai dalam Setahun, Target 4 Tahun Dipangkas

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Ketua DPD Sebut Transformasi Ekonomi Prabowo Ibarat Cabut Duri Dalam Daging

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 10:07 WIB

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Jelang Pidato Prabowo, Investor Bisa Lirik Saham-saham Ini

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak

Impact Investing Indonesia Tembus 1,5 Miliar Dolar AS, Kolaborasi Jadi Kunci Perluasan Dampak

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 08:15 WIB

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Luncurkan Motor Listrik Nasional, Presiden Prabowo Ancam Batasi Penggunaan Motor Bensin

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:28 WIB

Terkini

Perkuat Kemitraan Strategis, PHE Dorong Asri Basin sebagai Pusat Penyimpanan Karbon

Perkuat Kemitraan Strategis, PHE Dorong Asri Basin sebagai Pusat Penyimpanan Karbon

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:15 WIB

Sensasi Berkendara Gunakan Mitsubishi XForce untuk Perjalanan Luar Kota

Sensasi Berkendara Gunakan Mitsubishi XForce untuk Perjalanan Luar Kota

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 17:15 WIB

Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota

Cari Money Changer Terdekat? BRI Hadir di Bandara, Pelabuhan hingga Pusat Kota

Jabar | Senin, 28 September 2026 | 17:14 WIB

Program Biodiesel RI Hadapi Tantangan Distribusi

Program Biodiesel RI Hadapi Tantangan Distribusi

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:13 WIB

Dicecar Mundur oleh DPR Usai Temuan di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Tegaskan Masih Sanggup Menjabat

Dicecar Mundur oleh DPR Usai Temuan di Lapas Cibinong, Dirjen PAS Tegaskan Masih Sanggup Menjabat

News | Senin, 28 September 2026 | 17:11 WIB

Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis

Tukar Valas Makin Mudah, BRI Money Changer Hadir di Berbagai Titik Strategis

Lampung | Senin, 28 September 2026 | 17:11 WIB

Cara Pakai Eyeliner untuk Pemula Lengkap dan Mudah, Dijamin Anti Gagal!

Cara Pakai Eyeliner untuk Pemula Lengkap dan Mudah, Dijamin Anti Gagal!

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 17:11 WIB

BRI Money Changer Tersedia di Bandara hingga Perbatasan, Tukar Valas Makin Praktis

BRI Money Changer Tersedia di Bandara hingga Perbatasan, Tukar Valas Makin Praktis

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 17:08 WIB

Mau Ditelusuri soal Aset di Kasus Suap Bekasi, Istri Ipda Yayat Mangkir dari Panggilan KPK

Mau Ditelusuri soal Aset di Kasus Suap Bekasi, Istri Ipda Yayat Mangkir dari Panggilan KPK

News | Senin, 28 September 2026 | 17:07 WIB

IHSG Merosot ke Level 6.100, Saham Bank Merah

IHSG Merosot ke Level 6.100, Saham Bank Merah

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 17:07 WIB

×