Soal Pendirian FPI di Gresik, Polisi: Terserah Masyarakat

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 24 Februari 2017 | 05:59 WIB
Soal Pendirian FPI di Gresik, Polisi: Terserah Masyarakat
Laskar Front Pembela Islam saat menyambangi gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (16/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Jajaran Polres Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menyerahkan sepenuhnya kepada masyarakat terkait pendirian organisasi kemasyarakatan Front Pembela Islam (FPI) di wilayah itu, dan meminta masyarakat setempat tetap tenang menyikapinya.

"Sampai hari ini kami belum menerima laporan terkait rencana FPI yang akan membentuk pengurus cabang di Gresik. Namun, kalau nantinya FPI benar-benar masuk ke Gresik, semuanya kami kembalikan kepada respon masyarakat dan Pemkab Gresik yang berwenang memberikan izin," ucap Kapolres Gresik AKBP Boro Windu Danandito di Gresik, Kamis.

Ia menegaskan, pada prinsipnya tidak mempersoalkan masuknya FPI di Kabupaten Gresik, karena organisasi itu legal dan sah-sah saja berdiri. Kendati begitu, respon masyarakat tetap harus diperhatikan.

Boro Rindu mencontohkan, pendirian FPI di Kabupaten Lamongan yang akhirnya batal akibat penolakan dari masyarakat.

"Jadi, meski tidak dilarang namun jika masyarakat tidak menghendaki, tentu saja tidak boleh dipaksakan. Saya sendiri saat menjabat Kapolres Mojokerto, kondisinya aman-aman saja, tanpa adanya FPI," katanya.

Ia mengatakan apabila keberadaan FPI justru menciptakan kegaduhan hingga membuat Gresik tidak kondusif, lebih baik tidak perlu didirikan. Namun, jika masyarakat dan pemerintah tidak mempersoalkan, tidak jadi persoalan.

Sementara itu, Penasehat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik, KH Nur Muhammad yang akrab disapa Gus Nur justru tidak mempersoalkan masuknya FPI di Gresik.

"Selama masyarakat Gresik bisa menerima dan pemerintah memberikan izin, kenapa tidak, toh FPI juga bukan ormas terlarang," katanya.

Namun kalau keberadaannya di Gresik ternyata banyak mudhoratnya dibandingkan manfaatnya, MUI akan bertindak tegas.

Sebelumnya, Ormas Ansor Cabang Gresik akan mengawal warga untuk menolak kehadiran FPI di wilayah itu.

Ketua PC GP Ansor Gresik, Agus Junaidi menegaskan anggota GP Ansor dan Banser Gresik akan terus berkoordinasi dengan Polres Gresik dan Kodim 0817 Gresik untuk mencegah pembentukan pengurus FPI di Gresik.

"Semua sudah tahu kalau di Gresik selama ini kondusif, tidak pernah terganggu dan terdampak oleh isu politik, apalagi agama dari daerah sampai nasional. Oleh karena itu, jangan sampai dengan adanya pengurus cabang FPI Gresik malah nanti berakibat kegaduhan, ini yang justru kita khawatirkan," katanya. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hakim PN Denpasar Umumkan Batalnya Sidang Praperadilan Munarman

Hakim PN Denpasar Umumkan Batalnya Sidang Praperadilan Munarman

News | Senin, 20 Februari 2017 | 23:20 WIB

Ahok-Djarot Menang di Wilayah Markas Besar FPI

Ahok-Djarot Menang di Wilayah Markas Besar FPI

News | Rabu, 15 Februari 2017 | 18:09 WIB

Jadi Tersangka, Munarman Bantah Fitnah Pecalang

Jadi Tersangka, Munarman Bantah Fitnah Pecalang

News | Selasa, 14 Februari 2017 | 14:34 WIB

FPI Bantah Lakukan Pelanggaran soal Pembaiatan di Istiqlal

FPI Bantah Lakukan Pelanggaran soal Pembaiatan di Istiqlal

News | Minggu, 12 Februari 2017 | 15:51 WIB

Terkini

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

Transportasi Jerman Lumpuh Akibat Gelombang Panas, Jalan Tol Retak-retak

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:27 WIB

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

Aset Ketum Pemuda Pancasila Disita KPK, Diduga Berkaitan dengan Gratifikasi Korupsi Batu Bara

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:23 WIB

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

Italia Siaga Gelombang Panas, 4 Orang Sudah Jadi Korban Tewas

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:19 WIB

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

Di Tengah Gejolak Global, Jawa Tengah Tetap Jadi Magnet Investasi

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:11 WIB

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

Panas Lagi, Iran Ancam Kembali Tutup Selat Hormuz

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:09 WIB

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

Bupati dan Sekda Kuansing Serahkan Diri ke KPK

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:03 WIB

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

Korban Tewas Gempa Bumi Venezuela Hampir 2.000 Jiwa, Puluhan Ribu Orang Hilang

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:55 WIB

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

Israel Siap Bom Iran Lagi di Tengah Usaha AS Berdamai

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:42 WIB

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

Mengapa Eropa Lebih Panas dari Timur Tengah? Suhu di Paris Lampaui Mekkah

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:10 WIB

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

Wabah Misterius Menyerang AS! 145 Orang Korban Diare Akut di 20 Negara Bagian

News | Rabu, 01 Juli 2026 | 06:00 WIB

×